Gomos Manalu, Anak Miskin Berprestasi Sudah Kita Bantu, Ia Bisa Kuliah di ITB

Gomos Manalu, Anak Miskin Berprestasi Sudah Kita Bantu, Ia Bisa Kuliah di ITB

53

 

Bagaimanakah rasa sebagai orang tua, saat anak kita sangat cerdas, kesempatan banyak untuknya, tapi biaya tak ada untuknya sekolah, karena kita miskin dan gak bisa lagi mau berusaha seperti apa, gak sanggup mengongkosinya….

2 Hari yang lalu tgl. 6 Mei 2017 datanglah berita sedih ke Yayasan Cinta NKRI alias emak, tentang seorang anak berprestasi dari SMA DEL Sumatra Utara.

Anak ini tahun 2016 diundang oleh NASA di Amerika untuk datang Karena penelitian ilmiah yang dilakukannya mengagumkan NASA. Namanya Gomos Parulian Manalu.

Artikelnya disini :

Anak Ini Diundang NASA, Sekarang Diterima di ITB Tapi Tak Punya Ongkos Karena Miskin

Tahun ini ia lulus SMA, diterima di ITB, tapi ia tak punya ongkos mau ke Bandung, pendaftaran ulang tgl. 16 Mei 2017 terakhir.

Pikir mak, anak bangsa secerdas ini gimana ini kalau tak dibantu. Orang tuanya miskin sekali, kerja tetap pun tak ada, tadinya pemulung, pemotong daging, catering, apa saja dilakukan untuk menghidupi keluarganya, Gomos dan adik-adiknya. Sudah berhutang pula kesana kemari agar lulus SMA.

Mak segera mengumumkan di Facebook, meminta relawan yang ada di Pematang Siantar hubungi emak segera. Maka menjawablah Bapak Sihar Foreman Hutapea. Bapak ini pedagang di pasar, sedang berdagang siang-siang. Hujan deras, ditutupnya dagangannya, tak peduli hujan pergilah ia cepat-cepat ke rumah Gomos untuk mem-verifikasi cerita di berita yang mak baca itu. Maka bicaralah mak sama Gomos dan orang tuanya…..berita itu benar.

Mak bikin artikel dan status di facebook. Yayasan kita, Yayasan Cinta NKRI, bertekad menolong anak ini. Dia harus kuliah, dia harus sampai ke Bandung apapun caranya. Ia anak Indonesia, ia jenius, inilah calon penerus bangsa. Kata Bapaknya salahnya dilahirkan di keluarga miskin. Gak ada miskin-miskin, kita akan bantu, mak bertekad memviralkan, Gomos harus kuliah, habis perkara !!!!

Ternyata berapa lama artikel di Seword turun, Gomos sudah mendapatkan tiket dari seseorang, mendapat tempat tinggal dari yang lain di Bandung.

Dana berdatangan dikirim ke yayasan Cinta NKRI.

Karena sudah ada jalan menuju Bandung maka beberapa jam kemudian, jam 18.40 WIB tgl 6 Mei 2017 mak tutup penggalangan dananya. Tapi transfer masih terus berdatangan tiada henti, bahkan ada yang jam 2 malam ke atm mentransfer. Tak bisa tidur mungkin, baca artikel, maka pergilah ke ATM mentransfer, hebat sekali panggilan hatinya.

Dari Direktur Bank sampai tukang gado-gado yang ngotot mau menyumbang, Rp. 15,000,- Ia tak ada uang tapi ngotot, mak tak mau terima, tapi ia bilang ia ada juga anak, ia mengerti perasaan orang tua Gomos. Mak terimalah sumbangannya dengan terharu.

Hari ini telah tunai janji bakti kita menolong 1 anak negeri saudara-saudara.

Seluruh dana yang ada sampai pagi tadi untuk Gomos, telah mak kirimkan ke rekeningnya. Dalam kurang lebih 36 jam kita semua telah mengumpulkan

Rp. 29,151,847,-

Sudah seperak-peraknya mak transfer kepada Gomos, sampai orang Bank bingung kenapa sampai ada seperak-perak angka begitu di transfer, kata emak, Karena seperak pun itu rejekinya dia harus disampaikan.

Setelah itu, relawan kita yang sedang berjualan di pasar, ditinggalkannya jualannya dan bergeraklah beliau Pak Sihar, mengantar Gomos ke Bank agar mem-print bukunya dan melihat apakah dana itu sudah masuk. Alhamdullilah saudara-saudara, sudah masuk. Dengan sumringah sambil tersenyum Gomos pergi ke Bank mem-print buku tabungannya, dan sudah tercetak donasi dari Saudara-saudara semua, ia tak kuasa menahan gembira…..

Nak Gomos dan ayahnya sudah menelpon emak, mengatakan terimakasih kepada semua donator yang telah membantu, salam dari mereka. Mereka terisak-isak, mak juga, jadi susah ngomong semua wkwk.

Bapaknya mengatakan “Ibu, sampaikanlah terima kasih kami sekeluarga kepada semua penyumbang, mudah-mudahan anak kami ini nanti berguna bagi negara.”

Mak terharu…”Berguna bagi negara.” Sungguh besar pemikiran Ayah Gomos, bukan hanya bilang biar jadi orang, tapi agar berguna bagi negara.

Saudara-saudara, Karena persatuan, persaudaraan, kemurahan hati dan rasa nasionalisme kita semua, maka seorang anak miskin cerdas berprestasi ini, hari ini bisa tersenyum, bisa berangkat ke Bandung menyambut masa depan pada tgl 14.5.2017.

Mak pesankan padanya, “Kau jangan takut nak, ada apa-apa di Bandung kau hubungi kita, kita akan bantu.” Gomos terdiam terisak, jadi mak brenti ngomong tar gw lagi disalahin kalo ampe nangis anak orang wkwk.

Kepada seluruh saudaraku sebangsa setanah air, yang telah meluangkan waktu, doa, dana dan ikut memikirkan Gomos sebagai generasi penerus kita. Bahu membahu membantu tanpa menanyakan agama, suku, ras, golongan dan partai dan aliran. Terimalah hormatku.

Mak respek sekali pada saudara-saudara semua.

Sungguh memberi rasa positif dalam kita bernegara yang sedang dicoba pecah belah ini.

Mari tetap bersatu, mari tetap membantu,

Gomos menyampaikan doa, ia berharap kebaikan semua yang menolongnya dibalas oleh Tuhan dengan berlipat ganda.

Jaga dirimu nak Gomos, buatlah kami bangsa Indonesia dan NKRI bangga padamu selalu !!

Laporan lengkap dapat dilihat di website Yayasan Cinta NKRI www.YCNKRI.com

Mulai besok bisa dibaca laporannya, sekarang belom dibikin, mak lagi ngurus tumpeng di balai kota DKI wkwkwk

Merdeka !!!!!

Share.

About Author

There is always funny side in things. Never say never Fb : ifani ifani Insta : ifani.ifani

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage