2 Cara Terbukti Mencegah Ransomware WannaCry

2 Cara Terbukti Mencegah Ransomware WannaCry

11

Serangan ransomware terjadi di berbagai belahan dunia. Ransomware menyusup secara diam-diam ke dalam komputer korban. Kemudian membuat data komputer korban menjadi terkunci dan tidak dapat diakses, istilah umumnya terenkripsi.

Sekarang ransomware mulai masuk ke Indonesia. Dua rumah sakit sudah terkena serangan. Beberapa karyawan dari perusahaan-perusahaan mengatakan di media sosial bahwa komputer di kantor, sudah terkena serangan ransomware wannacry.

Jenis ransomware yang terbaru dan berbahaya adalah WannaCry, karena hanya menggunakan jaringan. Langsung menyebar ke seluruh komputer yang tersambung dalam jaringan tersebut.

WannaCry menurut kabar, sebenarnya tool senjata cyber milik dinas intel sebuah negara, yang dicuri gerombolan hacker. Mereka mempelajari dan mengubahnya menjadi sebuah program jahat. Dengan ransomware wannacry, memeras beberapa perusahaan. Jika data ingin kembali diakses, harus menebus dengan sejumlah uang dan harus diubah ke dalam bentuk mata uang virtual.

Beberapa rumah sakit di berbagai negara, mengalami lumpuh dalam sistem komputer. Mereka tidak dapat melayani orang yang membutuhkan pelayanan. Seluruh data secara tiba-tiba menjadi terkunci. Kemudian tampil di layar komuter bahwa harus membayar untuk mengakses.

Dari berbagai sumber yang saya baca dan pelajari. Ada dua cara yang terbukti mencegah ransomware wannacry yaitu:

  1. Jangan menyalakan wifi dan koneksi internet terlebih dahulu, sebelum melakukan langkah kedua. Program tersebut menyusup melalui jaringan internet. Sekali masuk, langsung menyebar melalui jaringan LAN yang ada. Akibatnya semua komputer menjadi tidak dapat diakses.
  2. Segera backup data yang penting. Program tersebut menyerang dengan mengenkripsi data. Penjelasan sederhana dari enkripsi adalah data dikunci dan tidak bisa dibuka.

Kalau dua cara di atas, sudah anda lakukan. Virus ransomware wannacry tidak akan membuat data anda dienkripsi. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan sama sekali. Kalau terkena, kita masih memiliki cadangan data.

Cara penyusupan virus ransomware wannacry, virus masuk dengan ketok pintu terlebih dahulu. Terus lihat apa ada orang di rumah. Kalau tidak ada, tengok kanan kiri dan mengeluarkan linggis. Congkel dengan cepat, masuk ke dalam. Lalu keliling, apa ada barang yang oke. Kalau ada kita masukkan ke dalam sebuah brankas yang sudah kita persiapkan. Setelah itu kita pergi diam-diam dan meletakkan sebuah pesan bahwa barang berharga milik kamu ada di dalam brankas, kalau mau kembali, bayar dulu ke rekening yang tertera di bagian bawah. Terus hampir kelupaan, untuk mengingatkan kalau makanan yang di kulkas sudah tidak enak dan basi. Jangan dimakan kalau tidak ingin sakit perut. Terus jangan malas bersihkan wc, nanti terpeleset jatuh di wc karena lantai licin.

Wannacry masuk ke dalam komputer korban melalui sebuah tautan link yang akan mengarahkan korban ke tempat download virus tersebut. Ketika korban klik dan download virus. Maka virus ransomware wannacry menginstall dengan sendiri(memiliki autorun), tanpa perlu diinstall. Selesai install sendiri, komputer otomatis terkunci dan ada tampilan pesan bagaimana membuka akses, dengan membayar tebusan dalam bentuk uang virtual.

Apabila tautan tidak diklik, maka virus tidak dapat masuk ke dalam komputer. Berarti membutuhkan jaringan internet, untuk masuk ke komputer korban. Bahayanya adalah ketika satu komputer yang terinfeksi, maka dengan cepat menyebar ke komputer-komputer yang berada dalam jaringan LAN. Pengguna lain dalam jaringan yang sama, mengklik tautan tersebut. Kita yang berada dalam satu jaringan yang sama, akan ikut terinfeksi virus juga.

Mulai dari detik ini juga, segera lakukan backup data. Agar ketika tidak beruntung, mendapat virus ransomware wannacry. Sayang kalau data yang penting dan berharga, tidak dapat diakses lagi. Di dalam komputer penulis, lebih banyak foto-foto kenangan keluarga. Bagi orang lain, tidak penting data seperti itu. Bagi saya sangat penting karena dapat mengingatkan kenangan manis.

Jika sangat tergantung dengan data di komputer. Maka sebaiknya letakkan data ke dalam cloud. Ketika perlu, tinggal mengambil dari cloud. Tetapi sekali lagi, saya mengingatkan penting backup. Supaya tidak menyesal dan mencari cara mengatasi virus ransomware wannacry. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Di luar, kemungkinan akan bayar tebusan ke hacker supaya dibuka akses data. Di sini, perorangan tidak ada yang mau keluar sepeserpun. Data apa yang penting, paling film, musik bajakan di komputer perorangan. Apalagi data tidak penting dan yang porno-porno, bisa 2 terrabyte ada di komputer. Kebanyakan di sini, maunya gratisan.

Tidak ada kepanikan massal di sini. Hanya panik kalau tidak bisa menyebar hoax, apalagi tidak bisa download film bajakan. Setiap hari, hampir semua mencari situs-situs yang belum diblokir biar buat download film secara ilegal. Apalagi kalau situs-situs porno kena blokir. Pusing yang otaknya hanya pikiran kotor.

Perkembangan Teknologi informasi harus diikuti perkembangan intelektual manusia. Mengunakan teknologi informasi untuk kepentingan umum dan masyrakat luas. Kalau dulu orang pada malas membaca. Dan tingkat jumlah orang yang membaca sangat minim. Dengan adanya kemajuan teknologi informasi, semua mau membaca. Membaca artikel-artikel di website, blog, dan sebagainya. Mencari ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya. Dengan adanya kemajuan teknologi informasi, bangsa harus semakin maju dan berkembang. Bukannya terbalik, banyak kasus-kasus karena perkembangan teknologi informasi. Kita harus semakin cerdas dan dapat bersaing di tengah globalisasi. Jangan mau kalah dari negara lain.

Share.

About Author

Comments are closed.

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage