Biar Tetap Adem dan Bahagia, Lakukan Ini Yuk…

Biar Tetap Adem dan Bahagia, Lakukan Ini Yuk…

0

Kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan masalah. (foto: Jawa Pos)

Gonjang-ganjing politik di negeri ini entah kapan berakhir. Semakin hari sepertinya bukan semakin mereda, namun justru semakin membara. Kalau terus seperti ini, apa jadinya bangsa ini?

Berharap keadaan berubah dengan cepat, tentu tidak semudah membalik telapak tangan. Rekonsiliasi pun tidak akan bisa terwujud jika masing-masing pihak tetap menggunakan emosi tanpa mengedepankan nurani.

Pepatah mengatakan, satu pohon bisa jadi ribuan batang korek api. Tapi, satu batang korek api, bisa memusnahkan ribuan pohon. Artinya, emosi akan membakar semua kebaikan di negeri ini.

Silakan disimak, belakangan seolah tidak ada lagi nilai-nilai kebaikan yang bisa dibanggakan di negeri ini. Masing-masing saling caci, saling klaim, saling fitnah, seolah tidak akan pernah ada kedamaian lagi.

Semua agama sudah jelas mengajarkan nilai-nilai kasih dan kebaikan serta kebersamaan. Tapi saat ini, justru dengan kedok agama pula masing-masing saling klaim paling benar.

Warga semakin bingung dan dibuat tidak menentu, seolah tidak ada lagi optimisme yang bisa disematkan dalam impian hidup di negeri ini. Akankah negeri ini benar-benar tamat?

Agar kondisi ini segera berganti lebih baik, tidak berlebihan jika masing-masing individu menata diri agar selalu nyaman dan bahagia. Satu yang bisa dilakukan adalah dengan cara meditasi.

Suhu Jimmy Lokrond, master meditasi Ren Du Zhen Qi menyampaikan, dengan rutin melakukan meditasi setiap hari, tentu setiap individu bisa tenang dan nyaman.

“Berharap Indonesia menjadi lebih baik, salah satunya ya dimulai dari diri sendiri. Jika semua memancarkan energi positif, tentu Indonesia bisa kembali bergairah,” sebut Suhu Jimmy di sela pelatihan meditasi Ren Du Zhen Qi, di Rumah Tiara, komplek Sekolah Quantum Indonesia, Cibubur, Bekasi – Jawa Barat, belum lama ini.

Meditasi, menurut Jimmy, sangat baik untuk menetralisir energi negatif dalam tubuh. “Supaya tidak mudah terkena dampak negatif yang timbul dari media sosial dan berita negatif yang masuk ke pikiran,” imbuhnya.

Meditasi Ren Du Zhen QI adalah bagaimana melancarkan energi pada titik meridian, supaya terus berputar dari mulai kening ke ulu hati, bawah pusar, alat vital, tulang belakang, tulang punggung hingga kembali ke atas kepala.

“Jika perputaran energinya sudah lancar, maka kapan pun dibutuhkan tinggal diaktifkan, sehingga bisa selalu fit,” sebut Suhu Jimmy.

Ia pun mencontohkan, penyanyi legendaris Titiek Puspa pun bisa sembuh dari kanker setelah rutin menjalani sesi meditasi. Hal itu membuktikan bahwa energi dari meditasi itu sanggup untuk menetralisir penyakit di dalam tubuh.

Saat masih di dalam kandungan, setiap bayi mendapatkan energi dari ibunya melalui tali pusat. Begitu lahir, tali pusat ini terputus dan aliran energi terhenti. “Inilah yang kemudian diaktifkan kembali sehingga jalur energi terus berputar dalam tubuh manusia,” kata pria yang sudah mendalami energi meditasi selama 30 tahun ini. Ilmu ini, kata dia, sudah ada sejak 3 ribu tahun lalu, namun belum banyak yang mendalaminya.

Di kelas meditasi Ren Du Zhen Qi, setiap peserta dibimbing Suhu Jimmy untuk bisa mengalami Tung Kwan. Ini adalah kondisi energi yang sudah benar-benar mengalir lancar dalam tubuh. Saya dan beberapa peserta lainnya, berhasil mendapatkan kondisi ini. Sementara peserta lain baru bisa tembus Tung Kwan setelah mengulangi proses latihan di rumahnya masing-masing. Sensasinya memang luar biasa. Badan terasa segar, seolah baru bangun tidur. Padahal hanya meditasi selama 20 menit.

Meski sudah berhasil Tung Kwan, Suhu Jimmy tetap mengingatkan setiap peserta untuk tidak membocorkan energinya sesuka hati. Energi bisa bocor melalui aktivitas melihat sesuatu yang porno, pikiran kotor, seks berlebihan, masturbasi, makanan tidak sehat, hingga ejakulasi yang dipaksakan.

Minimal tiga hari sekali, setiap peserta disarankan melakukan meditasi untuk menjaga kondisi tubuh selalu fit dan nyaman serta bahagia.

Hal lain yang diingatkan adalah agar peserta menghindari minum air es. “Lebih baik minum air hangat, agar perputaran energinya selalu lancar, dan tidak terhambat karena air es,” katanya.

Evianty Iswan, pemilik Rumah Tiara sebagai lokasi pelatihan berharap, semoga energi positif yang dipancarkan peserta setidaknya bisa membantu Indonesia bisa lebih tenang.

“Jika semua melakukan penenangan diri, pasti Indonesia bisa lebih tenang juga,” pungkasnya. (*)

 

Share.

About Author

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Donasi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage