(Lucu) Rhoma Irama Mau Nyapres Kok Tidak tahu Apa itu BBM.

(Lucu) Rhoma Irama Mau Nyapres Kok Tidak tahu Apa itu BBM.

33

Rhoma Irama dulu adalah idola saya pada tahun 80-an, dimana Rhoma Irama jadi artis film. Akting Rhoma Irama bagus.    Dalam film , Rhoma Irama selalu main sebagai pahlawan dan jagoan, selalu mudah mengalahkan penjahat.    Pasti diselingi nyanyian dangdut.    Sehingga Rhoma Irama dijuluki “Raja Dangdut”.

Dalam lagu dangdut yang dinyanyikan Rhoma Irama, selalu disisipi aroma agama, cinta remaja , kasih sayang sama orang tua, kritik sosial ,cinta Indonesia dan lain-lain.    Itulah kehebatan Rhoma Irama karena kreatif meramu lagu yang sebenarnya gado-gado ( campuran).    Yaitu memadukan unsur rock ke dalam musik melayu.    Juga lirik musik pop, gaya tarian india, orkestra dipadukan dalam lirik yang pas dan enak didengar.    Wajar loh , sehingga banyak orang menyukai nyanyian Rhoma Irama yang modern.

Rhoma Irama boleh tua , sudah berusia 71 tahun.   Tetapi kelihatan masih muda dan fresh.    Satu isteri saja belum cukup, sehingga Rhoma Irama perlu menambah-nambah isteri baru.    Toh sampai sekarang Rhoma Irama sudah tujuh kali menikah.   Ternyata masih ada sisa energi besar.   Mau disalurkan ke kekuasaan yaitu mencoba keberuntungan dengan mengajukan diri sebagai calon presiden lewat Partai Islam Damai Aman atau disingkat partai Idaman

Semangat Rhoma Irama mengebu-gebu.    Maka protes dan tidak setuju dengan UU Pemilu , dimana disebutkan bahwa ambang batas calon presiden haruslah 25% suara kursi DPR atau/dan 25% suara sah nasional.    Sungguh merugikan dan memberatkan bagi Rhoma Irama.    Sehingga mau menggugat UU Pemilu tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Hasil gugatan UU Pemilu nanti seperti apa ?    Tidak begitu penting untuk saya ulas.    Pasti kita bilang bahwa Rhoma Irama tidak ada apa-apa, bahkan jadi ketua RT saja, kita tetap emoh pilih.

Ke-EMOH-an kita pilih Rhoma Irama tentu ada alasan.    Banyak alasan, tetapi kami ambil satu alasan saja dan juga lucu mengenai pemikiran Rhoma Irama.    Untuk ketahui kualitas otak cangkok Rhoma Irama , marilah kita tengok transkrip wawancara Rhoma Irama dengan host Najwa di acara mata najwa.

Dilarang keras ketawa bila baca transkrip, karena bisa masuk neraka!    Senyum sedikit saja, tetap masuk neraka.    Itu peringatan dari kaum bumi datar,hehe

Transkrip wawancara yang akhirnya batal tampil di TV, berikut ini

Najwa: “Sebagai seorang presiden kelak, anda mesti mengetahui berbagai persoalan bangsa ini, dan mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas mengenai dunia internasional.”

“Salah satu persoalan yang kerap melanda bangsa ini adalah soal subsidi BBM, yang kian lama kian membengkak. Tahun ini APBN tersedot untuk subsidi BBM itu dipastikan mencapai angka Rp. 222,8 triliun. Bagaimana pendapat anda mengenai subsidi BBM ini?”

Rhoma: “Wah, saya baru tahu kalau hanya untuk penggunaan BBM pemerintah menganggarkan subsidi anggaran sampai sedemikian besarnya. Rp. 222,8 triliun itu pasti sangat besar, ya? Ini suatu pemborosan dan kebodohan yang luar biasa dari pemerintah saat ini. Pemerintah tidak mendidik masyarakat akan berperilaku hemat, malah mengikuti pola konsumtif masyarakat kita dengan mengadakan subsidi anggaran sebesar itu hanya untuk BBM. Padahal, saya yakin seyakin-yakinnya, mereka yang menggunakan BBM itu adalah dari kalangan mampu.”

Najwa: “Jadi, menurut anda, subsidi BBM itu harus dihapus, atau bagaimana?”

Rhoma: “Tentu saja harus dihapus. Untuk apa mengsubsidikan masyarakat mampu hanya untuk penggunaan BBM seperti itu.”

Najwa: “Bagaimana mekanisme penghapusan subsidi BBM tersebut? Tentu kalau dilakukan secara tiba-tiba akan berpotensi memicu gejolak sosial dan politik yang tinggi?”

Rhoma: “Secara spesifik, saya sendiri tidak memahami soal penggunaan BBM. Karena saya sendiri tidak pernah menggunakan BBM. Namun demikian saya yakin bahwa penghapusan BBM itu harus dilakukan pemerintah. Karena selain menghemat anggaran, juga mendidik masyarakat untuk tidak konsumtif. Yang ujung-ujungnya hanya menguntungkan negara kafir saja!”

“Tentang gejolak sosial-politik, saya tidak yakin itu bakal terjadi. Masa hanya menghapus subsidi BBM bisa menimbulkan gejolak sosial dan politik? Mbak Najwa ini ada-ada saja, kalau bertanya. Bilamana perlu pemerintah melarang saja penggunaan BBM itu!”

Najwa: “Saya tidak akan bertanya secara spesifik soal subsidi BBM ini. Tetapi saya terkejut mendengar anda tidak pernah menggunakan BBM?! Lebih terkejut lagi, anda mengatakan bilamana perlu pemerintah melarang penggunanan BBM. Apakah itu mungkin? Terus, apa kaitannya dengan penggunaan BBM hanya menguntungkan negara kafir? Negara mana yang anda maksudkan? … Rasanya, ada yang tidak beres, nih?”

Rhoma: “Ya, memang ada yang tidak beres. Pemerintah sekarang ini yang tidak beres. Kalau saya jadi presiden saya akan membereskan yang tidak beres ini. Masa hanya untuk masyarakat menggunakan BBM harus keluar anggaran subsidi sampai dua ratusan triliun rupiah itu? Mampu beli barangnya, tetapi ketika digunakan biayanya harus disubsidi? Benar-benar tidak beres!

Hentikan subsidi BBM! Hentikan masyarakat yang terbiasa menggunakan BBM! Itu sangat mungkin.

Betul, saya sendiri tidak pernah menggunakan BBM. Kalau mau mengirim pesan, saya biasa mengirimnya melalui SMS, atau telepon langsung. Ngapaian harus khusus beli Blackberry lagi untuk menggunakan BBM?! Itu kan ujung-ujungnya menguntungkan negara kafir, asal BlackBerry itu, Kanada!”

Najwa (berpaling ke kamerawan): “Matikan rekamannya!”

Masa BBM saja , Rhoma Irama tidak tahu.    Gimana lagi bila harus bergaul dengan kepala pemerintahan negara lain ?   Bisa memalukan Indonesia di mata internasional.

Mau trik, agar Indonesia tidak perlu dipermalukan ?
Gampang saja dan tidak usah ribet , tinggal pilih Jokowi untuk jadi presiden Indonesia periode kedua pada pemilu 2019 besok.

Otak cangkok saya pasti pilih Rhoma Irama , kalau ada pemilu “presiden “ dangdut dut dut duuuuut….

 

 

Share.

About Author

Mempelajari perilaku dengan otak cangkok

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage