Setuju Dengan Menteri Pertahanan! WNI Yang Masuk ISIS Enggak Usah Dikembalikan Ke Sini!!!

Setuju Dengan Menteri Pertahanan! WNI Yang Masuk ISIS Enggak Usah Dikembalikan Ke Sini!!!

34

Kenapa banyak warga Indonesia yang bisa tergoda untuk masuk ISIS? Jawabannya gampang, mereka dijanjikan gaji besar, setelah mati ke surga dan gaya hidup yang nikmat (bisa banyak istri di sana).

Setelah sampai disana bagaimana? Ya jelas ketipu, namanya juga wilayah perang. Yang perempuan dipaksa jadi istri kontrak para teroris ISIS. Setelah ‘dipakai’ seminggu diceraikan dan dicari lagi istri baru. Yang laki-laki dipaksa mengendarai kendaraan bom bunuh diri.

Sekilas memang kasihan, mereka secara harafiah ditipu janji surga. TAPI, merekalah yang membiarkan diri mereka sendiri ketipu. Demi kenikmatan (uang, wanita dan surga) mereka tega untuk membeli tiket ke wilayah perang untuk membunuh orang lain.

Oleh karena itu saya sangat sangat setuju dengan pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Ryamizard mengatakan WNI yang telah bergabung dengan ISIS tidak usah kembali lagi ke Indonesia. Dia mengatakan mereka malah akan membuat repot

“Nggak usah balik lagi,” kata Ryamizard

“Ngerepotin! Daripada ngerepotin, biar saja di sana,” tuturnya.

Hahaha, sadis juga ternyata Menhan kita. Memang betul, para orang Indonesia yang masuk ke ISIS lebih baik dibiarkan disana. Antara mati akibat membela ISIS atau dihukum dengan pengadilan perang karena membela kelompok teroris.

Para WNI ini setelah tertangkap juga melancarkan aksi ngeles berjamaah. Mereka mengaku tertipu. Siapa yang peduli anda tertipu? Menhan sendiri juga mengatakan kalau mengaku tertipu merupakan alasan klasik. Seperti pencuri yang pasti selalu mengaku mencuri karena miskin.

“Aaah…, itu alasan klasik,” kata Ryamizard.

“Nggak usah kemari, kalau mau berjuang, berjuang saja di sana sampai mati,” ucapnya.

Memang betul Jokowi memberikan posisi Menhan kepada orang yang satu ini. Tidak ada kata ampun bagi teroris! Mereka mengaku tertipu padahal mereka sendirilah yang dengan sadar ingin ikut ISIS.

Mari kita berpikir sejenak. ISIS menjanjikan gaji besar, wanita dan masuk surga kepada WNI. Mereka terlena dan akhirnya mau pergi ke Timur Tengah untuk membunuh orang lain demi janji tersebut.

Ini namanya tertipu??? Itu sudah jelas mereka merupakan orang yang egois dan mau senang sendiri. Rela membunuh dan meledakkan diri tanpa peduli yang dibunuhnya adalah orang tidak bersalah. Tertipu apaan? Sudah mati masuk neraka lagi!!

Mereka dengan sadar ikut jejak teroris. Yang sadis adalah mereka juga mengajak anak-anak mereka untuk ikut kesana. Bayangkan! Anak-anak yang tidak tahu apa-apa diajak masuk kelompok teroris! Ini otaknya masih dipakai atau tidak?

WNI yang baiat ke ISIS mayoritas wanita dan anak-anak. Mereka ke luar Indonesia karena tertarik untuk hidup di negara dengan ideologi Islam.

“Tetapi (faktanya) sampai sekarang sudah kita lihat yang tertahan di perbatasan. Itu ternyata mereka dibohongi, artinya propaganda dan janjinya tidak sesuai yang diharapkan. Sekarang mereka keluar juga susah,” papar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Suhardi Alius.

Hanya ada satu kata untuk para WNI ini : “Mampus!”

Mungkin terkesan bahwa kata ini kejam bagi mereka yang sudah tertipu janji surga. Tapi ingat dulu, bila pelaku mengebut kecelakaan dan memakan korban jiwa, apakah kita akan mengasihani pelaku ngebut tersebut?

Perlu diulangi lagi, mereka dengan sadar ikut kelompok teroris karena janji surga. Mau membunuh kek, bom bunuh diri kek, mereka akan rela lakukan demi kesenangan mereka. Mereka tidak pantas dikasihani!

Sekedar saran, sebaiknya kita cuci otak WNI tersebut setelah balik ke Indonesia. Saat dipenjara diputar lagu Indonesia Raya selama 12 jam dalam sehari. 5 Sila Pancasila didengarkan seribu kali tiap hari. Setiap pagi harus menghormat ke bendera.

Setelah setahun, orang seradikal apapun pasti langsung cinta Indonesia. Entah apakah hukuman ini melanggar HAM, tapi sepertinya patut dicoba. Mana tau berhasil kan?

Share.

About Author

I fear the day that technology will surpass our human interaction. The world will have a generation of idiots

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage