Setelah Membentuk Satgas Pangan, Pemerintah Berhasil Redam Gejolak Harga Jelang Lebaran

Setelah Membentuk Satgas Pangan, Pemerintah Berhasil Redam Gejolak Harga Jelang Lebaran

6

Bila biasanya kedatangan bulan suci Ramadhan dan Lebaran membuat harga pangan terkerek naik, tahun ini tampaknya situasi agak berbeda. Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Syarkawi Rauf mengatakan hingga pekan terakhir Ramadhan tahun ini, harga jual berbagai komoditas pangan relatif stabil.

Bahkan, menurutnya harga pangan pada Ramadhan tahun ini jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, sebagaimana tertuang dalam siaran persnya, KPPU mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk membuat stabil harga pangan.

Salah satu upaya pemerintah yang diapresiasi KPPU adalah pembentukan Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan. Satgas ini terbukti berhasil meredam gejolak harga pangan selama Ramadhan 2017. Walhasil, harga jual eceran beberapa komoditas pangan seperti daging sapi, gula, minyak goreng dan bawang putih harganya relatif stabil.

Berdasarkan pantauan KPPU di lapangan, harga-harga komoditas pangan seperti harga daging sapi beku ada di kisaran Rp 80 ribu per kilogram (kg), gula pasir Rp 12.500 per kg, bawang putih Rp 38 ribu per kg, serta minyak goreng Rp 11 ribu per kg. Artinya, harga semua komoditas itu masih relatif stabil dan sesuai dengan harga eceran tertinggi untuk produk yang ditetapkan pemerintah.

Contoh lainnya dari harga pangan yang stabil adalah stabilnya harga daging sapi premium di kisaran Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu per kg. Angka ini jauh berbeda dari tahun sebelumnya, ketika harga daging sapi bisa mencapai Rp 170 ribu per kg.

Tak hanya KPPU. Survei Bank Indonesia (BI) juga menemukan harga sejumlah harga pangan relatif stabil saat ini.  Meski ada yang menunjukkan kenaikan, namun masih tipis di bawah 1% dari harga rata-rata.

Harga bawang merah, misalnya, memang masih naik 1,68% menjadi Rp 30.350 per kilogram (kg). Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek naik 0,34% menjadi Rp 14.850 per kg.

Namun, tak demikian halnya dengan gula pasir. Harga komoditas ini turun 0,3% meski harganya masih relatif tinnggi, yakni Rp 16.450 per kg. Yang relatif  stabil adalah harga beras. Untuk harga beras kualitas bawah I sebesar Rp 9.950 per kg dan beras kualitas bawah II Rp 9.600 per kg.

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) bahkan mengatakan, prediksi asosiasi sebelumnya bahwa harga pangan berpotensi naik hingga 50% menjelang Lebaran kemungkinan besar tak terjadi.

Untuk harga daging ayam, misalnya, hanya naik Rp 400 per kg dari sebelumnya Rp 33.500 per kg menjadi Rp 33.900 per kg. Sedangkan harga daging sapi murni cuma naik Rp 1.000 per kg dari sebelumnya Rp 116.000 per kg menjadi Rp 117.000 per kg.

“Stabilitas harga pangan ini tak terlepas dari upaya pemerintah untuk memasok stok pangan di sejumlah pasar di Tanah Air,” kata Ketua Ikappi Abdullah Mansuri.

Ketangguhan Satgas Pangan ini juga diakui Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman. Ia mengatakan harga kebutuhan sembako dipasaran tidak mengalami kenaikkan tajam menghadapi Lebaran tahun ini. Dan kalaupun ada kenaikan harga, tetap masih dalam batas kewajaran.

Kondisi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ketika kenaikan harga seakan telah menjadi rutinitas sejak sebelum bulan puasa hingga mendekati Lebaran. Dan ini semua, lanjut Erzaldi, tak lain merupakan buah kerja Satgas Pangan.

Satgas Pangan memang dibentuk atas perintah langsung Presiden Jokowi. Dengan dibentuk oleh Pori dan memasukkan unsur-unsur dari beberapa instansi lain seperti KPPU, Kemendag, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian, Satgas ini bertugas menjaga stabilitas harga pangan yang dibutuhkan rakyat.

Satgas ini akan langsung bergerak cepat apabila ada kecenderungan kenaikan harga. Apabila, kenaikan itu disebabkan kekurangan stok, maka pemerintah akan memerintahkan Perum Bulog memasok bahan pangan guna mengisi kekurangan stok di daerah tersebut.

Dan bila ada penyelewengan oleh para tengkulak atau penimbun, Satgas ini pun segera bertindak. Hal itu misalnya tampak ketika Satgas Pangan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan beras oplosan dan gula rafinasi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Mei lalu.

Saat ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga telah menurunkan tim khusus dari Satgas Pangan guna mengawasi harga pangan di 70 kabupaten/kota yang selama ini terkenal dengan harga pangan fluktuatif.

Hal ini menunjukkan pemerintahan Presiden Jokowi tak main-main dalam menjaga harga pangan. Sebab membiarkan harga pangan naik karena penyelewengan, sama saja dengan membiarkan rakyat tenggelam dalam kesengsaraan.

Referensi

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/17/06/19/ors667-kppu-harga-komoditas-pangan-stabil

http://industri.kontan.co.id/news/jelang-lebaran-harga-pangan-cenderung-stabil

Share.

About Author

Mencintai Pancasila dengan hati gembira

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage