Menyongsong ‘Jakarta Baru’

Menyongsong ‘Jakarta Baru’

1

Pernah gak ngalamin kejadian aneh bin ajaib ini? Mantan pacar malah jadi tambah kece setelah kita putusin. Udah gitu pas ketemuan secara gak sengaja sama si mantan, eh pacar baru yang lagi kita gandeng ternyata masih kalah kece dari si mantan. Nangis bombay deh dipojokan. Nyesel kenapa dulu harus berpisah, hiks.

Memang kalo yang namanya penyesalan selalu datang belakangan. Karena kalau duluan, itu namanya uang muka tapi bukan yang 0% itu ya. Kalau boleh jujur sih, Ahok dan Djarot secara fisik masih kalah jauh lah dari Anies dan Sandi. Tapi kalau soal kerjaan, gak usah di tanya lagi deh. 70-an% warga Jakarta sempat puas dengan hasil kerja Ahok dan Djarot. Tapi takdir berkata lain, warga Jakarta punya ‘pacar’ baru.

Tapi ya sudah lah, saatnya move on nih. Ahok dan Djarot sudah kalah telak sampe-sampe bang Sandi bilang dengan bangga kalau perolehan suara dia dan mas Anies memecahkan rekor perolehan suara Jokowi dan Basuki dulu. Iya deh bang, kita sudah tau kok kalau 57% warga sudah gak sabar buat lihat pemimpin baru yang pasti nya OK OCE punya deh. Nah untuk yang 43% jangan mau ketinggalan ya, masih ada sekitar 5 bulanan lagi kok. Memang sulit, tapi hidup ini harus terus berjalan.

Nih beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyongsong ‘Jakarta baru’, yuk di cekidot;

1. Stop nyinyir, enjoy aja.
Tuhan tidak pernah kasih cobaan melebihi kekuatan umatnya. Jadi terima aja nasib 5 tahun ke depan ya. Banyak berdoa dan berusaha terus untuk menikmati apa yang akan terjadi. Jadi kalau nanti macet tambah parah ya enjoy aja. Seandainya mau urus KTP di kelurahan jadi ribet lagi, ya enjoy aja. Jika Jakarta jadi tambah semrawut karena banyak PKL yang mulai lagi jualan hampir ke tengah jalan, ya enjoy aja. Dan kalau ada tukang parkir yang gayanya mirip preman, mending bayar deh daripada bonyok dan enjoy aja.

Enjoy aja deh pokoknya daripada nanti akan ada KJAA a.k.a Kartu Jakarta Anti Nyinyir, kartu khusus untuk mereka yang gagal move on. Pemegang kartu mendapatkan fasilitas khusus di ‘OK OCE maret’ yaitu berupa diskon spesial untuk pembelian lakban. Dan diwajibkan agar lakban nya dipakai untuk menutup mulut dan mengikat jari-jari agar tidak nyinyir lagi. Mantap kan? Makanya enjoy aja.

2. Yang terlanjur unfriend yuk jadi friend lagi.
Jangan bermusuhan, ayo berteman lagi di dunia nyata dan dunia maya. Kalau ketemu mantan teman jangan buang muka, apalagi kalau ternyata mantan temannya sudah jadi mayat. Jangan sampe gak di sholatin tuh mayat, jahat itu namanya. Jangan block-blockan lagi di media sosial. Jangan share berita yang bisa menimbulkan gesekan yang nanti bisa menimbulkan ketegangan. Ya kecuali nanti 3gp nya onta hotz dah beredar, boleh lah di share kalau mau ‘tegang’ sedikit.

Ayo baikkan, jangan saling membenci kalau gak nanti akan ada KJBFF a.k.a Kartu Jakarta Best Friend Forever, kartu khusus mereka yang anti sosial. Pemegang kartu di wajibkan berteman dengan siapapun, ya termasuk F*I. Kalian mau berteman sama mereka yang alergi sama Pancasila? Mereka yang suka rasis karena selalu bilang mau ganyang cina. Mereka yang ngamuk gak jelas, mukulin orang, ngacungin golok, teriak bunuh si A dan bunuh si B? Dan mereka yang mendukung pemimpin baru kalian? Ih serem, kalau eike sih gak mau. Yuk temenan lagi.

3. Rajin berlari

Oiya, agar tidak salah paham harus dijelaskan bahwa maksud dari rajin berlari yaitu rajin berolah raga lari ya. Bukan rajin lari dari janji-janji manis itu ya.

Ok kembali ke laptop, diharapkan didalam jiwa yang sehat ada otak yang normal. Bike to work? Ah itu sih sudah biasa. Yang sekarang tuh run to work. Tapi memang agak sadis sih, coba bayangkan seperti ini. Ada seorang perempuan cantik yang berkerja di Alex*s tapi rumahnya di Cengkareng. Dia harus lari berkilo-kilometer untuk sampe ke tempat kerjanya. Kan cape, masa dia harus olah raga lebih dari dua kali dalam sehari. (if you know what I mean hihihihi) Belum lagi ditambah dengan kondisi jalanan rute Cengkareng-Ancol yang berdebu dan kotor, kasian kan kalau nanti mukanya jadi berjerawat. Nanti cantiknya jadi berkurang, pemimpin baru mau tanggung jawab kalau perempuan itu jadi pengangguran?

Tapi biar otak kita keliatan normal, mari diambil positif nya saja ya. Masih ingat kan sama sepatu binaan OK OCE yang lokasi pabriknya bukan di Jakarta? Nah nanti kalau memang bener-bener mau olah raga lari jangan lupa beli sepatu itu. Anggap aja dengan berlari, selain sehat yang di dapat kalian juga sudah membantu yang kaya jadi tambah kaya. Keren kan?

Optimisme harus kita jaga selalu demi Jakarta yang kita cintai. Jakarta akan memiliki pemimpin baru yang semoga nanti membawa perubahan, perubahan ke arah positif untuk warganya. Mas Anies dan bang Sandi, siap-siap ya buat kerja keras, kalau gak nanti yang ada warga Jakarta pada baper terus karena keinget sama mantan terindah. Situ siap kalau dibegituin? Uhuuuuuuy 🙂

Share.

About Author

mantan pemilik KTP Jakarta

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Donasi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage