Pejuang Nafsu

Pejuang Nafsu

0

Tak perlu kau bakar rerumputan kering itu
Karena teriknya kehidupan sudah menghanguskan sebagiannya
Membakarnya hanya membuat layu dedaunan muda yang tumbuh di sekitar
Membakarnya hanya membuat udara pengap terasa makin menyakitkan dihirup

Kehidupan tak hanya diisi oleh warnamu saja
Warna-warna lain pun turut melengkapi tempat berpijak kita ini
Bukankah kita tahu, bahwa keindahan pelangi itu justru karena perbedaan warnanya
Sesuatu yang selalu membuat ceria banyak mata

Berhentilah
Kendorkan sejenak urat syarafmu
Karena hidup juga bukan hanya soal hitam dan putih
Hidup lebih dari sekedar memuaskan nafsu-nafsumu itu

Kecilkan sedikit bara api di dadamu
Hiruplah udara segar ini
Lepas kacamata benci itu sejenak, lalu cobalah melihat sekali lagi
Tidakkah damai itu menentramkan jiwa?

Jika panas hatimu masih terus bergolak
Kembalilah pada Sang Agung, dan tanyakan pada-Nya, kenapa aku jadi begini?

Sebelum hatimu hangus tak bersisa
Sebelum kau bertukar tempat dengan iblis
Dan bahkan tak tahu lagi apa yang sebenarnya kau bela
Meskipun mulutmu selalu mengucap membela nama-Nya

 

Share.

About Author

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage