Fahri Hamzah Tulisanmu di FB, Basi! Judulnya mentereng “Pak Jokowi Kami Tak Akan Diam”, isinya Persis Kaleng Rombeng!

Fahri Hamzah Tulisanmu di FB, Basi! Judulnya mentereng “Pak Jokowi Kami Tak Akan Diam”, isinya Persis Kaleng Rombeng!

21

Saya sengaja menyimpan tulisan saya ini di katagori HUMOR, karena memang lucu adanya! Semoga Fahri Hamzah tidak merasa saya lecehkan. Karena saya sama sekali tidak bermaksud melecehkan. Saya hanya tidak menemukan katagori yang lebih tepat saja.

Hari ini Fahri Hamzah lagi-lagi mencari muka membuat sensasi baru dengan menulis status panjang lebar di facebook dengan judul “PAk Jokowi Kami Tak Akan Diam”. Kenapa toh Bung Fahri? Apa yang membuat anda begitu sakit hati pada Pak Jokowi sampai segala macam jurus dilakukan untuk menjatuhkan beliau?

Komentar-komentar anda di televisi, dikoran, di media sosial, sampai kita bosen memdengar dan membacanya. Di twitter sudah jelas, itu menjadi sarapan pagi, makan siang dan makan malam rakyat Indonesia. Sekarang anda mulai menulis panjang di facebook.

Yah, lagi-lagi sang komedian gedung kura-kura menulis status panjang di facebook yang di tujukan pada Pak Jokowi dan orang-orang yang tidak berada dalam barisan saat melawan tirani orde baru. Maksudnya mereka yang lahir setelah tahun 1998, begitu? Karena mereka yang lahir sebelum tahun 1998, semuanya pasti mengalami bagaimana rasanya ditekan dan dirampas kebebasan berkumpul dan berpendapat. Dan kalau yang anda maksud adalah mereka yang terjun ke jalan dan bersama mahasiswa melengserkan Soeharto, berarti mereka yang ada di luar jakarta seperti rakyat yang berada di papua atau sumatra, begitu?

Anyway, inilah tulisan Fahri Hamzah di facebook yang dalam 2 jam sudah di share sebanyak 2153 kali, wah dapat fee tuh dari Facebook.

“PAK JOKOWI, KAMI TAK ‘KAN DIAM”

Ini untuk mereka yang tidak hadir dalam melawan tirani orde baru dan otoritarianisme… sadarlah sejenak… kita dalam bahaya. Karena yang hadir dalam pekat kejam rezim orde baru pasti tahu… negara mengintai jalan pintas untuk menertibkan kita.

Kita menyangka ini akan dilakukan oleh Habibie yang sering dituduh murid terbaik dari mantan presiden suharto. Ternyata tidak. Presiden Habibie adalah presiden yg membebaskan kehidupan masyarakat padahal UUD belum diamandemen. Media massa merekah..

Kita menyangka presiden @SBYudhoyono akan mengambil jalan pintas karena punya latar tentara, ternyata tidak. 10 tahun kita merdeka.. Atau bahkan ibu mega dan gus dur yang hadir di masa yang pelik… keramaian ditatap sabar… demokrasi harga mati…

Dulu ini yang mereka kampanyekan untuk mendiskreditkan pak @prabowo Karena memiliki latar militer… luar biasa. Kata mereka kalau @prabowo menjadi presiden kita akan mundur ke belakang.. banyak yang termakan.. kecemasan berhasil dijual..

Ternyata itu terjadi sekarang,
Di tangan seorang presiden sipil yang tidak nampak punya bakat menjadi tyran… tapi terjadi! Rezim ini telah kehilangan akal untuk mengelola kompleksitas keadaan… menganggap jalan pintas pembubaran akan tertibkan keadaan.. Perpu ini berlandas pada curiga kepada rakyat… juga kepada kelompok masyarakat… ini cara berpikir negara otoriter… Dalam negara demokrasi negara tidak meletakkan diri di atas rakyat.. negara tidak mendominasi kebenaran dan tafsir…

Dalam negara demokrasi negara juga dikelola manusia yang bisa berbuat kesalahan dan korupsi.. negara bisa berbuat salah dan dikalahkan. Dalam negara demokrasi negara tidak membuat tafsir resmi ideologi apalagi menuduh benar salah.. negara hadir memedia perdebatan. Saya tidak rela pancasila didominasi maknanya oleh pejabat2 yang sedang berkuasa.. dengan segala maaf saya akan lawan!

Pak jokowi yth,

Kami turun ke jalan untuk menentang negara yang bekerja melalui jalan pintas.. mengorbankan hak2 rakyat. Kemerdekaan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat baik secara lisan maupun tulisan telah dilindungi mutlak. Kami eksponen reformasi tidak akan membiarkan negara mengambilnya kembali dan kami akan memperjuangkannya seperti dulu.

Memperjuangkan kembali kebebasan kita adalah jihad melawan kejahatan negara… yang akan terjadi. Sebab negara yang meregulasi secara sepihak perampasan hak adalah negara yang akan berbuat jahat.. siapapun yang memimpin. Padahal jika penguasa sudah kewalahan dalam mengelola kompleksitas demokrasi maka serahkanlah kepada generasi baru. Saya tahu ini soal keterbatasan nalar soal demokrasi… persiapkanlah diri untuk diganti…

INDONESIA sekarang tidak lagi bisa menerima pemimpin yang gamang di depan kerumitan dan kompleksitas. Umurnya sudah tidak lama… kurang dari 2 tahun… saya tidak akan meninggalkan hutang tirani.. kebebasan wajib diperjuangkan. Anak cucu bangsa Indonesia layak terus mewarisi kebebasan.. sebab itu masa depan bangsa kita..
Mari bersatu…
Jangan mau dikebiri…

Fahri hamzah ini sedang nulis apa toh? 

Oh dia sedang memprotes diterbitkannya Perppu baru tentang ormas yang anti Pancasila. Cuma buat protes soal perppu saja sampai mutar muter plintat plintut nulis soal Habibie lah, SBY lah, Prabowo lah. Bilang aja anda mau HTI tetap menebar teror pada rakyat dan pancasila di ganti dengan Khilafah. Susah amat sih?

Jadi ga rame ah tulisannya dia. itu yang share sampai 2153 kali paling tim buzzer yang dibuat oleh HTI dan FPI atau akun bodong yang sengaja dibuat oleh para penyalur berita hoax. Asli ga ada yang baru dari tulisan Fahri Hamzah ini.

Atau orang-orang menshare tulisan dia supaya kita-kita bisa menertawakan dia bersama-sama? Entahlah, yang pasti status dia basi dan mirip kaleng rombengan.

ref. http://www.jpnn.com/news/suara-lantang-fahri-hamzah-untuk-jokowi-diunggah-2-jam-lalu-sudah-2153-terbagi?page=5

 

 

Share.

About Author

Pendukung Pemerintahan yang SAH! Muslim yang mendukung Ahok dan Jokowi. Warga Negara yang mencintai Negerinya.

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage