Tak Ada Jakarta Hari Ini

Masihkah makna terjebak dalam teks?
Seperti nama sebuah kota yang meredup
Di gempita nyala gedung-gedung tinggi
Dalam ruang besar keindonesiaan

Tak banyak suka cita untuk segala yang menua
Romantisme riuh dan gaduhnya kota
Berubah jadi mahluk kikuk dan salah tingkah
Bahkan untuk sebuah kota tak bernama

Tak ada Jakarta hari ini
Saat kesadaran seperti tercerabut paksa dogma
Nalar menggeliat liar menghadang
Wajah-wajah memerah menenteng ayat

Tak ada Jakarta hari ini
Kala nyala lilinpun membakar hati
Dan puisi jadi belati
Sebuah suara yang tidak seperti suara
Berkata dalam nada yang berteriak:
“Jangan bawa urusan Jakarta ke sini!”

Tak ada Jakarta hari ini
Keadilan mengada dalam tiada
Ego tak akan mampu menapaki jejak
Keadilan butuh cahaya susuri kelam

Bukankah jalan cinta berawal dari kesadaran?
Pun dalam kemabukan
Konon para sufi memuji Tuhan
Di ruang tak bersekat tak berdinding

Dengan nama atau tanpa nama
Melebur dalam cahaya dan hening
Atas nama Tuhan
Semesta dan Indonesia

Share.

About Author

Pendidik

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage