Rahasia Perubahan Drastis Manusia Menjadi Lebih Baik

Rahasia Perubahan Drastis Manusia Menjadi Lebih Baik

1

 

Sumber gambar: https://4fmc1r2b13hm254wlpqw9gqg-wpengine.netdna-ssl.com/wp-content/uploads/2017/01/Small-Life-Changes-better-insurance-salesperson-1024×512.png

 

Ketika saya mulai suka hari Minggu, saya mulai paham bahwa mengapa hari istirahat itu perlu. Agar ketika 6 hari lamanya kita sudah lelah dengan perkara dunia, di hari Minggu kita mulai diisi lagi, disegarkan bahkan dikuatkan untuk kembali mengulangi tugas-tugas kemanusiaan.

Kemarin, bertemu orang berbeda-beda, beragam kisah yang saya jumpai. Pergi ke gereja, bertemu seorang istri yang membagikan kisahnya bahwa duluuu hidup mereka amburadul. Selama belasan tahun suaminya tidak ke gereja, hidup jahat bahkan jahaaaat sekali! Sampai keluar masuk penjara. Secara financial mereka memang diberkati tapi ternyata mereka haus kasih sayang.

Suaminya tidak mau ke gereja karena muak melihat orang-orang munafik. Lebih baik hidup apa adanya saja tanpa kepura-puraan katanya. Sampai akhirnya dia melihat hidup istrinya yang berubah ketika mulai aktif di gereja lalu ikut juga.

Istrinya bilang bahwa mustahil suaminya mau berubah begitu kalau bukan karena Tuhan. Bahkan untuk memutuskan ke gereja saja mereka harus ke Jakarta untuk menyelidiki benarkah orang-orang ini tidak sedang membohongi mereka & hanya berpura-berpura saja?

Sampai di Jakarta mereka malah makin takjub. Ternyata di Jakarta saja yang dikenal orang-orangnya masih sibuk tapi mau memberikan waktunya buat ketemu & mengajar orang lain untuk kembali pada Tuhan tanpa mau dibayar! Mereka mulai percaya bahwa manusia yang penuh kasih di dunia itu ada!

Habis ibadah ketemu teman lagi, dia cerita bahwa di kos lamanya dia tertekan batin. Karena ibu kosnya yang awalnya dikenalnya sangat baik tapi ternyata cerewet sekali & perkataannya menusuk sekali. Dan bahkan dia merasa selalu dicurangi & dipermalukan. Tapi dia diam saja meski masa kontrakan belum selesai. Akhirnya mereka pindah. Dan dapat tempat yang jauh lebih baik & damai.

Pulangnya ketemu teman lagi yang cerita banyak hal. Pertama tentang seorang teman yang di Hari Minggu kemarin berbagi bahwa dulu sempat menjalankan pekerjaan ilegal, pokoknya hidupnya berkelimpahan & teman-temannya banyak. Tapi setelah ia jatuh, semua teman-temannya meninggalkannya.

Mulai saat itu juga dia menganggap bahwa semua orang itu sama saja. Tidak ada yang hatinya tulus. Dia mulai minder bertemu orang & bahkan depresi berat. Tapi sahabatnya tidak pernah putus asa untuk mengajaknya belajar Alkitab. Dari situlah dia merasa bahwa ia dikasihi Tuhan & hidupnya berharga. Rasa percaya dirinya mulai kembali pulih.

Kisah kedua, yang membuat saya merasa kalau seandainya saya punya masalah, masalahku itu tidak ada apa-apanya setelah mendengar kisah ini.

Kisahnya dulu merawat teman yang sakit di rumahnya dimana tulang-tulangnya mulai berlobang & lama kelamaan lumpuh tapi dia tidak mau kalau orangtuanya tahu. Karena ketika orangtuanya tahu, besoknya bapaknya meninggal. Tidak lama kemudian mamanya meninggal. Dan akhirnya tidak lama kemudian temannya yang sakit ini juga meninggal 😰

See?

Kita merasa masalah kita sangat berat? Masih ada yang jauh lebih berat! Hanya karena kita tidak tahu bukan berarti itu tidak ada.

Kita menganggap bahwa kita tidak berharga hanya karena kurang uang? Lihat, orang yang punya banyak uang pun bisa depresi berat & bahkan bisa merasa miskin hanya karena tidak memiliki orang-orang yang tulus mengasihi mereka.

Setiap orang punya masalah & kekurangan tapi setiap orang bisa berubah. Dari dulu saya percaya bahwa orang-orang yang sempat merasa menjadi seburuk-buruk & semalang-malangnya manusia tapi ketika mereka sudah merasakan kasih sayang Tuhan melalui ketulusan orang-orang yang sudah mengenal Tuhan lebih dalam, mereka sangat mampu untuk berubah tanpa diminta. Bahkan berubah jauh lebih baik! Kenapa? Karena mereka merasa bahwa oh dikasihi itu sebegini damainya sehingga dia mau membagikan kasih itu juga kepada orang lain melalui perubahannya.

Dan hampir dari semua masalah di atas sebenarnya hal esensial yang dibutuhkan manusia adalah kasih sebagai solusinya!

Kemarin di gereja khotbahnya mengenai kasih. Kata pak pendeta bahwa kalau kamu mengasihi pakai cara mengasihi dunia kamu akan capek. Benar-benar capek. Tapi kalau mengasihi pakai cara Tuhan kamu akan selalu merasa bersukacita & tidak akan pernah capek.

Saya mulai bingung, bagaimana caranya? Ternyata kasih dalam standar Tuhan itu tidak pamrih. Orang berubah atau tidak, kasihi saja. Itu bukan urusan kita. Itu urusan Tuhan.

Bahkan yang bikin kami terhenyak ketika Alkitab mengatakan bahwa orang yang mengasihi sesamanya sedang memiutangi Tuhan! Oh maaaii 😱 Tuhan berutang kepada manusia yang mengasihi sesamanya.

Saya mulai mikir, “Tuhan punya utang kepada manusia? Waaaooww! Itu artinya mengasihi itu bukan sesuatu yang murahan tapi sesuatu yang mahal sekali melebihi apapun! Sampai Tuhan yang bisa dikata yang punya segala-galanya bisa berutang karena itu. 😧”

Saya mulai merenung lagi, “Kenapa mahal?”

Iya, karena dengan kasih itu kita bukan hanya membuat orang merasa Tuhan sayang dia melalui manusia. Tapi kita bisa menjadi alat Tuhan untuk menyelamatkan hidup seseorang! Berapa harga hidup kita? Ya, karena saking mahalnya itu tidak bisa dihitung.

Itulah mengapa ketika manusia yang awalnya merasa minder, hidupnya tidak berharga & sudah ingin mengakhiri hidup karena merasa kurang kasih sayang dan pada akhirnya ia merasa hidupnya diisi dengan kasih sayang akan sadar betul bahwa hidupnya berharga & tidak bisa disia-siakan begitu saja.

Share.

About Author

> Pembelajar Kehidupan > Pakar Do'i > Kekacauan Yang Indah > FB: Meyliska Padondan

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage