Jangan Mau Dibohongi “PAKAI” Revisi UU ASN

Jangan Mau Dibohongi “PAKAI” Revisi UU ASN

2



Assalamuaikum wr wb
Salam sejahtera untuk kita semua

Jangan mau di bohongi “PAKAI”

ya sepertinya kalimat ini lagi ramai dibincangkan dan di posting oleh pengguna medsos saat ini dalam menyikapi berbagai masalah atau hanya sekedar buat lucu lucuan. Lalu kenapa kalimat ini begitu populer ? Tak lain dan tak bukan karena kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh gubernur petahana DKI jakarta.

Namun saya tidak akan membahas soal penistaan agama karena pembaca seword.com pasti sudah banyak membaca ulasan masalah tersebut oleh penulis penulis lainnya. Dan pada judul di ataspun saya sudah menjelaskan bahwa tulisan ini membahas tentang REVISI UU Aparatur Sipil NEGARA ( ASN ). Spesifiknya ini menyangkut masalah HONORER sejagat NEGERI.

Pembaca seword.com pada umumnya dan dari kalangan honorer pada khususnya. Dalam beberapa bulan terakhir ini kaum honorer sedang dibuai, dibingungkan, di tidurkan, dan/atau dibohongi dengan REVISI UU ASN.mengapa saya menuliskan beberapa istilah di atas berikut penjelasannya.

Pada bulan oktober lalu saya pernah membuat tulisan di facebook saya dengan judul ” REVISI UU ASN ITU BOHONG ! ” sontak saja saya dikafirkan oleh sebagian kaum honorer sumbuh pendek, alasan tuduhan mereka beragam. Bahwa saya asal ngomong dan tidak pro HONORER dan banyak lagi tuduhan miring lainnya.

Padahal apa yang saya sampaikan dalam tulisan itu adalah pendapat salah satu anggota DPR RI yang mengatakan bahwa ” selama ini mereka terpaksa berbohong akan merevisi UU ASN tersebut demi meredam gejolak permasalahan honorer” hal ini di sampaikan kepada MENPAN&RB pada Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) perdana MENPAN&aRB yang baru saat itu tepatnya tangal 3 oktober 2016 yang saya ikuti dan juga di hadiri oleh beberapa perwakilan honorer lainnya.

Alasan saya membuat tulisan itu tujuannya bukan bermaksud membuat kegaduhan. Saya hanya menyampaikan suatu kebenaran saja terhadap kejadian pada saat RDP ketika itu. karena hal yang sangat krusial tersebut tidak ada satupun media nasional memberitakan pernyataan tersebut. Beritanya bagus bagus semua pokoknya sepoi sepoi soal revisi dan mimpi CPNS Harga mati. Dan dipastikan honorer terhipnotis semakin dalam atas pemberitaan yang manis manis itu.

Dari hal tersebut jadi wajar saja tulisan saya yang berbeda dari pemberitaan itu membuat saya di kafirkan oleh para penikmat angin sepoi sepoi ini. Selain membakar amarah sebagian honorer tulisan saya itu juga membuat salah satu anggota komisi 2 DPR RI Harus sibuk mengklarifikasi pernyataan beliau yang jadi viral dikalangan honorer. Kalau saya kutip kurang lebih pernyataan beliau begini ” yolis itu keliru memaknai pernyataan saya soal kami berbohong tentang REVISI UU ASN, itu saya lakukan untuk menyindir rekan rekan di DPR dan pemerintah serta sebagian honorer tentang REVISI UU ASN tersebut”

Bagi saya sah sah saja anggota DPR RI itu menfklarifikasi dan bukan urusan saya. Tetapi yang jadi penting di sini saya tidak berbohong karena dari pernyataan dan klarifikasi beliau membuktikan bahwa beliau memang bener mengatakan bahwa REVISI UU ASN itu bohong pada saat RDP bersama MENPAN&RB saat itu. Soal tujuan beliau mengatakan itu untuk menyindir itu urusan lain. Dan sampai akhirnya di pemberitaan selanjutnya anggota DPR tersebut tidak mengingingkan revisi UU ASN dan meminta pemerintah mengangkat honorer k2. Dapat di pastikan saya tidak membohongi honorer titik tanpa koma

Setelah kisruh itu mendingin. Lalu revisi UU ASN bergulir dengan draff yang di ajukan rieke diah pitaloka sebagai pengususul revisi UU ASN. hal ini juga pernah saya paparkan poin poin yang di sampaikan beliau pada tulisan

Diantara Perpecahan ini, siapa yang harusnya mendapat HIDAYAH…?

Alhamdllah berarti revisi UU ASN itu tidak bohong begitu kata sebagian honorer. Tapi bagi saya selain alhamdulilah kita juga harus waspada karena sampai saat ini hal tersebut belum ketok palu atau di paripurnakan.

Jangan mau dibohongi PAKAI REVISI UU ASN.

kalimat ini saya ulangi lagi untuk menyadarkan kawan kawan yang melakukan aksi damai 1512. ( Aksi damai honorer yang menuntut untuk di sahkannya revisi UU ASN.) ya pada tanggal tersebut isu berkembang bahwa akan ada paripurna membahas revisi UU MD3 DAN Revisi UU ASN. maka kelompok atau gabungan honorer ramai ramai melakukan aksi damai / demo untuk melakukan aksi solidaritas atau mendesak DPR untuk mengesahkan revisi UU ASN tersebut.

Berikut Rekomendasi dan Tuntutan Aksi Damai 1512 yang saya kutip dari pemberitaan JPNN :
1. Mendukung DPR RI untuk segera mengesahkan perubahan atas UU nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara sebagai inisiatif DPR.
2. Mendukung Presiden Jokowi untuk segera menerbitkan Surat Presiden (Surpres) untuk pembahasan Revisi UU ASN antara pemerintah
dengan DPR RI
3. Mendukung #SahkanRevisiUUASN yang berkeadilan bagi pegawai
pemerintah berstatus tidak tetap, honorer, kontrak dan pegawai tetap
non PNS.
Jakarta, 14 November 2016

Sayangnya keringat dan pengorbanan biaya, waktu,dari honorer ini apalagi yang jauh dari daerah harus menelan pil pahit karena ternyata yang di bahas hanya tentang revisi UU MD3. Dan revisi UU ASN katanya akan di bahas setelah reses.
lagi lagi dibohongi PAKAI Revisi UU ASN.

Dari aksi damai tersebut saya akan mengulas kenapa honorer sampai demo atau aksi damai 1512 ?
berikut pernyataan beberepa petinggi honorer yang bisa saya katakan menjual mimpi terkait revisi dan membuat honorer datang berbondong bondong dalam aksi tersebut

“Ini akan menjadi hari bersejarah bagi honorer K2 karena payung hukum pengangkatan honorer K2 akan segera disahkan. Kami tetap berharap pekan ini sebelum DPR reses, revisi terbatas UU ASN sudah disahkan,” tandasnya.(esy/jpnn) sumber http://m.jpnn.com/read/2016/12/13/486875/Hari-Ini,-Ratusan-Honorer-K2-Datangi-DPR-

Pernyataan di atas merupakan versi fhk2i dua hari sebelum aksi damai honorer. Seperti yang saya katakan di tulisan saya sebelumnya honorer itu banyak partainya.

Lain lagi versi komite revisi UU ASN yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi honorer nah mereka inilah inisiator aksi damai
Berikut pernyataan mereka

Ribuan peserta aksi damai 1512 akan menduduki Gedung DPR RI, Kamis (15/12). Peserta aksi terdiri dari perwakilan pegawai pemerintah berstatus tidak tetap tenaga honorer, pegawai tetap non PNS, dan pegawai kontrak di pemerintahan. Mereka tergabung dalam Komite Nasional Revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kami minta diterima ketua DPR RI. Ini menyangkut kehidupan ratusan ribu orang. Kalau tidak ada keputusan juga, kami akan tetap bertahan sampai ada ketok palu ketua DPR,” tegas Mariani, ketua Presidium Komite Nasional Revisi UU ASN kepada JPNN, di sela-sela persiapan aksi damai.
Intinya, menurut Bidan Mariani, pihak komite mendukung DPR RI untuk segera mengesahkan revisi terbatas UU ASN. Sebab, dengan pengesahan itu pegawai pemerintah berstatus tidak tetap, honorer, kontrak dan pegawai tetap non PNS menjadi jelas nasibnya.
“Kami masih optimistis DPR RI memegang komitmennya untuk menggolkan perubahan atas UU ASN yang sudah disepakati seluruh fraksi di Baleg,” tandasnya.
Sumber: http://m.jpnn.com/read/2016/12/13/486875/Hari-Ini,-Ratusan-Honorer-K2-Datangi-DPR-

Sepertinya lagi trend ya jurus menduduki gedung DPR hehe. Salut dah sama bu bidan satu ini kebutulan istri saya bidan tapi saya pastikan sayangku itu tak akan pernah berani mengeluarkan ancaman menduduki gedung DPR. Takut ditangkap nanti jadi di tuduh makar
Hehehe

Kesimpulan :

1.Dari pemaparan kisruh masalah revisi UU ASN di atas sebagai sesama honorer saya hanya kembali mengingatkan janganlah mudah kita terprovokasi . janganlah kita mudah mengatakan ini buah perjuangan si a si b atau si c. Kalaupun nantinya benar adannya revisi UU ASN. itu buah dari doa dan perjuangan seluruh tumpah darah honorer. DPR RI dan pemerintah

2.Untuk kaum honorer k2. Jangan lah terlalu mengagungkan diri seakan revisi UU ASN ini hanya untuk golongan kalian saja. Karena seperti pernyataan beberapa anggota DPR Revisi itu untuk semua honorer dan saya tegaskan kembali ” tidak ada kewajiban pemerintah mengangkat honorer kategori 2. “Tolong di catat dan ingatkan saya jika lupa
“Ketika Hasil UU ASN di REVISI ada unsur pasal yg mengatur khususon HONORER K2”
Maka saya orang pertama yang akan mengajukan Judicial Review Terhadap UU ASN tersebut.
Sekali lagi ini bukan langkah saya menghambat laju anda jadi CPNS.
Tapi supaya NEGERI ini tidak gaduh lagi oleh masalah HONORER.

3. Jangan mudah tertidur terhadap buaian karena cuma buaian bunda yang tujuannya menidurkan tanpa ada tujuan mencelakakan. Mengapa saya katakan demikian. Revisi UU ASN yang selama ini di janjikan kenapa pula lebih dulu UU MD3 yang diparipurnakan. Tidakkah terfikir oleh kalian ? Padahal revisi UU ASN ini sejak zaman kuda makan besi dahulu sudah di dengungkan. Apa mesti menunggu “kuda lebaran” ( sengaja di balik biar tidak melanggar hak cipta pak mantan hehe )

4. Marilah kita bergandengan tangan buang jauh pendapat kalian kalau ini di sahkan ketok palu lalu kita PNS. itu salah besar karena jikapun usulaj rieke diah pitaloka di ketok palu. Itu adalah usulan DPR. Yang harus kita doakan juga usulan pemerintah kalaulah tidak sama persis kita harap tidak jauh dari usulan DPR dan endingnya mereka tidak deadlock sehingga di sahkannya UU ASN tersebut. Ingat jangan seneng dulu kalau anda berfikir dengan di sahkannya nasib honorer langsung berubah atau masuk sorga. Karena harus menunggu Peraturan pemerintah ( PP ) tentang HONORER sebagai turunan dari UU ASN tersebut.

5.karena ada yang koment menyalahkan presiden JOKOWI di salah satu grup facebook honorer terhadap lambannya revisi ini. Saya sampaikan sekedar menyadarkan. UU ASN ini produk siapa ? Rezim siapa ? Kok jokowi yang di salahkan. Heran bener saya sedikit sedikit jokowi salah. Trus yang bener situ ?

PENUTUP:

Dengan masih panjangnya proses penyelesaian permasalahan honorer ini, berhentilah bertikai dan saling mengkafirkan sesama honorer. Semoga setelah membaca tulisan di seword.com ini hati para honorer tercerahkan. Jika kita bergandeng tangan percayalah saudaraku HONORER akan cie cie pada waktunya.

Wasalam. Selamat pagi
Suara HONORER

Share.

About Author

Kaca mata HONORER

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com, jika layak nantinya akan diberi akses sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Alifurrahman
    BBM: 74B86AE4
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage