Puji Tuhan Alhamdulilah, Indonesia Mendapat Peringkat Investment Grade

Puji Tuhan Alhamdulilah, Indonesia Mendapat Peringkat Investment Grade

6

Akhirnya setelah melalui perjuangan yang panjang dan berliku, akhirnya hari ini, 19 Mei 2017, negara kita mendapat peringkat Investment Grade dari Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P). Bukan hanya itu saja, S&P juga menaikkan peringkat Indonesia pada level BBB-/stable outlook. Mantap!

Bukan hal yang mudah untuk memperoleh peringkat Investment Grade dari Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) karena persyatatan yang begitu ketat dan tidak serampangan memberikan peringkat Investment Grade, apalagi menaikkan peringkat Indonesia sampai pada level BBB-/stable outlook.

Ada sembilan kriteria yang dipersyaratkan untuk bisa memdapatkan peringkat Investment Grade dari Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) yaitu meliputi Resiko Politik, Standar Ekonomi dan Pendapatan, Prospek Pertumbuhan Ekonomi, Fleksibilitas Fiskal, Beban Utang Pemerintah, Contingent Liabilities, Kebijakan Moneter, Likuiditas Eksternal, dan Beban Utang.

Dari sejumlah lembaga pemeringkat yang memberikan peringkat ke Indonesia, termasuk peringkat layak investasi dari dua lembaga pemeringkat Internasional, yaitu Fitch Ratings dan Moody’s, hanya S&P yang belum memberikan peringkat layak investasi atau investment grade bagi Indonesia.

Namun dengan kerja keras dan doa, akhirnya pak Jokowi berhasil menyingkirkan segala aral dan rintangan, batu sandungan dan kerikil kerikil tajam yang selama ini menghambat derap langkahnya, sehingga berhasil menoreh prestasi yang gemilang dengan dianugerahinya peringkat Investment Grade dari Lembaga pemeringkat internasional sekaliber Standard & Poor’s (S&P).

Dengan demikian prestasi ini menandakan keberhasilan pak Jokowi dalam membangun negeri ini dalam kurun waktu 3 tahun ini. Tentu saja keberhasilan ini merupakan buah dari target kerja yang tinggi yang diterapkan oleh pak Jokowi serta hasil kerja keras semua pihak dan elemen bangsa.

Dengan motto kerja, kerja, dan kerja, serta Kabinet Kerja dan jajarannya yang berprestasi telah sukses mengantar bangsa ini dalam tonggak sejarah baru.

Bangsa ini berhasil meraih peringkat Investment Grade dari Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) karena berkurangnya resiko fiskal seiring dengan kebijakan anggaran pemerintah yang lebih realistis. Faktor lainnya yaitu keberhasilan pak Jokowi melakukan reformasi total dari sisi fiskal.

Rasio makroekonomi Indonesia semakin kesini semakin bagus karena telah berhasil mengendalikan defisit transaksi berjalan dan inflasi. Selain itu, situasi ekonomi dan kondisi perbankan juga semakin membaik.

Hal ini terlihat dari besarnya minat investor terhadap surat utang negara (SUN) yang diterbitkan pemerintah dimana aliran masuk modal asing (capital inflow) sangat tinggi, kondisi perekonomian yang terus membaik melalui pembangunan infrastruktur yang tinggi.

Peringkat surat utang pemerintah Indonesia juga telah mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju serta kenaikan indeks komposit didorong oleh aksi beli yang terus dilakukan oleh investor asing.

Reformasi subisidi BBM yang diterapkan oleh pak Jokowi telah berhasil dengan banyaknya perbaikan infrastruktur yang terus dilakukan didaerah-daerah, serta jumlah investasi yang ditanamkan investor asing juga terus merangkak naik. Selain itu, paket-paket kebijakan ekonomi dalam rangka deregulasi juga mendapatkan nilai positif.

Perbaikan penerimaan negara dari program tax amnesty serta pengelolaan pengeluaran fiskal juga lebih terkendali. Faktor lainnya, yaitu kemampuan dalam merumuskan kebijakan yang efektif untuk mendukung keuangan pemerintah yang berkesinambungan adalah prestasi-prestasi yang mendapat nilai positif dalam penilaian lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P).

Dibawah kendali tangan dingin pak Jokowi, prestasi Investment Grade berhasil diraih sehingga menegaskan pengakuan dunia internasional terhadap keberhasilan Indonesia dalam upaya menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Dengan diraihnya peringkat Investment Grade dari Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) S&P, maka akan berdampak pada pertumbuhan perekonomian serta meningkatkan kepercayan Investor asing untuk menanam investasi di Indonesia..

Investor asing masuk ke suatu negara yang mereka lihat adalah rating peringkat Internasional dan kekuatan pertumbuhan perekonomian. Dan pak Jokowi telah berhasil membuktikannya!

Dengan demikian maka segala asumsi miring dari para rival politik, termasuk para kaum bumi peang sumbu pendek yang selama ini selalu nyinyir dan merendahkan kemampuan pak Jokowi, bahkan sampai ada nada sumbang dari dedengkot politikus yang kini duduk manis di Istana Negara yang dulu pernah bilang kalau Jokowi jadi Presiden negara ini bisa hancur, semuanya tidak terbukti.

Salam dua periode.

Kura-kura begitu.

***

Sumber Tautan Berita: http://kom.ps/AFwMSb

Share.

About Author

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Donasi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage