Apakah Bunuh Diri Dibenarkan di Mata Tuhan?

Apakah Bunuh Diri Dibenarkan di Mata Tuhan?

4

Selain berita di tanah air (yang berhubungan dengan politik dan selebriti Indonesia), aku cukup mengikuti perkembangan showbiz di Amerika Serikat sana. Ada yang tahu tentang Chris Cornell? Dia adalah vokalis grup band Soundgarden. Sebelumnya juga pernah bergabung sebagai vokalis Audioslave sebelum memutuskan hengkang pada tahun 2007. Yang ingin tahu lebih lanjut tentang Chris Cornell ini silakan Googling sendiri, ya. Hehehe.

Berita yang sedang hangat-hangatnya tentang Chris Cornell ini adalah bahwa ia menghembuskan nafas terakhirnya, Rabu (17/5/2017). Sebelumnya di hari yang sama, Chris Cornell memang tengah beraksi bersama Soundgarden di Detroit, Amerika Serikat. Setelah aksi tersebut, ia kembali ke hotelnya di MGM Grand.

“Semuanya masih diselidiki tapi kemungkinan karena bunuh diri,” ujar perwakilan Kepolisian Detroit pada Kamis (18/5/2017).

Wow! Bunuh diri? Aku tak habis pikir. Kenapa juga manusia harus memilih jalan pintas seperti itu? Seberat apa sih beban hidupnya sehingga memutuskan untuk memilih pilihan terlarang itu?

Ada tertulis di kitab Mazmur 31:15, “Masa hidupku ada dalam tangan-Mu.”

Tuhanlah satu-satunya yang boleh memutuskan waktu dan dengan cara apa seseorang akan meninggal, bukan kita yang memutuskan seenaknya. Dia yang memberikan nafas kehidupan, Dia juga yang akan mengambilnya kembali.

Di saat seberat apapun masalah yang kita hadapi, jangan pernah lari dari masalah itu. Hadapilah! Percayalah, Tuhan tahu batas kekuatanmu, maka bebanmu tak mungkin melebihi kekuatanmu.

Seperti tertulis di kitab 1 Korintus 10:13, “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

Lalu, apa yang seharusnya kita lakukan saat kita berbeban berat, yang seakan-akan duniapun tak peduli pada dirimu? Seperti yang kutulis tadi, hadapilah! Dengan cara apa? Berdoa dan berserah padaNya. Mintalah hikmat untuk mendapatkan jalan keluar bagaimana menyelesaikan segala persoalan dan permasalahan yang ada. Kalau ingin sharing tentang masalahmu terhadap keluargamu ataupun temanmu yang kamu percaya, sharingkanlah. Yakin, Tuhan pasti beri jalan keluar dengan cara yang ajaib.

Bicara mengenai kasus bunuh diri, sebenarnya ada sangat banyak selebriti dunia yang melakukannya. Bahkan, ada juga yang membunuh terlebih dahulu baru kemudian bunuh diri. Duh, miris! Selain Chris Cornell, ada musisi lain yang juga memilih untuk bunuh diri, di antaranya:

  • Jimi Hendrix

Jimi Hendrix ditemukan sudah tak bernyawa pada tanggal 18 September 1970 di London, Inggris. Menurut laporan dokter Gavin Thurston, Hendrix tewas karena tersedak muntahannya sendiri setelah mabuk dengan mengonsumsi barbiturat. Sementara Monika Dannemann menyatakan bahwa Hendrix mengonsumsi sembilan dari resep tablet tidurnya. Malam sebelum meninggal itu ia disebut menenggak obat tidur dengan jumlah 18 kali lebih banyak dari yang ditentukan.

  • Elvis Presley

Pada 16 Agustus 1977, Elvis dikabarkan meninggal karena mengidap penyakit kanker. Namun, catatan lain yang disembunyikan ibu tiri Elvis, Vrenon Presley menyatakan dia wafat karena overdosis.

  • Kurt Cobain

8 April 1994 jenazah Cobain ditemukan di rumahnya di Lake Washington. Setelah autopsi dilakukan, Cobain diduga meninggal sejak 5 April setelah mengonsumsi heroin. Saat ditemukan ia juga memegang senjata dan diduga menembak dirinya sendiri.

  • Whitney Houston

Whitney Houston ditemukan tak bernyawa di kamar mandi hotelnya di Los Angeles, 11 Februari 2012. Penyidik menemukan kandungan obat-obatan seperti ganja, anti-depresan dan obat alergi di dalam darahnya. Houston memang diketahui pengguna kokain. Kebiasaan itu juga mengancurkan kariernya.

Sebenarnya, sangat disayangkan kalau mereka lebih memilih bunuh diri. Padahal, keempat nama yang kutuliskan di atas, siapa sih yang tak mengetahuinya? Mereka orang-orang terkenal, orang-orang top di zaman mereka hidup. Cara yang tragis untuk mengakhiri sebuah pertandingan kehidupan. Alangkah indahnya kalau kita mengakhiri pertandingan sampai garis finish.

Aku jadi teringat akan salah seorang temanku. Sudah tiada, sih. Tapi, dia yang menjadi motivasi kami semua. Walau dia didiagnosa kanker otak, dia tetap bertugas meski di event-event besar, lho! Padahal, usianya masih sangat muda, lebih muda dariku. Wajahnya sempat bengkak karena baru menjalani kemoterapi, tapi semua itu tak menyurutkan semangatnya untuk tetap bertugas. Sebelum tiada, ia pernah menuliskan bahwa dengan merasakan sakit yang dideritanya, ia memilih untuk lebih dekat dengan Tuhan. Sempat ia menuliskannya di blognya dan ketika ia sudah tiada, ada yang berkomentar ‘kok belum ada postingan yang baru?’ Aku tak sempat melihat pertanyaan itu, karena aku hanya mampir sekali saja di blognya (lupa juga namanya apa). Aku tahu dari teman yang bercerita padaku. Kata temanku, ada yang menjawabi pertanyaan itu, entah netizen juga atau saudaranya, ‘Karena dia sudah meninggal.’ Sempat menitikkan air mata saat mendengar cerita temanku tentang jawaban itu.

Kitab 2 Timotius 4:7, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” Lebih terhormat kamu meninggal karena memang Tuhan yang memanggilmu, daripada kamu yang memaksakan diri untuk menghabisi nyawamu sendiri. Istilah lain, kamu mendahului Tuhan padahal kamu itu siapa di mata Tuhan?

Tidak ada agama yang mengajarkan untuk bunuh diri. Arti sebuah kehidupan itu sangatlah penting. Jangan pernah mengatakan ‘lebih baik mati saja’ di saat kamu berada di titik kehidupanmu yang paling terendah. Seharusnya, kalau mau mengerti arti hidupmu, tentu kamu akan segera berusaha untuk bangkit kembali.

Jangan pernah menghancurkan dirimu sendiri dengan mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Hukum negara kita saja sudah melarangnya. Mengkonsumsinya berarti kamu hendak menghancurkan dirimu sendiri, masa depanmu dan juga keluargamu, semuanya! Bukan menjadi lebih hebat tetapi malah menjadi lebih menyedihkan. Belum lagi kalau overdosis. Sama saja dengan bunuh diri tidak langsung itu.

Yang paling konyol adalah bunuh diri saat diputus pacar. Duh, itu bodoh banget! Masih banyak ada gantinya di luaran sana. Jangan mau menyia-nyiakan hidupmu hanya karena patah hati. Rugi, tau!

Buktikanlah, dirimu itu sangat berharga, bahkan Tuhan saja sangat sayang padamu. Kurang baik apalagi Tuhanmu? Dia sudah memberikanmu hidup. Proses menjalani hidup setiap orang tentu berbeda-beda, tapi nikmati saja setiap proses itu dan lihat hasil akhirnya. Kamu tentu menjadi manusia yang lebih baik lagi dari sekarang.

Please, yang saat ini sedang berbeban berat, jangan pernah memikirkan untuk mengakhiri hidupmu. Hidup itu indah, jalani dengan penuh semangat. Ingat, ada orang-orang yang menyayangimu di sekelilingmu. Saudara, sahabat, teman, kawan dan juga… Tuhan! Tuhan tak pernah meninggalkanmu sendirian. Buang jauh-jauh pikiran untuk bunuh diri itu. Dan ingat, Tuhan tak pernah memerintahkan untuk bunuh diri. Have a nice day!

 

Sumber:
https://hot.detik.com/music/3505208/chris-cornell-meninggal-di-kamar-hotelnya
http://www.cnnindonesia.com/hiburan/20170519095702-227-215898/musisi-yang-meninggal-bunuh-diri-seperti-chris-cornell/

Share.

About Author

Seseorang yang menyukai art, desain 'n editing.

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Donasi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage