Bu Iriana Memang Sengaja Diserang Dengan Sebutan Pelacur

Bu Iriana Memang Sengaja Diserang Dengan Sebutan Pelacur

135

Tertangkapnya Dodik Ikhwanto pelaku pembuat meme yang sangat melecehkan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berbuntut panjang. Dodik memang mengaku melakukannya sendiri, namun polisi tak begitu saja percaya dengan pengakuan mahasiswa berusia 21 tahun itu. Polisi akan menelusuri darimana Dodik mendapatkan foto yang kemudian digunakannya sebagai bahan membuat meme.

Di satu sisi, Dodik mengakui adanya kelompok khusus pembuat ujaran kebencian.

“Dia mengakui yang seperti dia (pembuat ujaran kebencian) ada kelompok khusus. Ini nanti kita akan kita dalami lagi,”

Sumber : https://news.detik.com/berita/3640812/penghina-iriana-akui-ada-kelompok-khusus-pembuat-ujaran-kebencian?utm_source=twitter&utm_medium=oa&utm_content=detikcom&utm_campaign=cmssocmed

Tentu aneh kalau Dodik mengaku bekerja sendiri namun Ia bisa mengetahui adanya kelompok-kelompok khusus untuk membuat ujaran kebencian. Sebagai awam mungkin kita pahamnya adalah kelompok Saracen yang saat ini memang banyak anggotanya diciduk oleh polisi. Meski tentu saja kita juga menduga ada kelompok-kelompok lain yang 11-12 kerjaannya dengan Saracen.

Menurut saya pribadi, lelah merongrong Jokowi dengan isu anak PKI dan hal-hal berkaitan dengan asal-usulnya, mengusik anak-anak Jokowi seperti Gibran dan Kaesang, sepertinya mereka menyerang lagi kali ini bahkan tak segan-segan yang jadi sasaran adalah Ibu Iriana. Dan yang dimunculkan adalah membuat citra Bu Iriana, maaf, seolah seperti pelacur. Sedang viral di sosial media pula unggahan lain seperti ini :

Yah sekarang bayangkan saja apa coba hubungannya kemunafikan dengan pelacuran secara harfiah. Adakah sikap dari Bu Iriana selama ini yang layak disebut munafik? Apakah Bu Iriana pernah berbohong dan bersikap tidak jelas di depan publik? Apakah pernah Bu Iriana membuat ribut baik di media sosial maupun secara terbuka? Dan terus apa hubungannya dengan hafal Al Fatihah dan tidak? Saya sih yakin Bu Iriana sebagai muslim hafal Al Fatihah, setiap salat surat tersebut wajib dibaca. Tapi apa hubungannya coba kalau tidak hafal Al Fatihah artinya pelacur? Sungguh logika bodoh.

Justru yang “pelacur” adalah orang-orang ini yang menyerang dengan isu, kalimat, dan meme yang sangat provokatif dan merendahkan. Karena buntu tidak punya cara lain untuk menyerang maka hal seperti ini dijadikan materi buat mereka. Demi syahwatnya sendiri. Syahwat apa? Ya bisa bermacam-macam mulai ingin mendapatkan materi kalau memang dibayar, terlalu benci pada pemerintahan, sakit hati secara politis, dll. Seolah mereka lupa dengan ajaran agama maupun secara norma yang ada di masyarakat bahwa memfitnah itu adalah hal jahat yang berdosa dan tidak pernah pantas dilakukan.

Herannya tuduhan mesum itu tak hanya dialamatkan ke Bu Iriana. Pak Joko Widodo dan Bu Megawati pun tak lepas dari meme-meme mesum. Lah padahal kan mereka juga tidak berbuat yang aneh-aneh. Apakah ini adalah wujud sakit hati golongan yang mungkin tokoh idolanya sedang terlilit skandal mesum atau dasarnya otak mereka yang mesum?

Dan modelnya pun sejenis, ketika mengunggah sudah berasa keyboard warrior yang dengan postingannya akan menyelamatkan bangsa dengan menunjukkan sesuatu yang menurutnya akan menjatuhkan tokoh tertentu namun giliran terciduk dan jadi viral akan mohon maaf-mohon maaf plus ngakunya akunnya dibajak dan sebagainya. Khas sekali cara mereka bekerja.

Memang resiko ketika menjadi politikus maka jangankan aibnya dibuka, fitnah saja bisa selalu diluncurkan oleh pihak-pihak yang tidak senang dengan mereka. Tak terkecuali dengan orang-orang terdekat seperti anak dan istri. Mengapa yang begini perlu diciduk oleh Polisi? Agar memberi pelajaran bahwasannya Anda boleh tak suka dengan Pemerintah namun jika Anda mau menjadi kritikus maka kritiklah kebijakannya, seranglah kinerjanya, bukan dengan membuat fitnahan seperti ini yang justru menunjukkan kelas Anda sebetulnya.

Baca Juga:

“satu-satunya syarat untuk kejahatan menang adalah orang baik tidak melakukan apa-apa” (Edmund Burke).

Share.

About Author

Berbagi pikiran lewat tulisan.

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage