Semua Salah Jokowi!!

Semua Salah Jokowi!!

11

 

 

 

Kemarin saya chatting dengan seorang teman saya yang memiliki kebencian mutlak kepada Jokowi. Jika dibandingkan dengan politisi yang ada saat ini, ia sangat mirip dengan Fadli Zon yang selalu berkomentar negatif terhadap pemerintah meskipun sebenarnya ia menunjukkan kinerja yang positif. Kira-kira inilah percakapan kami yang saya lansir dari sebuah aplikasi chatting yang membuat seorang Imam Besar kabur ke Arab Saudi hingga detik ini.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh saya ditulis oleh Q sedangkan yang dikeluarkan oleh rekan saya adalah A.

Q: Woy gimana kabar lu sekarang? Lama gak jumpa gue jadi kangen, oh iya apa kegiatan lu sekarang?

A: Baik. Lu sendiri gimana? Gue sih sekarang lagi gak ada kerja, zaman sekarang semua serba susah bro. Semua ini gara-gara rezim yang koplak.

Q: Rezim yang koplak? Apa maksud lu bro?

A: Lo gak sadar kalo si Jokowi itu cuma presiden boneka yang dikendalikan oleh elit-elit politik di negeri ini?

Q: Presiden boneka? Jokowi berani lo bantah keputusan Megawati yang menunjuk Budi Gunawan sebagai Kapolri saat itu. Boneka dari mana wong dia aja berani lawan bosnya?

A: Wah lo ini bahaya udah terkontaminasi DNA kecebong, lo gak tahu apa Jokowi itu PKI?

Q: Jokowi PKI dari mana? Jokowi kan kader PDIP yang jelas ideologinya nasionalis dan berlandaskan Pancasila, kok lo bilang komunis? Gak tahu apa sejak 1966 komunisme sudah jadi ideologi terlarang. Lo gak tahu juga doktrin Orba sejak yang selalu mutar film G30S/PKI tiap tanggal 30 September? Sampai-sampai lagu Genjer-Genjer yang menceritakan penderitaan rakyat Banyuwangi pada masa penjajahan dijadikan lagu terlarang! Jadi Jokowi PKI dari mana? Hati-hati lo sudah banyak yang tercyduk gara-gara menyatakan hoax ini!

A: Kalau dia bukan PKI kenapa gak tes DNA aja? Kan biar lebih terkonfirmasi toh? Kok takut yah?

Q: Memangnya ideologi yang dianut oleh ayah atau ibu Jokowi dapat menurun secara genetik kepada Jokowi? Hadeh.

A: Kok lo sampe segitunya bela Jokowi? Dibayar berapa lo? Lo gak lihat apa sekarang semua susah? Listrik aja naik, tarif warnet jadi mahal. Gua jadi gak bisa nonton karya kolosal Kakek Sugiono. Apa itu bagus hah?

Q: Lo kok gitu sih? Kan listrik itu tarifnya yang 900 VA itu disesuaikan. Jadi subsidi yang diberikan kepada masyarakat pengguna listrik dengan daya diatas 900 VA itu dicabut karena sudah dianggap mampu. Nantinya subsidi yang dicabut itu akan dialihkan ke pembangunan daerah-daerah lain yang sama sekali belum tersentuh listrik. Contohnya di Papua sama Kalimantan. Banyak yang gelap pas malam tapi mereka gak nyinyir kaya lo. Dan sekarang mereka dapat merasakan terang seperti yang kita rasakan. Jangan egois! Pikirkan juga saudara sebangsa dan setanah air kita!

A: Dasar kampret! Begini kalau fanatik buta, Presiden klemar-klemer dibela udah gitu otoriter lagi!

Q: Gue kira inilah efek terlalu banyak mengonsumsi micin dan melihat postingan Jonru. Gini yah, klemar-klemer dan otoriter itu bagaikan lo sama Adam Levine. Jauh bener perbedaannya. Yang satu ganteng yang satu lagi ancur kayak gorila Zimbabwe. Jadi mana yang bener? Kalau klemar-klemer lah Jokowi malah berani tembak mati pengedar narkoba, coba kalau mantan yang lo puja-puja itu. Doi malah ngasih grasi sama pengedar narkoba. Hadeh. Jokowi mukanya ndeso begitu dibilang otoriter, Anda sehat? Kebijakan otoriternya yang mana? Bubarin ormas anti Pancasila itu? Itu mah pantes. Kalo anti Pancasila yang merupakan dasar negara kita, minggat aja dari sini!

A: Inginku berkata kasar. Kasar! Sadarlah wahai anak muda, engkau selama ini tertipu oleh wajah ndeso yang ia tunjukkan. Apa prestasinya? Dia tahunya cuma impor sama menambah utang doang.

Q: Sekarang itu zaman globalisasi coy. Semua negara punya ketergantungan satu sama lain. Ekspor dan impor barang-barang bukan hal yang tabu lagi sekarang, bahkan sejak dulu dimana para pelaut dari India, Tiongkok, dan Arab datang ke sini untuk berdagang. Pastinya pemerintah memikirkan secara matang mengapa mereka melakukan impor, ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan stok agar tidak terjadi kelangkaan. Film Kakek Sugiono yang lo tonton juga impor dari Jepang kan? Soal utang, lo kayak lupa kebiasaan lo ngutang di warkop. Lo harusnya sadar kalo utang itu gak selalu buruk. Gak lihat pembangunan disana sini? Infrastruktur negara kita sudah jauh tertinggal. Makanya Jokowi mencoba untuk mempercepat pembangunan agar bangsa kita bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Semua negara di dunia punya utang. Itu yang dibilang Menkeu Sri Mulyani. Lagipula rasio utang kita terhadap PDB pun hanya 27% bandingkan dengan Jepang yang hampir 110% rasionya. Jadi intinya semua baik demi kemajuan bangsa. Lagipula mau lo kayak dulu ada proyek mangkrak sampe 34? Intinya jangan nyinyir, lo harus kerja, kerja, kerja!

A: Kerja apaan? Gua sekarang nganggur, dan karena nganggur gue jadi jomblo. Ini semua salah Jokowi!

Q: Kok nyalahin Jokowi? Berusaha lah dengan kemampuan dan kegantengan wajahmu! Jangan-jangan lo kepeleset kulit pisang di jalan juga nyalahin Jokowi lagi. Hadeh.

A: Dasar wong gendeng! Mulai sekarang lo gue end, ini penistaan jomblo namanya.

Dan setelah itu pun saya diblokir. Sedih rasanya. Huhu.

Share.

About Author

Hanyalah seorang mahasiswa yang mempunyai mimpi untuk melihat Indonesia menjadi lebih baik lagi.

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage