Pada Negara Kuserahkan Jasad Putraku….

Pada Negara Kuserahkan Jasad Putraku….

6

“Setelah jenazah anak saya disolatkan, saya serahkan kembali ke Polri karena ia sudah jadi milik negara. Saya sudah ikhlas atas kepergiannya, karena ia gugur dalam mengemban tugas negara…”

Demikian tadi siang Pak Gunawan ayahanda almarhum Briptu Anumerta Ridho Setiawan, Polisi muda berumur 20 tahun yang tewas dalam serangan bom kampung Melayu, berkata pada relawan Yayasan Cinta NKRI yang berkunjung menyampaikan donasi.

Mak tercekat, inilah sesungguh-sungguhnya keikhlasan dan rasa Cinta Tanah Air yang setulusnya.

Orang tua yang kehilangan anak bungsu yang cerdas, mandiri, masa depan gemilang berumur 20 tahun dan dengan tegar mengatakan “ikhlas karena ia gugur mengemban tugas negara.”

Subhanallah….

Sehari sebelumnya, para relawan telah pula menyerahkan jumlah yang sama kepada keluarga Polisi lainnya yang juga gugur, Alm. Briptu Anumerta Imam Gilang Adinata di kediaman mereka di Tebet.

Kesedihan yang dalam masih sangat terasa. Tunangan almarhum yang cantik itu berada disana masih terisak. Bhayangkara muda ini berumur 24 tahun…..
Anak sulung harapan keluarga, ibundanya saat pemakaman tak bisa berkata apa-apa selain “Anak saya…..anak saya….” Sambil terus menangis. Dimakamkan di Klaten, saat mereka kembali ke Jakarta, yayasan Cinta NKRI langsung menyambanginya, memberi kabar bahwa banyak saudara dari seluruh negeri mendukung mereka.

Malam setelah penyerahan donasi, Bp. M.Sri Sarjono ayahanda alm. Imam, menyampaikan pesan WA kepada emak terimakasihnya atas dukungan dari mana-mana.

Satu lagi korban tewas dari korps Polri alm. Briptu anumerta Taufan Tsunami. Akan juga diserahkan donasinya setelah ini.

Alhamdullilah….
Pada Bulan suci Ramadhan ini, kita berdiri bersama Polri, lintas Suku, Agama, Ras, Aliran, Golongan dan partai, bahkan dari manca negara, telah bahu membahu menggalang dana untuk anggotanya yang gugur.

Donasi terkumpul Total
Rp 47,254,938

Diserahkan pada 3 keluarga almarhum, masing-masing
Rp. 15,751,646,- per keluarga.

Sungguh tak ternilai dengan apapun kesedihan keluarga yang ditinggalkan.
Yayasan Cinta NKRI hanya bermaksud menunjukkan kepedulian pada keluarga korban atas musibah ini.
Berbondong-bondong orang membantu dana, doa dan dukungan.

Percayalah saudara-saudaraku.
Rasa persaudaraan itu masih tebal. Rasa peduli sesama itu masih bergema. Bahkan dari manca negarapun, orang-orang Indonesia mengirim dukungan.

Terima kasih pada para donatur yang telah berkenan ikut melayangkan tanda duka cita nya kepada keluarga yang ditimpa kedukaan yang maha berat ini.

Selamat jalan Bhayangkara muda, doa kami bersamamu…
Terima kasih atas sumbangsihmu, memberikan jiwamu bagi ibu pertiwi.

Kami berdiri tegar bersama keluargamu.

This poem is probably suitable as a spirit from our young heroes….

Do not stand at my grave and weep 
I am not there. I do not sleep. 
I am a thousand winds that blow. 
I am the diamond glints on snow. 
I am the sunlight on ripened grain. 
I am the gentle autumn rain. 
When you awaken in the morning’s hush 
I am the swift uplifting rush 
Of quiet birds in circled flight. 
I am the soft stars that shine at night. 
Do not stand at my grave and cry; 
I am not there. I did not die.

by Mary Elizabeth Frye

“Orang Baik Bersama Orang Baik”

Merdeka!!

Penyerahan donasi pada keluarga Almarhum Briptu Anumerta Ridho Setiawan 4.6.2017

Penyerahan donasi pada keluarga Almarhum Bripda Anumerta Imam Gilang Adinata 3.6.2017

Share.

About Author

There is always funny side in things. Never say never Fb : ifani ifani Insta : ifani.ifani

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage