Ibu Kota Indonesia Pindah? Ada 3 Provinsi Yang di Pilih

Ibu Kota Indonesia Pindah? Ada 3 Provinsi Yang di Pilih

20

Ibu kota Indonesia adalah Jakarta. Jakarta dengan penduduk terpadat di Indonesia merupakan wilayah dengan pembangunan tertinggi. Bahkan tanah di Jakarta sangat mahal dikisaran 6 sampai 8 juta rupiah per meter. Tak hayal banyak masyarakat tidak mampu membeli tanah di Jakarta dan tidur dipinggir jalan maupun dibawah jembatan. Dengan semakin semrawutnya kota Jakarta tersebut mungkin membuat presiden berpikir memindah ibu kota dari Jakarta. Tempat seperti apa yang cocok bagi ibu kota Indonesia? Kita tidak tahu karena pilihan ada ditangan Pemerintah Indonesia.

Tapi pemerintah punya 3 rekomendasi yang cocok buat ibu kota Indonesia:

Pertama provinsi Kalimantan Tengah dengan nama kota Palangka Raya. Mungkin cocok karena ada ditengah-tengah Kalimantan dan terbebas dari bencana.

Kedua adalah provinsi Kalimantan Timur. Saya belum tahu kota yang akan dipilih pemerintah untuk dijadikan ibu kota Indonesia.

Ketiga provinsi terakhir yang dipilih pemerintah yaitu Kalimantan Selatan. Untuk kotanya saya juga belum tahu mana yang akan dijadikan ibu kota Indonesia.

Dari ketiga provinsi yang akan dipilih Pemerintah Indonesia, semuanya ada di pulau Kalimantan. Alasan pemerintah memindah ibu kota di tiga provinsi yang ada dipulau Kalimantan:

  1. Pulau Kalimantan ada ditengah-tengah Indonesia.
  2. Terhindar dari gempa karena pulau Kalimantan memang jauh dari lempengan tektonik yang mengelilingi pulau-pulau Indonesia.
  3. Sebagai pemerataan pembangunan supaya wilayah tersebut lebih maju.

Namun ada dampak negatif dari pemindahan ibu kota Indonesia:

  • Arus budaya dari luar akan mempengaruhi budaya sekitar sehingga budaya sekitar makin lama makin hilang.
  • Dampak era globalisasi akan membanjiri kota-kota yang ada disekelilingnya dan akan menjadi kota metropolitan.
    • Untuk yang terakhir dana yang dikeluarkan buat pembangunan pemerintahan di kota yang akan dibangun membutuhkan ratusan triliun untuk membuat Gedung DPR, Gedung KPK, Gedung MPR dan lain-lain.

Baca disini: Lezatnya Eksport Ikan ke Jepang

Tapi semua itu demi terwujudnya pembangunan yang merata disetiap daerah di Indonesia. Maka saya akan mendukung semua program pemerintah demi mewujudkan Indonesia modern.

Dulu ibu kota kita ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Saat itu berada ditangan Pemerintahan Kolonial Belanda. Sejarah mengatakan Jakarta dulu merupakan kota Sunda Kelapa kemudian berganti nama Jayakarta setelah itu berganti lagi bernama menjadi Batavia. Daerah Batavia dulu berawa-rawa penuh dengan air. Kemudian diubah Pemerintah Belanda menjadi kota yang sangat maju. Sejak saat itulah ibu kota dari Yogyakarta dipindah ke Batavia pada zaman Pemerintah Belanda atau sekarang disebut Jakarta.

Mengingat sejarah dulu bahwa Jakarta berawa-rawa maka tidak heran Jakarta yang sekarang banjir terus karena lebih tinggi airnya daripada tanah. Tetapi ada faktor lain yang menyebabkan banjir di Jakarta makin parah dikarenakan tidak dirawatnya kanal-kanal yang menghubungkan pinggir-pinggir kota menuju laut. Banyak sampah yang menggenang disungai bahkan sungai dijadikan tempat sampah dan jamban oleh penduduk Jakarta.

Banyak pendatang yang tidak punya skill yang mumpuni untuk bekerja di Jakarta sehingga menjadi gelandangan, copet, dan pengemis. Dengan banyak pendatang yang semakin banyak setiap tahunnya membuat ibu kota Jakarta makin padat dan semrawut. Tinggal menunggu tenggelam saja ibu kota Jakarta karena manusia semakin banyak dan Jakarta dipenuhi sampah.

Tetapi saat Basuki Cahya Purnama menjadi gubernur Jakarta, beliau membuat terobosan untuk menanggulangi banjir di Jakarta dan sukses berhasil. Mulai dari membersikan sungai yang penuh sampah, kini bersih tidak ada sampah dan air mengalir dengan lancar menuju laut. Program-program beliau untuk menanggulangi banjir menuai pujian karena Jakarta yang dulu terkenal kota dengan sungai sampah terpanjang didunia kini menjadi kota yang sungainya bersih dari sampah. Tidak hanya menangani banjir namun pak Basuki membuat taman-taman untuk paru-paru kota yang indah dan bersih.

Warga Jakarta juga punya tanggung jawab untuk menjaga Jakarta menjadi kota bersih tetapi yang terlihat masih ada warga Jakarta yang buang sampah, kasur, dan buang hajat juga disungai. Bagaimana Jakarta mau maju bila masyarakatnya saja tidak peduli. Disinilah peran pemerintah Jakarta pada waktu itu pak Basuki sering sosialisasi supaya warga Jakarta buang sampah pada tempatnya.

Semua yang dilakukan beliau patut diacungi jempol, namun itu membuat lawan politik beliau khawatir dan membuat siasat busuk untuk menjebak beliu dan dipenjara. Saya kira Jakarta akan menjadi kota maju karena dipimpin pak Basuki tetapi karena Pak Basuki tidak terpilih lagi rasanya sulit. Semoga kedepan tidak ada lagi politik untuk menjatuhkan lawan mengatas namakan agama.

Jakarta merupakan kota yang besar dan padat, sehingga saya sangat setuju bila ibu kota Indonesia dipindah keluar jawa. Saya khawatir bila ibu kota tidak di pindah keluar jawa akan membuat wilayah lain tidak berkembang karena pembangunan hanya di pulau jawa saja. Dengan dipindahnya ibu kota kekalimantan bisa membuat wilayah tersebut menjadi maju seperti di Jakarta.

Pindahnya ibu kota Indonesia kekalimantan otomatis banyak dari masyarakat Indonesia berbondong-bondong pergi kekalimantan untuk mengadu nasib kesana karena ibu kota pindah kesana. Kalau jadi pindah ibu kota Indonesia dikalimantan maka siap-siap beli tanah disana dikarenakan harga tanah disana akan melambung tinggi. Dulu ibu saya pernah bilang harga tanah dikalimantan sangat murah sekitar 3 sampai 5 juta rupiah sudah bisa membangun rumah yang besar. Itupun masih ada sisa buat kebun. Harga murah karena jauh dari kota, jadi banyak yang beli tanah dan membangun rumah disana namun sebentar saja ditempati dan ditinggal pemiliknya. Semoga dengan pindahnya ibu kota dikalimantan mereka akan kembali menempati rumah mereka.

Para Investor tidak ketinggalan melirik pulau Kalimantan karena akan menjadi jantungnya Indonesia. Masyarakat Kalimantan harus bersiap bila ibu kota Indonesia jadi pindah kekalimantan karena arus ekonomi dan globalisasi menanti masyarakat Kalimantan.

Apapun dampak dari pemindahan ibu kota Indonesia diharapkan mampu mengembangkan wilayah tersebut menjadi wilayah paling maju di Indonesia. Jangan hanya melihat dampak negatifnya saja tetapi dampak positif dari pemindahan ibu kota Indonesia. Walau bila suatu saat Kalimantan akan menjadi seperti Jakarta seperti sekarang. Namun bila masyarakat Kalimantan mau menjaga lingkungan mereka terhindar dari banjir ataupun kemacetan supaya tidak menjadi seperti kota Jakarta. Semoga Kalimantan terwujud menjadi ibu kota Indonesia.

#JokowiUntukIndonesia

Referensi:

http://www.suara.com/news/2017/07/13/122353/jokowi-ada-3-provinsi-pengganti-jakarta-sebagai-ibu-kota-negara

Share.

About Author

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage