Agus Kepilih, Agus Bisa Jaga Keamanan Jakarta, Agus Mau Jadi Hansip atau Gubernur Sih?

Agus Kepilih, Agus Bisa Jaga Keamanan Jakarta, Agus Mau Jadi Hansip atau Gubernur Sih?

12

Agus vs Sylvi

Membaca pernyataan Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut satu Pilgub 2017, Sylviana murni di berita kompas saat berkampanye di Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat pada tanggal 3 Januari, lagi-lagi membuat saya yang waras lagi-lagi harus geleng-geleng kepala kebingungan, entah kenapa pasangan ini suka bangat buat orang bingung, padahal kemarin baru saja buat orang double confuse / dua kali bingung karena soal solusi banjir atau Jakarta Apung, selengkapnya bisa baca di sini Agus Bantah Punya Program Jakarta Apung, yang Tidak Waras Kecewa dan yang Waras Makin Bingung. Haduuuhhhh.. Capek deh..

Biar tidak ada dusta di antara kita, atau biar tulisan ini tidak terlihat seperti hanya hoax dan fitnah, pembaca seword.com bisa membaca berita kompas itu di sini Sylviana: Mentang-mentang Mukanya Agus Ganteng Dipilih, Jangan, dan jangan lihat judulnya saja ya, judulnya memang sedikit tidak sesuai, hehehe. Jadi kira-kira begini pernyataan dari Calon Wakilnya Agus, Sylviana Murni yang ada di berita tersebut :

Mantan tentara disiplin, bisa jaga keamanan, jadi enggak banyak maling, rampok, karena pengamanan dia paham ya,

Bingung tidak? Apa hubungan Gubernur dengan tentara? Apa Gubernur mesti jaga keamanan? Bagaimana caranya? Jakarta begitu besar. Bu Sylviana mungkin tidak sadar saat mengatakan kalimat ini, bahwa dia itu sebenarnya Calon Wakil Gubernur, bukan calon wakil kepala hansip, karena sebagai Gubernur -kalau jadi-, Agus memang harus disiplin, dan harus memastikan Jakarta aman, ini sangat benar, tapi untuk menjaga keamanan itu bukan Gubernurnya -emangnya hansip atau polisi?-, Gubernur itu semestinya memikirkan program yang baik supaya Jakarta agar bisa aman, dan mempersulit gerak maling atau rampok, misalnya bisa dengan pemasangan CCTV seperti yang sudah dijalankan Ahok, dan menempatkan orang-orang yang berkompeten untuk memantau CCTV yang sudah dipasang, dan yang pasti orang yang ditempatkan pasti bukan Gubernurnya. hmm…

Sekilas feedback ke belakang, Gubernur sebelum Ahok kan juga ada yang dari tentara seperti Bang Yos, yang menjabat Letnan Jenderal, tapi itu juga tidak menjamin kalau Jakarta akan aman apalagi hanya mayor. Masa Bu Sylviana tidak tahu, bukannya Bu Sylvi sudah lama jadi PNS DKI ya? Aneh.

Haizzz… Lagian berat sekali kerjaan Gubernur kalau sampai harus turun tangan untuk jaga keamanan di seluruh Jakarta, supaya para maling atau perampok pada takut melihat mantan tentara dan tidak berani melakukan kejahatan, selain tidak efisien juga tidak efektif serta melelahkan Gubernur. Bukannya Gubernur itu sudah harus rapat, tanda tangan berkas untuk disposisi kinerja ke bawahan, itu kurang banyak kali ya? Padahal dulu Ahok sering ngomong tugas dia banyak, berkas yang harus didisposisi itu sangat banyak, kadang jumat aja harus bawa dua koper untuk kerjain di rumah, supaya tidak menghambat program. Apa Ahok bohong? Entahlah bisa karena memang Ahok bohong, bisa juga karena pasangan urut nomor satu ini sama sekali tidak mengerti kesibukan Gubernur, lah orang programnya aja mesti garuk-garuk kebingungkan.

Ok lah ini sangat serius yang mau saya sampaikan, Saya selaku pemilih sangat berharap kepada pasangan Agus-Sylvi ini, jika memang benar-benar ingin menjadi Gubernur dan Wakil Gubernu kalau tidak ya suka-suka kalian saja kampanyenya gimana, bisa lebih menjelaskan program yang di buat dan rencanakan, misalnya untuk keamanan Jakarta, “saya dan Mas Agus akan menambah 3x lipat satpol PP dari yang sudah ada untuk menjaga keamanan Jakarta”, atau contoh lain “saya dan Agus akan menambah hansip lebih banyak di setiap RW untuk menjaga keamanan Jakarta, supaya maling tidak mudah bergerak, dan rampok pada takut”. Kalau gini kan enak dengarnya tinggal rakyat yang menilai ini programnya ok ngak gitu, biar rakyat yang menilai program satpol pp atau program CCTV lebh baik. Bukan malah memamerkan mantan tentaranya Agus, itu pun hanya sampai jabatan Mayor, belum mencapai jabatan Letnan Jendral seperti Bang Yos. yang penting program, bukan kalimat-kalimat yang sebenarnya orang sudah tahu.

Kalau kek begini malah makin membingungkan pemilih yang memang ingin mengetahui program masing-masing calon secara spesifik termasuk soal keamanan Jakarta. Lagian setau saya, maling itu takutnya sama security setempat, seperti hansip atau polisi atau keamanan lainnya, bukan takut Gubernurnya yang mantan tentara.

Lama-lama saya jadi makin Speechless dan merasa ada pihak yang sama sekali tidak perduli terhadap kemajuan Jakarta dengan memilih Agus – Sylvi sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Agus bahkan sama sekali tidak berpengalaman di bidang pemerintahan, sekali lagi sama sekali tidak ada, ini FAKTA BUKAN HOAX, sedangkan Bu Sylvi pernah tapi hanya sedikit lebih banyak dari Agus, dan ini penting, Bu Sylvi itu hanya wakil.

Ini seolah-olah ingin menjadikan Jakarta yang merupakan Ibu Kota Negara Indonesia sebagai ajang coba-coba. Padahal Jakarta sebagai kota yang besar dan metropolitan sudah sangat jauh ketinggalan -walaupun Ahok sudah melakukan banyak-, dibutuhkan petarung yang benar-benar serius dan berani untuk membangun dan melakukan perubahan pada Jakarta, bukan mantan tentara yang garuk-garuk kepala dan memberikan jawaban yang ngelantur muter-muter saat ditanya solusi atau program, karena pernah mantan tentara yang demi menjaga hubungan dengan negara tetangga, malah membiarkan mereka maling ikan di laut Indonesia. Siapa tuh?

Jadi di sini saya lagi-lagi sangat berharap pemilih bisa bersikap waras dalam menentukan pilihan, tentu ini bukan untuk kepentingan pihak tertentu, tapi untuk kemajuan Jakarta.

Sebagai kesimpulan dari artikel ini :
Gubernur itu tugasnya membuat program, termasuk program untuk keamanan Jakarta, kalau Gubernur sampai harus turun tangan untuk menjaga keamanan Jakarta, maka itu pasti bukan Gubernur tapi hansip atau security.

Sekian
Syalom dan Salam Persatuan

Baca Artikel Saya Yang Lain Di Seword.com:

DNA yang Kemungkinan Akan Diturunkan Pak SBY Ke Agus

Ahok Hanya Meresmikan dan Membangun Menggunakan Uang Rakyat, Memangnya Ada Masalah?

Berkat Ahok, Kalijodo yang Dulu Negatif Kini Berubah Positif

Lawan Ahok yang Kesetanan

Hanya Setan yang Tega Jadikan Anak-anak Alat Politik dan Diajarkan Intoleransi

More……

Share.

About Author

Ingin Update Tulisan Terbaru saya? Kunjungi Facebook saya di : Hans Steve, https://www.facebook.com/profile.php?id=100011025433317

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage