Warga Bersedih Harus Berpisah Dengan Gubernur yang Mereka Cintai

Warga Bersedih Harus Berpisah Dengan Gubernur yang Mereka Cintai

87

Seperti biasa setiap pagi Ahok menemui warga Jakarta yang ingin mengadukan permasalahan mereka kepada Gubernur DKI Jakarta. Bukan hanya pengaduan yang diterima Ahok setiap pagi, tetapi banyak warga yang minta berfoto bersama Ahok. Dan pagi ini, Jumat (21/04/17) ada pemandangan lain dari biasanya.

Foto: Nur Indah Fatmawati (detik.com)

Kita tahu bahwa pada tanggal 19 April yang lalu, warga Jakarta telah memberikan suaranya dalam Pilgub DKI Jakarta, dan melalui quick count berbagai lembaga survey, Ahok-Djarot telah kalah dalam pemilihan Gubernur tersebut. Dan kemarin sehari sesudah Pilgub tersebut Ahok harus menjalani sidang ke-20 yang mana akan mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas kasus penistaan agama. Dan kita juga sudah tahu bahwa pada sidang tersebut Ahok dituntut selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun, yang artinya Ahok baru akan ditahan jika melakukan tindakan pidana selama masa percobaan tersebut. Karena harus menghadiri sidang maka Ahok tidak dapat menemui warga Jakarta yang ingin mengadukan permasalahan mereka pada hari itu.

Foto: Nur Indah Fatmawati (detik.com)

Dan pagi ini, Ahok kembali lagi menemui warga yang ingin berfoto atau pun mengadukan masalah mereka. Tetapi pagi ini suasana menjadi sedikit melow karena beberapa warga Jakarta terisak ketika menemui Gubernur Jakarta tersebut. Mereka sedih karena Gubernur yang mereka cintai tersebut harus mengakhiri jabatannya pada Oktober ini.

Suasana sedih memang terlihat jelas dari warga yang hadir saat itu. Mereka sudah berjuang agar Ahok tetap menjadi Gubernur DKI, tapi apa boleh buat Tuhan berkata lain. Kita hanya bisa berusaha sekuat tenaga tetapi Tuhan juga yang memutuskannya. Dengan tidak terpilih lagi Ahok menjadi Gubernur membuat sedih warga yang penuh harap Ahok akan menjadi Gubernur lagi. Karangan bunga ucapan terima kasih kepada Ahok mereka serahkan dengan sepenuh jiwa. Karena mereka sudah merasakan perubahan-perubahan yang terjadi di Jakarta selama Ahok menjabat sebagai Gubernur.

Bagaimana tidak sedih ketika melihat Gubernur yang mereka kagumi harus tersingkir dari Balai Kota Jakarta. Mereka juga sedih apakah infrastruktur yang telah dibangun oleh Ahok nanti akan terbengkalai begitu saja. Bagaimana mereka tidak sedih membayangkan Ahok telah berusaha dengan keras hingga titik banjir banyak berkurang di Jakarta, dan apakah banjir-banjir tersebut akan kembali lagi ketika Ahok tidak menjabat?

Banyak harapan mereka kepada Ahok setelah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Mereka mengharapkan Ahok tetap berkontribusi untuk kemajuan Jakarta.

Salah satunya Relita, yang datang ke Balai Kota untuk memberi Ahok buket bunga cantik. “Mau ngasih Pak Ahok semangat. Sesuai sama tulisan ini,” kata Relita sambil menunjukkan buket bunga yang dibawanya, Jumat (21/4/2017).

Dengan memakai kebaya, ia membawa buket bunga bertuliskan, “Terima Kasih Pak Ahok. Bapak telah menyemangati dan menginspirasi Indonesia. Tetaplah bersinar!”

“Tetap semangat, tetap berkarya untuk kemajuan bangsa di bidang yang lain. Sesuai dengan passion,” ujar mereka.

“Saya bangga sama Bapak. Bangga saya,” ujar seorang ibu berbaju kotak-kotak hitam dan putih dengan ekspresi haru.

Hingga selesai berfoto, ia tampak masih terisak, “Aku sedih banget. Bukan karena dia nggak kepilih lagi atau gimana. Dia orang baik. Besok mau undang bapak di ‘Grateful Day untuk Ahok’ di Kalijodo,” tuturnya terbata.

itulah beberapa ungkapan sedih dan harapan dari warga Jakarta kepada Gubernur mereka yang akan segera mengakhiri jabatannya di Balai kota. Mereka juga mengambil kesempatan tersebut untuk berfoto bersama dengan Gubernur yang mereka kagumi, karena nanti mungkin mereka sudah tidak dapat lagi berfoto bersama dengan Ahok. Dan tak lupa mereka juga memberikan bunga kepada Ahok sebagai ucapan terima kasih mereka atas pengabdian Ahok selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Bahkan salah satu warga yang bernama Florence sempat bercanda ingin melihat Ahok menjadi Menteri Dalam Negeri agar bisa menjadi bos daripada kepala daerah seluruh Indonesia.

Florence berkelakar ingin melihat Ahok menjabat Menteri Dalam Negeri (Mendagri). “Kami ingin Pak Ahok menjadi Mendagri. Karena dia bisa jadi bos daripada kepala daerah di seluruh Indonesia,” kata Florence.

Ya, mudah-mudahan saja Ahok dapat diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri agar dapat mengawasi kepala daerah jangan sampai menggerogoti APBD.

baca juga :

 

 

 

Share.

About Author

Karena Tuhan sudah mengatur segalanya. Kita hanya sekedar menjalaninya. Tetap fokus pada rencana Tuhan. Maka kita tidak akan tersesat.

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage