Aku, Kamu dan Masalalumu (part 2)

Aku, Kamu dan Masalalumu (part 2)

0
  • Aku dan Masalalumu

Sejak kita bertunangan sampai saat ini, belum pernah sekalipun kamu mengenalkanku pada teman temanmu, atau sekedar meng-upload fotoku disosial mediamu, sedangkan ada sekitar 50 foto Susan masih tersimpan rapi disosial mediamu sejak tahun 2013-2016, baik itu foto rame-rame ataupun foto Susan yang sendirian. Setiap kali Susan upload foto disosial media dia selalu menandaimu dalam setiap kirimannya tapi pacarnya sendiri tidak pernah dia tandai. Awalnya aku bisa bersikap biasa saja dengan semua ini tapi lama kelamaan aku merasa curiga dan cemburu dengan sikapmu yang tak adil ini.

15.07.2016

Secara tidak langsung aku sudah bilang kalau aku tidak suka kamu masih menyimpan foto mantanmu itu, tapi kamu tidak paham kata-kataku yang tersirat, hingga aku mendiamkanmu selama seminggu.

21.07.2016

Secara terbuka aku mengatakan agar kamu menghapus semua yang berhubungan dengan Susan baik itu foto, status, atau apapun itu, tapi kamu menolak untuk melakukan hal itu, justru kamu bilang “kalau kamu tidak suka maka kamu tidak perlu melihatnya”, kalimat ini menyakitiku, karena aku pikir, dengan kamu masih menyimpan fotonya itu artinya kamu masih belum bisa melupakannya dan kamu masih suka melihat fotonya dan segala hal tentang dirinya. Atau kamu sudah berjanji pada Susan bahwa kau tidak akan menghapus foto-fotonya sebelum kamu menikah? Mungkinkah seperti itu? Pertengkaran kita berlanjut hingga keesokan harinya.

27.07.2016

Hari ini aku silaturrahmi ke rumah kakakmu, daaan kali ini aku benar benar diberi shock terapi karena ini kakakmu menyatakan kalau tanggal pernikahan kita akan dipercepat dari rencana awal yang akan dilaksanakan pada awal bulan Januari 2017 dan akan dimajukan ke bulan September 2016, tentu saja aku menolak karena aku masih belum siap dalam segala hal. Dengan penolakanku ini kakakmu sedikit jengkel akan sifat keras kepalaku.

Setelah pulang dan kembali ke rumah, ibu berusaha membujukku agar aku setuju untuk mempercepat tanggal pernikahan kita, aku merasa tertekan dan stress akhirnya air mataku tanpa bisa dicegah, dan kamu tau ternyata ibuku sudah memutuskan untuk setuju dengan apa yang diinginkan oleh kakakmu tanpa memberitauku lebih dulu.

Aku berusaha melakukan segala cara untuk tetap menolak keinginan kakakmu, aku mengajukan beberapa syarat pada ibuku, syarat yang sekiranya ibuku tidak akan mampu untuk memenuhinya, tapi ternyata ibuku mengaggupi semua persyaratan yang aku minta.

31.07.2016

Hari ini adalah keputusan untuk tanggal pernikahan kita yaitu tanggal 16 September 2016. Dan hari ini juga aku membicarakan untuk belanja keperluan hantaran, aku ingin semuanya belanja di Surabaya tentu saja kamu tidak setuju, kamu ingin semuanya beli di Semarang saja tapi aku tetap ngotot untuk belanja di Surabaya, hasilnya kita sepakat untuk belanja hantaran di Surabaya.

07.08.2016

Hari ini kita berangkat ke Surabaya untuk belanja keperluan hantaran pernikahan, dalam keluargaku hal ini sudah menjadi kebiasaan, untuk hantaran pernikahan kedua calon pengantin belanja berdua, tapi seperti ini bukan sebuah kebiasaan dalam keluargamu, karena kakakmu kaget saat aku bilang akan memilih dan belanja sendiri untuk hantarannya, tapi ya sudahlah toh akhirnya kita berangkat ke Surabaya.

Sampai di Surabaya kita langsung ke studio foto untuk prosesi foto prewed, kemudian setelah foto prewed selesi kita lanjut ke Sidoarjo untuk fitting baju akad nikah. Selesai dari Sidoarjo kita lanjut ke Gresik untuk silaturrahmi ke pakdhe-ku disana, sekalian juga untuk mengundang seluruh family-ku yang ada di Gresik.

Pulang dari Gresik kita kembali ke Surabaya untuk istirahat di rumah sepupuku, besoknya kamu memberimu sejumlah uang untuk belanja karena kamu menolak untuk ikut masuk ke mall, kamu hanya bilang “beli semua yang kamu perlukan kalua uangnya kurang, pakai uangmu dulu, nanti aku ganti”. Uangnya sama sekali gak kurang malah lebih, setelah belanja kita masih silaturrahmi ke seluruh family-ku yang ada di Surabaya, lepas maghrib kita kembali pulang ke Semarang, lebih tepatnya kita mampir terlebih dahul ke ruamahmu untuk menurunkan semua hasil belanjaanku.

20.08.2016

Hari ini kita berselisih paham atau lebih tepatnya kita bertengkar, lagi lagi masalahnya sama “karena Mantanmu”. Aku kesal, marah dan benci saat aku tau kamu masih “menyimpan” foto foto Susan di facebook-mu, yaa memang bukan yang upload foto itu, kamu hanya ditandai oleh perempuan itu, kalau memang Susan sudah tidak ada rasa padamu untuk apa dia upload foto lalu kamu ditandai dalam fotonya itu, sedangkan pacarnya sendiri tidak pernah dia tandai foto foto yang dia upload.

Cewek mana yang gak akan curiga kalau kenyataannya sudah seperti ini, hari ini akau menghapus semua akun social mediaku kecuali Whatsapp, karena saat kita bertengkar kamu selalu menyalahkan sosmed yang aku pakai, dan aku memintaku untuk melakukan hal yang sama dengan semua akun sosmedmu. Tapi kamu menolak untuk melakukan hal itu. Penolakanmu benar benar menyakitiku, dan aku semakin ber-negative thinking padamu.

#continued

Inti dari cerita ini adalah jangan menjalin sebuah hubungan yang masih ada bayang-bayang masalalu karena hanya akan menyakiti kedua belah pihak, pertengkaran demi pertekaran tidak akan bisa dihindari selama salah satu pihak tidak mau menurunkan egonya dan mengalah demi menjaga hubungan yang sudah terjalin, tapi tetap saja hal ini akan menyakitkan dan membuat kecewa. Terkadang memang sulit untuk menghindari rasa sakit, tapi kita bisa memilih apakah sakit itu akan mendewasakan kita atau membuat kita terpuruk.

 

Sebelumnya

(CERBUNG) Aku Kamu dan Masalalumu (part 1)

Share.

About Author

San misan bulé tak nangale ka robéna, san misan bulé tak nangale ka tengkana. WA : +62 822-3233-3121 BB : 7A88D02E untuk membaca tulisan saya yang lain buka disini https://seword.com/author/hima/

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage