Program Tol Laut Sudah Jalan, Harga-harga Belum Turun?

Program Tol Laut Sudah Jalan, Harga-harga Belum Turun?

10

Program tol laut adalah salah satu program utama pemerintahan Presiden Jokowi. Tujuannya untuk menekan perbedaan harga barang antardaerah di Indonesia, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah pinggiran, khususnya di Indonesia Timur.

Tol laut bukan “infrastruktur” melainkan “sarana” perhubungan, berupa kapal yang melayani pelayaran antar pulau. Kelancaran, kemudahan dan ketepatan waktu dalam angkutan laut antara daerah-daerah di Indonesia menjadi sasaran program ini. Melalui tol laut, perdagangan antar daerah diharapkan akan berkembang lebih pesat.

Kapal-kapal  dalam program tol laut menyediakan fasilitas angkutan barang kebutuhan pokok hasil pertanian, produk peternakan dan perikanan, dan barang-barang penting lain seperti pupuk, papan tripleks, semen, besi baja konstruksi, dan baja ringan.

Angkutan tol laut berbeda dengan pelayaran konvensional dalam hal biaya yang lebih murah dan jadwal yang reguler, dan melayani daerah-daerah yang sebelumnya kurang dilayani oleh angkutan pelayaran umum yang dioperasikan swasta.

Biaya pengiriman barang dengan tol laut sangat murah, misalnya trayek Jakarta-Papua dengan peti kemas ukuran 6 meter hanya Rp 7 juta-Rp 8 juta per boks, sementara tarif normal mencapai Rp 17 juta per boks.

Program tol laut mulai dilaksanakan tahun 2015 dan terus dikembangkan hingga sekarang. Tahun 2017 ini program tol laut mencakup sembilan rute pelayaran, menjangkau daerah-daerah terpencil di Indonesia Barat hingga Indonesia Timur.  Untuk membiayai subsidi agar ongkos angkut bisa lebih murah, pemerintah menyediakan biaya Rp 378 miliar pada tahun ini.

Operator pelayaran tol laut adalah PT Pelni, dengan regulasi dan pemantauan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

***

Selama dua tahun pelaksanaan program tol laut telah terlihat ada beberpa hasil positif. Harga kebutuhan pokok di beberapa daerah menurun dibandingkan sebelum ada program tol laut. Di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku. harga semen, misalnya turun dari Rp 72.000 per sak menjadi Rp 56.000 per sak. Perbedaan harga antara wilayah Timur dan Barat juga menurun. Harga semen di pulau Sabu (provinsi NTT) tercatat turun 14%, dan harga ayam ras di Namlea (Maluku) turun 49% setahun setelah program tol laut dimulai.

Walau demikian, tidak semua rute tol laut berjalan efisien. Pada rute Jakarta – Makassar – Papua, pedagang membeli barang dari Jakarta untuk dijual di Papua, padahal di Makassar barang itu juga ada dengan harga yang sama. Oleh sebab itu kemudian rute Jakarta-Makassar dibatalkan. Pedagang bisa menggunakan pelayaran reguler.

Kasus lain rute kapal ternak pengangkut sapi dari Nusa Tenggara Timur ke Jakarta  tidak membawa muatan lagi saat kembali ke NTT sehingga subsidi yang dikeluarkan menjadi tidak optimal. Di beberapa daerah, seperti di Alor (NTT), harga bahan kebutuhan pokok yang diangkut dengan kapal tol laut Sabuk Nusantara ternyata sama mahalnya dengan harga barang di daerah itu, sehingga tidak ada manfaat adanya tol laut bagi penduduk setempat.

Juga ada pihak-pihak yang memonopoli penggunaan jasa angkutan barang lewat tol laut, atau memborong semua barang yang diangkut dengan kapal tol laut di suatu pelabuhan sehingga segelintir pedagang menguasai perdagangan barang di daerah tersebut.

***

Berbagai permasalahan itu kemudian diatasi satu per satu oleh Kementerian Perhubungan (Kemhub). Kemhub misalnya membangun “Rumah Kita”, yaitu gudang yang mengelola barang-barang yang akan diangkut dengan kapal laut, baik dari timur ke arah barat maupun dari barat ke arah timur.

Saat ini Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Kementerian BUMN telah membangun 20 “Rumah Kita” di beberapa daerah (akan diperbanyak menjadi 40). Kelak di sekeliling “Rumah Kita” akan dibangun gudang berpendingin (cold storage) untuk menyimpan ikan tangkapan nelayan yang akan dibawa ke wilayah lain. Gudang ini juga akan digunakan untuk menyimpan barang-barang kebutuhan pokok cadangan untuk menjaga agar harga tetap stabil.

Kemhub juga mengadakan banyak kapal untuk dioperasikan sebagai kapal tol laut. Proses pengadaan kapal ini tidak dilakukan Kemhub tetapi oleh swasta. Swasta tadi akan membuat kontrak jangka panjang antara 5 – 10 tahun dengan perusahaan galangan kapal. Kontrak jangka panjang ini jika disetujui Kementerian Keuangan akan memungkinkan perusahaan pembuat kapal membeli mesin-mesin pembuatan bagian-bagian kapal dengan lebih canggih.

***

Masyarakat Indonesia pada umumnya, dan pengusaha daerah pada khususnya, agaknya kurang begitu mengenal program tol laut. Informasi mengenai biaya, jadwal keberangkatan kapal, kapasitas muat kapal, dan lain-lain kiranya perlu dipublikasikan lebih luas.

Kemhub juga perlu memasyarakatkan keberadaan “Rumah Kita” kepada perusahaan pelayaran, petani dan pemasok produk pertanian, peternakan dan perikanan; pengusaha bahan baku industri, dan lain-lain; agar mereka memanfaatkan keberadaannya.

Terakhir, Kemhub perlu melakukan evaluasi pelaksanaan program tol laut untuk mengetahui sejauh mana program ini berhasil. Tren di seluruh dunia adalah peran pemerintah berkurang, sebaliknya peran swasta semakin besar. Apakah program tol laut membuat usaha pelayaran rakyat tersisihkan?

Melalui evaluasi tadi diharapkan dapat diprediksikan kapan intervensi pemerintah dalam bisnis angkutan laut ini akan dapat diterminasi dengan mulus. Tanpa evaluasi itu, tujuan program tol laut bisa tidak tercapai sementara pemborosan terus terjadi.

Mari kita tunggu berita baik dari Kementerian Perhubungan dalam waktu yang tidak terlalu lama mengenai keberhasilan program tol laut yang menjadi program unggulan Presiden Jokowi.

–o0o–

Foto: indeksberita.com

Share.

About Author

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email [email protected], jika layak nantinya akan diberi akses sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke [email protected]

    Alifurrahman
    BBM: 74B86AE4
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage