Anies Duet Sama Inul? Relax, It’s Just A Show…!

Anies Duet Sama Inul? Relax, It’s Just A Show…!

15

Coblosan pemilihan gubernur DKI Jakarta putaran kedua tinggal menghitung hari. Masing-masing pasangan calon berusaha all out dalam melakukan kampanye di masa-masa kritis ini. Segala kemungkinan bisa terjadi. Maka, tidak ada jalan lain kecuali menggunakan ‘segala cara’ untuk memenangkan hati masyarakat Jakarta. Eitts…, tunggu. Aku bukannya ingin membahas hal-hal berbau negatif maupun destruktif, yang menjadi bumbu-bumbu manja dalam proses kampanye pilkada DKI itu. Namun lihatlah…, acara D’Academy 4 milik Indosiar, masihlah dianggap sebagai ‘alat’ yang mujarab untuk mendulang simpati 🙂

Tidak ada yang menyangsikan kepopuleran ajang Dangdut Academy di Indosiar. Dianggap sebagai acara yang norak sekaligus kampungan, tetapi D’Academy tak bergeming. Bahkan, acara talent search spesial musik dangdut ini mampu menciutkan nyali RCTI yang jor-joran dengan Idol, The Voice, X-Factor, maupun Rising Star. Lihatlah…, ajang-ajang milik Hary Tanoe tersebut serasa mati kutu, jika harus head to head dengan D’Academy. Patut diakui, D’Academy telah menjadi TV show terbesar dan terpopuler saat ini.

Anies Baswedan kembali menyambangi D’Academy 4 di Indosiar. Source: dokumentasi pribadi

Kalimat yang kusebutkan terakhir diatas, bukan sekadar jumawa tanpa alasan. Terbukti, acara D’Academy dipandang sebagai wahana yang seksi, terlebih untuk mendulang perhatian dari audiens. Kali ini berbicara terkait gelaran pilkada paling hot. Dua paslon dalam pilgub DKI, tak pernah absen untuk menyambangi konser D’Academy 4 yang diselenggarakan Indosiar.

Sebelum coblosan putaran pertama pada 15 Februari, Anies Baswedan yang bernomer urut 3, merupakan kandidat pertama yang mengawali kunjungan ke acara D’Academy 4. Ia datang pada edisi 1 Februari. Cara ini kemudian ditiru oleh Djarot Saiful. Dia yang merupakan petahana dan menjadi cawagub bernomer 2, turut menyambangi D’Academy 4, pada edisi 5 Februari.

Namun yang paling fenomenal, saat cagub petahana bernomer urut 2, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ikut bermain-main di konser D’Academy 4. Bersama pasangannya, Djarot, Ahok bertandang ke D’Academy untuk menyemarakkan suasana. Peristiwa itu terjadi pada edisi 25 Maret lalu, yang sudah aku ulas di sini.

Ternyata, kunjungan Ahok dan Djarot tiga minggu yang lalu itu, bukanlah kunjungan terakhir dari paslon pilgub DKI ke konser D’Academy 4. Kemarin malam, giliran paslon bernomer 3, Anies Baswedan, yang hadir meramaikan panggung Indosiar tersebut. Sayangnya, Anies lagi-lagi hadir seorang diri. Dia tidak ditemani oleh pasangannya, Sandiaga Uno.

Source: dokumentasi pribadi

Ya, konser D’Academy 4 edisi Jumat, 14 April, tiba-tiba semakin hebring lantaran Anies Baswedan yang muncul keatas panggung. Tak dinyana, Anies kembali menantang dirinya untuk menyanyikan lagu dangdut berjudul Milikku, karya A. Rafiq. Jadilah panggung studio 5 Indosiar itu heboh, dengan aksi sang penantang Ahok tersebut.

Yaahh…, namanya juga penyanyi dangdut dadakan. Jadi kalau suaranya terdengar fals di sana sini, ya harus maklum, hehe. Seusai Anies berdendang, para host masuk untuk semakin menghidupkan suasana. Selayaknya finalis yang sedang bertanding, penampilan Anies tak luput dari ‘penilaian’ para juri D’Academy 4. Mereka adalah Beniqno, Iis Dahlia, Elvy Sukaesih, Iyeth Bustami, dan Inul Daratista.

Kelima dewan juri lantas memberikan penilaian langsung kepada sang peserta dadakan, Anies Baswedan. Dan penilaian itu terpampang dari lampu yang menyala, sebagai representasi penilaian dari masing-masing juri. Lampu hijau jika penampilan bagus. Lampu merah bila penampilannya buruk. Ketika para host meminta dewan juri untuk memencet lampunya, ternyata Anies mampu mengumpulkan 4 lampu hijau, dan 1 lampu merah. Satu-satunya lampu merah ini, berasal dari Elvy Sukaesih.

Elvy Sukaesih ke depan panggung agar bisa nyanyi bareng Anies. Source: dokumentasi pribadi

Tatkala para host bertanya kepada Elvy, kenapa memberikan lampu merah kepada Anies, rupanya begini tanggapan Elvy. Penyanyi dangdut senior ini, memberikan lampu merah agar dapat maju ke panggung, dan kemudian ingin berduet bersama Anies Baswedan. Ya Allah Tuhan…, ni janda ada-ada aje ye, usahanye 🙂

Yah, tak usah bersuudzon dengan tingkah yang ditunjukkan oleh Elvy Sukaesih tersebut. Terlepas dari pilihan politiknya, anggap saja aksi Elvy itu hanyalah sekadar show, untuk meramaikan suasana. Sekaligus menyambut tamu yang sedang bertandang ke D’Academy 4.

Elvy dengan kenes mendendangkan lagu Sekuntum Mawar Merah untuk Anies. Ketika lagu ini berakhir, malah giliran Anies yang berusaha ’membalas’ aksi dari Elvy tersebut. Anies balik menyanyikan lagu Pandangan Pertama, untuk sang biduan senior. Yaah…, terserah elu deh, bang. Gue sih ayo-ayo ajee 🙂

Source: dokumentasi pribadi

Seusai gimmick dengan Elvy Sukaesih, giliran trio komentator yang berusaha ‘menggarap’ Anies Baswedan. Trio komentator ini adalah Soimah, Nassar, dan Ivan Gunawan. Yang paling mencuri perhatian tentu saja Soimah. PeSinden Republik Indonesia ini, tak sungkan untuk mengomentari aksi joget dari Anies. Dulu, ketika Anies datang pertama ke D’Academy 4 pada edisi 1 Februari, Soimah berujar bahwa ‘goyangan’ Anies masihlah kaku. Namun hal ini tak terlihat lagi dalam penampilan kedua yang terjadi tadi malam. Menurut Soimah, Anies lebih luwes dalam berjoget. Ada peningkatan, hahaa.

Soimah pun tak lupa untuk memberikan ujaran penyemangat kepada Anies Baswedan. Ujaran ini berbunyi dominan ho’a-ho’e. Bagi penonton setia D’Academy, pastilah paham dengan ujaran yang dipopulerkan oleh Soimah ini. Tetapi ho’a-ho’e itu tiba-tiba berubah tadi malam. Berubah menjadi OK OC. Ya Allah…, cobaan apa lagi ini, huahahahaaa 🙂

Meskipun tanpa pasangannya di pilkada (Sandi Uno), namun Anies tidak datang ke D’Academy 4 sendirian. Di tribun penonton, terlihat sejumlah pendukungnya, yang tak lupa membentangkan spanduk ajakan untuk memilih Anies-Sandi pada coblosan kedua pada 19 April nanti. Tak hanya itu, Anies turut membawa oleh-oleh untuk segenap pengisi acara. Oleh-oleh itu adalah makanan-makanan khas Jakarta. Seperti kue cucur, kerak telor, kembang goyang, dan bir pletok.

 

Anies Berduet dengan Inul Daratista

Masih hangat, tatkala penyanyi Inul Daratista dihujat dan diboikot oleh segenap bani sumpek (sumbu pendek). Namun lihatlah, tadi malam. Di konser D’Academy 4, Anies Baswedan seolah tak menggubris isu miring terkait si goyang ngebor tersebut. Seusai menikmati cemilan khas Jakarta yang dibawa Anies sebagai oleh-oleh, Inul mengajak Anies untuk menyanyi bersama. Kali ini, bukan lagi lagu dangdut. Melainkan lagu barat yang bertajuk My Way. Semua terasa terhanyut, dengan lantunan My Way yang memang sendu. Lebay dikit gak papa lah 🙂

Inul berduet dengan Anies Baswedan. Source: dokumentasi pribadi

Duet yang terjadi antara Anies Baswedan dan Inul Daratista ini, seolah ingin melemparkan sebuah pesan. Bahwa walaupun berbeda pilihan dalam politik, khususnya dalam tataran pilkada Jakarta, namun tak harus dibumbui dengan drama yang berlebihan. Tak eloklah, kampanye dengan menghembuskan isu-isu yang tidak relevan. Cmiiw.

Source: dokumentasi pribadi

Khusus dengan Inul, barangkali mbakku yang satu ini hanya ingin menjadi tuan rumah yang ramah. Dia yang kapasitasnya sebagai juri di D’Academy 4, memang selayaknya menyambut Anies dengan welcome. Karena Anies memanglah tamu. Tamu yang nunut berkampanye. Hahaa.

Jadi, buat kamu-kamu yang punya hak pilih di pilkada Jakarta besok. Pilihlah yang sesuai dengan preferensi masing-masing. Sudah ada empat kali debat terbuka yang resmi diadakan oleh KPU DKI. Termasuk juga debat-debat unofficial yang diselenggarakan oleh segenap media. Jadi kamu harusnya sudah mempunyai pilihan, to?

Anies wefie dengan seluruh pengisi acara D’Academy 4. Source: twitter.com/aniesbaswedan

Dear bani sumpek (sumbu pendek), Anies nyanyi duet sama Inul, fine-fine aja, tuh. Lha kamu kok pake acara boikot sampe tumpeh-tumpeh segala 🙂

 

Share.

About Author

A history - TV shows - politics - general issues - media's freak. Non partisan. Udah, gitu aja.

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage