@Istana- Jeli Melihat Komoditas Unggulan

@Istana- Jeli Melihat Komoditas Unggulan

0

Saya melihat jenis komoditas yang ditanam di daerah-daerah terlalu monoton dan tidak bervariasi. Contohnya sekarang diwajibkan ada industri kakao di sini, buat industri coklat. Kebun kakao tidak dikembangkan sehingga antara supply dan demand enggak seimbang sehingga kita impor kakao. Kan enggak boleh seperti itu harusnya daerah yang memang siap ditanami kakao ya tanam, siap tanam kopi ya ditanam.

Peluang-peluang dalam komoditas unggulan ini harus dapat dilihat oleh para kepala daerah, karena orang yang dinilai memahami karakter wilayahnya adalah wali kota, bupati dan gubernur daerah tersebut. Jangan misalnya masyarakat diajak nanam sawit, begitu harga jatuh ya jatuh semua, nanam karet harga jatuh, ya jatuh. Mana yang menguntungkan mana tidak, petani diajak kesana (diskusi). Kalau ada yang lebih baik, menjanjikan, tanam itu. Kita terlalu lama berpikir linier rutinitas.

Share.

About Author

Istana Merdeka, Jakarta, Indonesia

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage