Hary Tanoe Resmi dukung Anies, Kenapa FPI Diam?

Hary Tanoe Resmi dukung Anies, Kenapa FPI Diam?

22

Hary Tanoe berikan dukungan ke Anies-Sandi

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, ‎di jalan Ciranjang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/3/2017) malam.

Tiba di kediaman pengusaha sekaligus politikus tersebut, Anies dan Sandi melakukan pertemuan tertutup dengan Hary Tanoe.

Kepada wartawan usai pertemuan, Hary Tanoe mengatakan partainya mendukung Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017 putaran kedua.

Dukungan yang diberikan tersebut telah melalui pertimbangan matang dan sesuai mekanisme partai yang dipimpinnya.

Kenapa kita dukung? Jadi setelah kami betul-betul matangkan di partai, di DPP, kita apa saja. Kemudian kami membuat lis-nya, ya putusan kita jatuh ke calon nomor tiga Anies-Sandi,” jelas Hary Tanoe.

Menurut Hary Tanoe, jakarta membutuhkan pemimpin yang dapat merangkul semua warga yang terdiri dari berbagai macam kalangan dan latar belakang. ‎

Jakarta juga membutuhkan pemimpin yang bisa meningkatkan kesejahteraan seluruh warganya, bukan hanya sebagian orang.

“Mestinya juga membangun Jakarta, bukan saja menertibkan Jakarta, tapi berikan solusi bagaimana mereka sejahtera bisa meningkat. Karena jakarta itu cerminan bagi wilayah lain,” tuturnya.

Hary Tanoe mengatakan, pihaknya akan turun langsung memenangkan Anies-Sandi. Tidak hanya dukungan melalui kepartaian, melainkan seluruh struktur partai dan relawan akan ikut ambil bagian untuk menghadirkan perubahan di Jakarta.

‎”Sekarang kan dukungan dari sisi kepartaian. Sayapnya akan mendukung. Mereka akan ikut mendukung kampanye. Terus dukungan yang lain bisa macam-macem. Kan anggota (Perindo) bisa macem-macem. Bisa logistik juga,” paparnya.

Sementara, Anies mengatakan dukungan yang diberikan merupakan sebuah kepercayaan dari Partai Perindo kepada pasangan Anies-Sandi.

Dukungan yang diberikan bukan dukungan biasa, karena terdapat sejumlah amanah yang harus ia jalankan.

‎”Ini beda dengan deklarasi mendukung. Ini menyatakan titipan amanat. Jaga persatuan Jakarta. Bangun Jakarta, berikan solusi bukan hanya sekadar titipan. Ini kami anggap amanat. Kepercayaan dari Perindo ini akan membuat pesan dari kita agar didengar oleh warga,” ucapnya.

Apa yang diinginkan Partai Perindo, kata Anies, adalah peningkatan kesejahteraan warga, yang sesuai visi-misinya di Pilkada DKI Jakarta.

“Kita memang fokus pada warga Jakarta, bukan sekelompok Jakarta. Fokus kita bukan hanya pada Jakarta, tapi juga program lapangan pekerjaan, OK OCE, pendidikan berkualitas hingga tuntas, kebutuhan pokok yang terjangkau. Dan itu semua sejalan dengan apa yang disampaikan dan dititipkan Perindo‎,” beber Anies.

Sumber : wartakota.tribunnews.com

FPI diam tanpa kata

Kenapa FPI diam? Bukankah Hary Tanoe China kapirr? Dan bukankah FPI pernah mengatai Hary Tanoe babi? Woyyy bangun bung ini politik, selama ini FPI gembar-gembor sampai aksi berjilid-jilid dengan mengatasnamakan aksi bela Islam dan bela Ulama itu adalah konyol, padahal nyatanya mereka aksi bela calon gubernur. FPI menolak calon gubernur beretnis China.

Kita tahu kan bahwa FPI selalu bilang anti China, ehhh malah sekarang mereka bekerja sama dengan orang beretnis China untuk memenangkan salah satu pasangan calon di Pilkada DKI Jakarta. Ya calon itu bernama Anies-Sandi. FPI sudah tidak dapat dipercaya lagi, mereka aksi atas pesanan politik yang dibungkus rapi dengan kedok bela agama.

Tentunya saya kasihan kepada para umat Islam yang dimanfaatkan habis-habisan oleh Habib Rizieq FPI untuk mendukung aksinya hingga berjilid-jilid. Mengharamkan pemimpin kafir, ehh sekarang bekerja sama dengan orang kafir. Antum waras wan? Waras ora waras, jenenge politik diotak-atik seng penting iso gatuk. Kurang lebih artinya waras tidak waras, diotak-atik yang penting bisa ketemu/cocok.

Harusnya FPI boikot Anies-Sandi karena didukung orang kafir (Hary Tanoe)

Awalnya saya berpikir ketika Anies-Sandi didukung Hary Tanoe, FPI akan melakukan boikot mengharamkan umat Islam Jakarta untuk memilih pasangan Anies-Sandi. Tetapi ternyata saya salah justru FPI semakin bangga lantaran bisa berteman baik dengan China kafir, Hary Tanoe.

FPI tidak konsisten dengan pernyataannya yang selalu bilang anti kafir, dan selalu bilang anti China. Ternyata itu hanya bualan FPI saja, lebih tepatnya omong kosong.

Begitulah kura-kura.

 

Share.

About Author

Alamat : Tuban, Jatim. Saat ini sedang berdomisili sementara di KALTIM, WA 08115560603 Fb : Arif Saeun

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage