Saya Mengurungkan Mengatai Prabowo Tidak Punya Ke-Malu-an Karena Jokowi

Saya Mengurungkan Mengatai Prabowo Tidak Punya Ke-Malu-an Karena Jokowi

4

 

Mengurungkan Publikasi Prabowo Yang Tidak Punya Ke-Malu-an

 

Setelah saya membaca akun facebook milik Bapak Jokowi, saya mengurungkan niatan menerbitkan tulisan tersebut. Pendapat-pendapat di tulisan tersebut dapat menyinggung karena berisikan kritik yang membeberkan kesalahan Prabowo dalam mengkampanyekan Anies dan merespon tumpeng perayaan atas dipenjaranya Ahok. Setiap orang tidak mau disalahkan, seseorang lebih suka mendengar masukan dan dukungan bagaimana seharusnya. Dalam akun facebook Pak Presiden tertuliskan :

“Kualitas ibadah itu rendah hati dan tidak emosional” (Joko Widodo)

 

Merenungi Kata-kata Bapak Jokowi

 

Saya mencoba merenungi kata-kata Bapak Jokowi. Untuk apa kita beribadah jikalau pada akhirnya kita menjadi orang yang anarkis, menebar kebencian dan menyebarkan kecurigaan-kecurigaan ? Apa yang sebenarnya kita dapatkan ? Apakah hasil beribadah adalah lahirnya pribadi yang radikal dan intoleran ?

 

Sekarang mari kita berpikir, dalam Islam surat Al-Ankabut : 45, dijelaskan bahwa sholat itu membuat kita terhindar dari perilaku kemunkaran. Bagaimana bila pada aksi 411 dan 212 yang dilakukan setelah sholat jum’at para muslim berteriak-teriak dengan kata-kata hinaan “kutil babi” dan “bunuh” kepada Ahok ? Ini adalah hal yang tidak masuk akal. Dimana bukti bahwa sholat mencegah kemunkaran ? FirmanNya yang salah atau manusia yang tidak dapat memahami dan mengimplementasikan ilmuNya ?

 

Apakah benar sebagai seorang muslim menganggap bahwa berteriak-teriak kutil babi, bunuh  dan bertindak anarkis bukanlah suatu kemungkaran ? Tidak benar, terlebih ujaran Bapak Ahok di Kepulauan Seribu mengacu pada dua hal. Pengguna ayat dan ayat tersebut. Ambigu dan harus dijelaskan.

 

Bila kemudian ada yang tetap ngeyel bahwa Bapak Ahok menista agama, maka jelaskan bahwa Al-Maidah 51 itu ayat yang dipakai untuk menakut-nakuti massa pemilih agar memberikan suaranya kepada yang seagama. Jangan mau dibohongi pakai Al-Maidah 51. Artinya ada yang memakai ayat tersebut untuk kepentingan politik. Bila pemakaian kata pakai tidak ada, maka ini langsung menjurus kepada yang menurunkan Firman, Tuhan yang Maha Kuasa. Bila ada yang menyatakan menista ayat tersebut ini adalah pendapat yang berbeda.

 

Berbeda pendapat adalah hak setiap warga, yang perlu diingat Bapak Ahok menyatakan tidak berniat untuk merendahkan agama Islam dan meminta maaf apabila ada yang merasa tersinggung. Islam kah seorang manusia apabila ada seorang yang menjelaskan dan muslim menafikkan untuk memikirkan ulang dan memaafkan ? Kita adalah manusia biasa yang tidak akan pernah lepas dari kesalahan, kesalahpahaman atau perbedaan pendapat harus dipertemukan dengan sikap terbuka. Sikap menerima pemikiran dan penjelasan. Bukan me-mblok ego bahwa pendapat komunitas kita yang semata-mata benar.

 

Menyirami Muslim Musiman Efek dari Pilkada dan Pilpres

Muslim musiman efek Pilkada/Pilpres seringkali bersemi dan berapi-api ketika ada momen pemilihan, kalau ada teman sekitar anda yang bergelut dan mengaku cinta Islam menjelang kampanye Pilkada, siramkan air seember sembari jelaskan sbb :

 

“Makan ini aer bro, bagaimana, kenyang kan ? Kalau gak kenyang lu pasti ngerasa dingin, iya gak ?”

Temennya jawab :

“Kenyang kepala lo peyang, hal sejati yang harus dingin itu hati bro, hati yang inget pada Tuhan. Bukan disiram pake aer.”

 

Tenang Bersama Tuhan dan Menjadi Kung Fu Panda

 

Mereka yang dingin hatinya karena mengingat Tuhan adalah tanda bahwa dia menemukan ketenangan dan kedamaian abadi bersama Tuhannya yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Inner piece ala Kung Fu Panda. Ar-Ra’du : 28

“Orang-orang yang beriman, hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Sesungguhnya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.”

 

Mereka yang merasakan nikmat sejati mengingat Tuhan juga mengimplementasikan dengan tindakan kebaikan kepada sesama manusia, tangan Tuhan yang diwakili oleh mereka. Oleh mereka yang mempercayai kemahapengasiannya Tuhan. Tuhan Maha Melihat dan Maha Mengetahui. Dia Maha Bijaksana. Mereka yang berbuat kerusakan dan kebaikan, masing-masing akan dijawab dan dibalas oleh Tuhan dengan setimpal. Pasti.

 

Kalau memang Gerindra dan PKS ingin mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia dengan mengusung nilai-nilai Islam, seharusnya mereka merapatkan barisan di pemerintahan yang notabene didukung partai-partai lain dan terutama oleh PKB sebagai partai dari NU. Bukankah sila ke-3 adalah persatuan Indonesia untuk kemajuan negara dan warga ?

 

Salam Dan Doa Dari Anak Desa Untuk Jokowi-JK DKK

Saya hanya orang yang kebetulan mengurungkan mengata-ngatai Prabowo yang tidak punya ke-malu-an. Bukanlah pribadi yang bagus apalagi baik. Mempunyai dosa yang bejibun. Manusia adalah makhluk yang lemah dan ditempatkan di “dunia” yang mempunyai arti dalam bahasa arab berupa “tempat terendah.” Oleh karenanya Tuhan berikan akal, nurani dan firmanNya agar manusia dapat menjadi tegar dan benar-benar bahagia. Tuhan bersabda, “Janganlah kalian berjalan di atas muka bumi dengan sombong.” Bila dunia adalah tempat terendah, maka tentu hal-hal yang tidak berbau keduniawian (kepentingan ego/nafsu) adalah tempat yang tinggi. Bapak Jokowi mengatakan :

 

“Kehormatan hidup adalah ketika kamu bisa membantu banyak orang.”

 

Bapak Jokowi-JK, pemerintah negara dan siapapun yang berkontribusi untuk kemajuan negeri ini, teriring salam dan doa dari anak desa untuk semangat juang dalam bekerja bagi kemajuan dan kebanggaan pada negeri ini. Kami bangga padaMu, Bapak Joko Widodo – Jusuf Kalla DKK. Semangat ! Jangan lupa untuk bermesra ria dengan istri masing-masing.

 

Salam untuk Ibu Iriana yang cantik dan manis. Salam untuk Ibu Mufida yang ayu dan anggun.

 

#SaveNKRI

#Smile

#Spirit!!!

Share.

About Author

Pencinta kucing yang berusaha berbicara dan memahami kucing. #Save the earth and heart of NKRI. Kader PMII. WA : 083852731197 FB : james Darwiz (Ainul Hayat) Twitter : @hayatainul10

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage