Ammar Zoni menjadi “Hadiah” untuk Momen Hari Anti Narkoba

Ammar Zoni menjadi “Hadiah” untuk Momen Hari Anti Narkoba

0

Tagar #HANI2017 sempat bertengger cukup lama dalam deretan trending topic di jejaring Twitter, pada Kamis, 13 Juli lalu. HANI yang merupakan kependekan dari Hari Anti Narkoba Internasional, membuat warganet ramai-ramai menyebut tagar HANI 2017, lengkap dengan ocehannya masing-masing. Mayoritas tentu saja menuliskan celotehnya mengenai bahaya narkoba, beserta himbauan untuk menjauhi segala jenis narkotika dan obat terlarang lainnya.

Peringatan hari anti narkoba seperti ini, harusnya bukan sekadar seremonial dan agenda tahunan belaka. Momen HANI seyogianya dapat menjadi momen yang pas bagi kita semua untuk terus meneguhkan sikap. Sikap yang benar-benar menjadikan narkoba sebagai musuh bersama. Pun momen untuk kembali memompa semangat. Semangat untuk meningkatkan dan menyebarkan kesadaran. Bahwa betapa berbahayanya efek dari penyalahgunaan narkoba.

Penyalahgunaan narkotika maupun obat terlarang lainnya, tak lagi menjadi isu yang ecek-ecek. Narkoba telah menjadi isu besar, dan menjadi isu yang mengglobal. Isu yang menembus batas-batas negara. Maka tak salah, jika akhirnya muncul satu momen khusus yakni Hari Anti Narkoba Internasional. Karena penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif, bukan saja terjadi di Indonesia. Melainkan juga berlangsung di negara-negara lainnya.

Adalah penting untuk memahami, betapa menyeramkannya efek yang timbul akibat penyalahgunaan narkoba. Kita semua sebagai warganegara, sudah sepatutnya mendukung segala upaya yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN). Ibaratnya, BNN adalah lokomotif. Sementara kita semua, adalah gerbong-gerbong yang ditarik, digeret oleh sang lokomotif. Diperlukan kekompakan dan kebersamaan, agar usaha untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba bisa tercapai sesuai dengan harapan yang telah dipatok.

 

Ammar Zoni, Pesohor yang Terjerembab dalam Pusaran Narkoba

Tidak bisa dipungkiri, kalangan artis selalu mampu menarik perhatian kita semua. Para public figure tersebut, punya ‘keistimewaan’ yang tidak dimiliki oleh kalangan masyarakat lainnya. Percaya atau tidak, apapun tingkah polah yang dilakukan para selebriti itu, hampir tak pernah terlewat dari jangkauan kita semua. Melalui berbagai media, terlebih media sosial, aksi para selebriti nyaris selalu menghampiri segenap panca indera kita.

Oleh sebab itulah. Seperti yang sudah jamak dipahami. Bahwa menjadi seorang selebriti, tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Sebagai seorang figur publik, sorotan dari media adalah suatu keniscayaan. Maka, amatlah penting bagi para selebriti, untuk mempunyai kesadaran yang full. Bahwa mereka adalah figur yang selalu ‘ditonton’ oleh segenap masyarakat.

Sebagian dari kita barangkali mengharapkan para selebriti mempunyai citra yang ‘sempurna’. Sosok yang (harapannya) bisa dijadikan panutan. Meskipun kenyataannya, para artis itu tetaplah manusia. Ya, mereka juga sering melakukan kesalahan. Kesalahan yang membuatnya tak lagi terlihat sempurna di mata masyarakat.

Jika dikaitkan dengan kalangan artis, sepertinya momen hari anti narkoba yang baru saja diperingati, mendapatkan satu fakta yang mengejutkan. Mengejutkan, sekaligus memprihatinkan. Ya, seorang artis yang bernama Ammar Zoni, belum lama ini ditangkap lantaran kedapatan mengonsumsi narkoba. Berdasarkan informasi yang tersaji dari liputan6.com, Ammar Zoni ditangkap di Depok, pada Jumat, 7 Juli 2017. Setelah dites urine, dia positif menggunakan narkoba.

Aktor Ammar Zoni ditangkap karena mengonsumsi ganja dan sabu. Pic source: spirit.id

Tertangkapnya seorang pengguna narkoba, tentu menjadi satu fakta yang menyedihkan. Betapa menggiurkannya narkoba ini, hingga orang-orang sampai tertarik untuk mencobanya. Dan ketika perilaku coba-coba ini berlanjut menjadi suatu adiksi alias kecanduan, hal itu merupakan bahaya laten yang akhirnya menampakkan diri akibat penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Fenomena penyalahgunaan narkoba sudah semakin mengkhawatirkan. Bagaimana tidak…? Narkoba tak hanya menjangkiti masyarakat biasa. Bahkan kalangan artis pun, seakan tak mau kalah. Tertangkapnya Ammar Zoni menjadi bukti otentik. Bahwa narkoba dapat menelusup ke segala lini. Ke segala kalangan, tanpa pandang bulu.

Fakta mengenai Ammar Zoni tersebut tak hanya menyedihkan. Melainkan amat memprihatinkan. Ammar Zoni adalah seorang aktor muda. Ia belum lama terjun di dunia hiburan di tanah air. Melalui sinetron 7 Manusia Harimau dan Anak Langit, Ammar Zoni merangsek ke jajaran aktor sinetron terkemuka masa kini.

Namun sayang seribu sayang. Karirnya yang masih seumur jagung itu, harus tercoreng lantaran ulahnya yang berurusan dengan narkoba. Padahal, kiprahnya di dunia sinetron terbilang cukup cemerlang. Ia digandrungi, bukan karena kemampuan aktingnya semata. Fisiknya yang rupawan, menunjangnya untuk menjadi salah satu media darling dalam ranah dunia hiburan.

Tetapi semua yang sudah dirintisnya itu, harus berhenti sejenak. Ammar Zoni harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Penyalahgunaan narkoba adalah kejahatan yang bukan main-main. Tidak ada excuse untuk kejahatan narkoba!

Ammar Zoni bisa saja mempunyai impact yang lumayan. Sebagai pesohor, ia mungkin dapat memengaruhi segenap masyarakat yang menonton sinetronnya, ataupun kalangan yang menggemarinya. Yang namanya penggemar, biasanya akan selalu mendukung dan mengikuti apapun yang diucapkan dan dilakukan oleh artis yang dijunjungnya.

Pilihan Ammar Zoni untuk menggunakan narkoba, sudah pasti mengecewakan. Bukan cuma keluarga maupun orang-orang terdekatnya merasa kecewa. Barangkali banyak kalangan yang menyayangkan sikap bodoh Ammar tersebut. Tidak bisa dipungkiri. Saat ini, Ammar Zoni adalah artis yang mulai punya ‘nama’. Hal ini lantaran sinetronnya yang selalu stripping alias kejar tayang. Tampangnya nyaris selalu muncul di layar televisi setiap hari.

Ammar Zoni adalah aktor sinetron stripping. Pic source: slazhpardede.net

Dari informasi yang disampaikan hot.detik.com, Ammar Zoni mengaku menyesal. Menyesal lantaran sudah setahun mengonsumsi narkoba jenis ganja dan sabu. Namun apalah arti penyesalan. Karena penyesalan tidak akan mampu mengubah keadaan menjadi seperti sedia kala.

Jika saja Ammar Zoni mempunyai kesadaran akan bahaya penyalahgunaan narkoba, mungkin dia tidak akan tergiur dengan iming-iming surga yang dihadirkan oleh zat-zat terlarang itu. Ammar akan menjaga jarak dengan narkoba, karena kenikmatan yang didapat adalah semu belaka. Apalagi ia adalah seorang public figure. Segala yang dikerjakannya akan disorot dan diperbincangkan oleh masyarakat.

Sebagai seorang artis, seharusnya Ammar Zoni mampu menunjukkan citra yang positif. Salah satu perwujudan dari citra positif tersebut, ya tentu saja turut memerangi penyalahgunaan narkotika. Ikut menyebarkan pesan, bahwa narkoba adalah barang yang wajib dihindari.

Tetapi ya sudahlah. Barangkali Ammar Zoni sedang khilaf. Mari kita semua sama-sama berharap dan berusaha, agar narkoba tak sampai mendekat.

Share.

About Author

A history - TV shows - politics - general issues - media's freak. Non partisan. Udah, gitu aja.

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage