4 Aplikasi Android untuk Pelari

4 Aplikasi Android untuk Pelari

4

Anda suka berlari?
Anda menikmati lari dan ingin meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anda dalam berlari?
Jika anda menjawab Iya pada salah satu pertanyaan di atas, maka artikel ini cocok untuk anda.

Saya telah berlari tiga tahun lebih. Dari seorang yang bertahun tahun tidak lari hingga yang gatel kalau lebih dari tiga hari tidak lari. Dari yang semula lari dengan celana training panjang dan penutup telinga hingga sekarang saya mengenakan celana pendek dan kaos yang kadang diangkat ke atas kepala. Dari yang semula lari 15 menit hingga lari dua jam lebih.

Dari waktu waktu tersebut saya telah mencoba beberapa aplikasi android untuk membantu saya dalam berlari. Mulai dari pencatatan jarak, mengevaluasi target, hingga untuk test kebugaran.

Nah, berikut adalah beberapa aplikasi yang berguna untuk anda yang ingin mulai serius dalam meningkatkan kemampuan berlari anda:

1. Nike+Run Club

Aplikasi ini saya gunakan dalam satu tahun ini. Kenapa aplikasi ini saya taruh di nomer 1? Karena aplikasi ini termasuk yang ringan dan tidak pelit dalam berbagi program lari. Kalau aplikasi lain biasanya mensyaratkan pembayaran untuk mengakses program lari, tapi nike tidak, mereka menyediakan gratis dan programnya akan lebih ke individual setelah anda melakukan program selama dua minggu. Dimana aplikasi akan mulai mencantumkan pace atau kecepatan latihan yang optimal setelah mengamati kecepatan dan data lari yang anda lakukan selama dua minggu awal program.
Selain itu, aplikasi Nike+Run Club juga termasuk aplikasi pencatat jarak dan kecepatan yang umum banyak disediakan juga oleh aplikasi untuk pelari lainnya.

Alternatif: Endomondo. Kenapa? Karena endomondo banyak pemakainya di indonesia, jauh lebih banyak dari pada pemakai nike running, minimal diantara teman teman lari saya, mayoritas menggunakan endomondo. Aplikasi ini bisa dengan mudah mencatat jarak dan kecepatan, dan anda juga bisa memasang target jarak per minggu. Kelemahan dibandingkan dengan Nike+Run Club adalah program latihan lari di endomondo berbayar dan tidak murah.

2. Bleep fitness Test

Aplikasi ini berguna untuk mengukur tingkat kebugaran dan saya gunakan sebagai salah satu indikator keberhasilan program yang saya gunakan. Sebagai info tambahan, model tes ini digunakan dibeberapa negara sebagai salah satu syarat masuk kepolisian. Keren kan.

Yang perlu anda lakukan adalah membuat dua garis dengan jarak 20 meter. Dan setel aplikasi ini, tunggu aba aba dari aplikasi dan anda harus berlari dari garis ke garis (20 meter) dengan tidak boleh ketinggalan dari aba-aba berupa suara beep. Kalau anda ketinggalan dua kali berturut-turut maka di level itulah kebugaran anda saat itu.

3. Heart Rate Monitor


dari namanya sudah bisa ketahuan, aplikasi ini ditujukan untuk mengukur denyut jantung kita. Canggihnya, kita tidak perlu menggunakan alat tambahan, cukup dengan handphone yang memiliki kamera dan flash.
Caranya: kita ukur denyut jantung kita saat bangun tidur, jangan bangkit dulu dari tempat tidur, jangan nyalakan lampu, langsung gunakan aplikasi ini untuk mengukur. Lakukan selama 3 hari dan ambil rata-ratanya.
Setiap satuan waktu tertentu (dua minggu /satu bulan) kita ukur lagi. Saya pribadi mengukur setiap hari, saya suka melihat datanya.
Seiring latihan kita akan temui denyut jantung kita semakin sedikit, ini berarti jantung kita semakin kuat dan efektif dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Dengan kata lain latihan lari kita berhasil menguatkan jantung.

Info lengkap lihat tabel.

4. HIIT Interval Training


Aplikasi ini saya gunakan saat latihan interval. Latihan yang menggabungkan lari cepat dan lari lambat. Biasanya saya setel lari cepat 1 menit dan lari lambat 1 menit. Dengan aplikasi ini saya tidak perlu lagi menggunakan stopwatch jam, cukup menunggu suara dari hp dan saya tinggal lari.

5. VDOT Running Calculator


Aplikasi ini menggunakan teori lari dari pelatih lari legendaris Jack Daniels, bukan miras lo ya.
Dengan aplikasi ini kita bisa mengetahui pace latihan yang sesuai dengan pace kita.
Kita tinggal memasukkan jarak race yang baru baru ini kita ikuti, waktu yang kita dapatkan saat race, dan otomatis aplikasi ini akan memberikan perangkat latihan yang sesuai dengan pace kita tersebut.
Jadi saat mau latihan easy run/threshold/interval/repetition saya tinggal memasang nike running dan mendengar info pace saat lari dan tinggal menyesuaikan dengan latihan saat itu.
Loh kenapa latihannya sama dengan pace saat lomba? Kenapa tidak dengan pace yang kita harapkan akan kita capai?
Percayalah, banyak orang sudah melakukannya dan hasilnya cedera. dalam berlari, kita tidak bisa memaksakan proses. Karena itulah dalam setiap seminar latihannya, Dr Jack Daniel menyarankan orang untuk berlatih dengan menggunakan hasil race terakhir sebagi acuan latihan.

Kesimpulan

Dengan menggunakan kelima aplikasi ini, kita bisa mendapatkan pengetahuan akan kemampuan kita saat ini dan pace yang sesuai untuk latihan.

Maka kita akan bisa meningkatkan kemampuan kita dalam berlari. Seolah-olah kita memiliki tim pelatih dalam kantong kita.

Bagaimana? Anda sudah memiliki kelima aplikasi tersebut?

Atau anda memiliki aplikasi lain yang belum tercantum di atas? Tulis dikomentar ya.

Salam hangat dari Denpasar.

 

Share.

About Author

Penggemar teknologi dan olahraga.

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email [email protected], jika layak nantinya akan diberi akses sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke [email protected]

    Alifurrahman
    BBM: 74B86AE4
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage