Kasus Ahok dan Rizieq Shihab Si Pencemar Gelar “Habib”

Kasus Ahok dan Rizieq Shihab Si Pencemar Gelar “Habib”

27

GNPF MUI, FPI dan Rizieq Shihab yang tak kenal lelah.

Setelah sekian lama kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Ahok kini memasuki babak baru, tercatat sudah 4 kali Ahok menjalani sidang atas kasus ini.

Selama itu pula lah FPI dan GPNF MUI tak kenal lelah selalu “mengawal” kasus penistaan agama ini, sidang di manapun mereka selalu hadir mengikuti, tidak pernah absen. Istilahnya “Ente ke neraka juga gue jabanin!”.

Tak ketinggalan dengan orasi penyemangat kadernya maupun orasi penyemangat Majelis Hakim agar segera menangkap Ahok yang selalu mereka teriakan lantang-lantang, tak peduli teriknya matahari membakar kulit, atau lamanya persidangan, mereka tidak goyah sedikitpun.

“Tangkap Ahok, tangkap Ahok sekarang juga! Tangkap penista agama!” Begitu selalu yel-yel yang kompak mereka teriakan pake toa itu. Semangat membara.

Begitulah GNPF MUI, FPI dan Rizieq Shihab memaksakan kasus fitnahan ini agar segera menjadikan Ahok sebagai tersangka dan ditangkap. Bila kemauan mereka tidak diikuti, maka kestabilan ekonomi dan politik yang jadi taruhannya, mereka mengancam mengerahkan lebih banyak massa dari demo berjilid mereka, membuat gaduh. Haiiyyy.. kami lelah dengan permainanmu Zieq..

Memang hebat FPI dan Rizieq Shihab ini, bahkan Karna kasus penistaan agama oleh Ahok juga lah nama FPI dan Rizieq Shihab semakin berkibar seantero Indonesia. Padahal sebelumnya sudah mulai meredup.

Sayangnya nama FPI dan Rizieq Shihab berkibar karna keonarannya, karna arogansinya, karna pemaksaan kehendaknya, bukan karna ke-ulama-an nya, bukan karna nama Habib yang disandang didepannya, tetapi karna kepongahan dan sifat busuknya.

Lalu dimana sifat “Habib” yang seharusnya melekat dalam dirinya itu? Dimana sifat “Ulama” yang juga disandangnya itu? Tidak ada..

Sayang sekali, Rizieq Shihab sekali lagi mencemarkan nama berat yang disandangnya, Habib dan Ulama.

Rizieq Shihab si pencemar nama Habib

Saya kurang ngertilah ya istilah-istilah panggilan orang yang di hormati atau dituakan dalam Islam, yang saya tau itu cuma kyai atau ulama, mereka itu orang yang ilmu agamanya tinggi dan ketinggian ilmunya itu dicerminkan juga dalam sikapnya sehari-hari, seperti Gus Dur, Gus Solah atau Habib Quraish Shihab.

Lalu saya juga tau ustad, dia itu orang yang ngajarin ngaji atau baca Quran, tapi entah kenapa belakangan ini orang-orang pada mabok agama. Masa tukang ketik saja di MUI di panggil ustad, weleh.. weleh..

Setelah itu ada penceramah, dialah orang yang suka menceramahi orang lain harus begini harus begitu tapi kebanyakan malah mereka sendiri yang melanggar isi ceramah itu, biasanya mereka itu diundang dan dibayar, seperti Aa Gym atau Yusuf Mansur. Psstt.. bayarannya gede loh! Sampe-sampe si Aa bisa kawin lagi!

Itu saja sudah yang sering saya dengar baik dari sekeliling saya maupun televisi.

Eh belakangan mulai terkenal nama Habib. Apa pula itu?

Udah gitu otak saya mengenal dan merekam Habib itu melalui Rizieq Shihab, alamakkk.. sialll…

Jadi Habib yang saya “tau” itu yang seperti Rizieq Shihab, selalu berdaster, bersorban, ngomongnya nyablak, kasar, napsuan, arogan, kerjaannya demo, tukang ngafir-ngafirin orang. Tumplek deh semua sifatnya si Rizieq Shihab. Sialnya tu sifat jelek semua… ondeh mandeh… ckckckck

Lalu saya mendengar kalau Bapak Quraish Shihab yang santun dan bersahaja dan pernah jadi mentri agama dan suka nongol di televisi ngasih ceramah itu juga seorang Habib..

Saya pun mulai mengerti mungkin berarti Habib itu sebutan juga seperti Kyai atau Ulama. Oke sampe sini otak saya mulai nyambung nih dengan sebutan Habib itu. Ulama, dalam otak saya.

Tapi melihat kelakuan Rizieq Shihab yang menjijikan itu saya jadi bertanya lagi, kok ulama begitu sih? Beda banget sama ulama lain yang sering saya dengar di televisi?

Jadi saya mulai berfikir kalau Rizieq Shihab ini ngaku-ngaku saja mau dipanggil Habib, ke pede an, saya sampai menganjurkan pembaca saya agar jangan sembarangan memanggil ustad atau habib ke orang-orang macem dia hahaha..

Habis gak masuk diakal saya yang waras dan cerdas in, masa Habib tapi kelakuan macem setan? Sebutin saja semua kelakuannya; kalo ngomong kasar, suka ngafir-ngafirin orang, arogan, senengnya teriak-teriak pake toa diatas mobil komando, seneng demo, penghina Presiden, Pancasila bahkan agama lain. Apa bukan kelakuan setan tu begitu?

Kan beda banget sama ulama atau Habib beneran yang lain, kata pembaca saya bedanya bagai langit dan bumi, bagai emas murni dan kuning-kuning yang ngambang dikali, alamakkkk hahaha

Ehh.. rupanya sesama penulis saya ada juga yang bergelar Habib, saya jadi mengerti bahwa Habib itu gelar yang diberikan pada keturunan langsung Nabi Muhammad.

Ooo.. I see… I see.. kalo gitu. Berarti mau gak mau, kayak setan ataupun kayak kuning-kuning yang ngambang dikali, Rizieq Shihab ini memang lah bergelar Habib..

Oke deh, dengan berat hati saya terima kenyataan pahit itu. Tapi sampe detik ini terus terang saja saya masih gak bisa menuliskan gelar Habib didepan namanya. Gak rela banget gitu rasanya..

Sorry to say, kasian banget gelar yang berat itu. Gelar keturunan Nabi tetapi di refleksikan dengan sikap yang barbar, arogan, pemaksa kehendak, dan sederet sikap menjijikan lainnya. Persis kuning-kuning yang ngambang dikali.

Hueekkkk…

 

 

 

 

 

Ketidak Kompakan Petinggi Negara Dalam Menyikapi Pelecehan Pancasila Oleh Tentara Australia

Penyebaran Hoax dan Upaya Adu Domba Ala Kolonial Belanda Yang Bikin Resah

Benang Merah Antara Jokowi-Ahok dan Mantan Baperan yang Birahinya Masih Tinggi

Tentara Australia Melecehkan TNI dan Pancasila. Pancasila di Plesetkan Menjadi PancaGILA

Fitnahan Baru; GNPF MUI Sedang Sholat, Kubu Ahok Setel Musik dan Joget Keras-Keras

Jelas Sudah, Ahok Memang Korban Fitnah Kejam. DI Kriminalisasi Fitsa Hets!

Panggung Istimewa FPI di Sidang Kasus Ahok

Agus-Sylvi Kebakaran Jenggot Atas Postingan Pataresia Tetty?

Ucapan Terimakasih Warga Kepada Pak Ahok Atas Pembangunan di Kalijodo

Politik Gerilya Agus-Sylvi. Analisa Indikasi kecurangan Paslon No Urut 1

 

Share.

About Author

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email [email protected], jika layak nantinya akan diberi akses sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat menghubungi:

    Alifurrahman
    BBM: 74B86AE4
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage