Abang Jonru Mau Umroh, Buni Yani Gak Ikut?

Abang Jonru Mau Umroh, Buni Yani Gak Ikut?

54

Image : Buni Yani dan Jonru (BataraNews.com)

Ada hal menarik yang dilakukan oleh barisan oposisi atau orang-orang usil. Pertama mereka membuat masalah di dalam negeri. Melakukan sweeping di tempat-tempat hiburan, merusak masjid Ahmadiyah di Tasik Malaya Jawa Barat, menerbitkan gubernur tandingan atau gubernur KW dan masih banyak lagi. Setelah kena masalah hukum mendadak umroh.

Hal yang membuat nama barisan oposisi bersinar yaitu saat demo berjilid-jilid menolak Ahok jadi gubernur dan menuntut Ahok dipenjarakan karena dituduh menista agama. Bahkan mereka membuat lembaga baru untuk menguatkan legitimasi fatwa MUI Ahok penista agama yaitu Gerakan Nasional Penyelamat Fatwa MUI atau GNPF MUI.

Apa yang dilakukan oleh GNPF MUI menggunakan sentiment agama terbukti berhasil. Bersama FPI, FUI, HTI, PKS, Gerindra, Amien Rais dan lain-lain mampu menggerakkan jutaan umat manusia ke masjid Istiqlal dan Monas untuk mendemo Ahok. Bahkan sampai membuat Monas jadi lautan manusia berbaju putih dan meresahkan masyarakat.

Ada yang khawatir tragedi terhadap etnis Tionghoa tahun 1998 terulang kembali dan ada pula yang berperasangka akan terjadi chaos atau kekacauan yang tidak bisa dikendalikan.

Demo ini juga dituggangi oleh orang-orang yang ingin makar. Yaitu ingin menjatuhkan Jokowi dari kursi presiden dengan cara-cara kotor dan keji. Bersyukur kita punya Kapolri Jendral Tito Karnavian yang sangat paham strategi makar, pergerakan masa dan dan kebusukan dibalik aksi bela Islam ini.

Sebelum demo dimulai beberapa diantara mereka yang coba memanfaatkan situasi diciduk polisi, termasuk penyanyi yang nyambi jadi pengamat politik, Ahmad Dhani.

Kita juga bersyukur ada Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo yang sangat cerdas. Gatot caranya halus dan tidak represif. Kalau belum pernah baca strategi perang Tsun Tzu tidak akan paham dengan langkah-langkah yang diambil Jendral Gatot. Bahkan tidak sedikit yang menantangnya.

Panglima TNI memiliki kemampuan komunikasi massa yang luar biasa. Seperti terlihat saat mendampingi presiden menghampiri pendemo 212 di Monas. Panglima TNI terlihat menggunakan peci putih. Berbeda dengan warna peci yang dipakai oleh presiden, wakil presiden dan menteri yang berwarna hitam.

Dibalik warna putih ini ada pesan bahwa Gatot seolah-olah bagian dari pendemo. Sehingga kalau terjadi chaos lebih mudah untuk dikendalikan. Karena orang akan cenderung patuh kepada yang satu barisan dengannya. Inilah yang disebut dengan antisipasi.

Setelah tujuan tercapai, yaitu Anies-Sandi menang dan Ahok dipenjara, demo berjilid-jilid langsung berhenti total. Termasuk saat ribuan calon jamaah umroh First Travel dibohongi oleh Anniesa Hasibuan dan Andika Surachman. Tidak ada demo bela jama’ah umroh.

Kemudian Imam Besar FPI tertimpa masalah hukum. Rizieq diduga menyebarkan konten pornografi melalui Whatsapp. Konten pornografi tersebut Rizieq sendiri sebagai pemainnya bersama Firza Husein. Bahkan foto-foto tidak senonok Firza telah tersebar ke mana-mana.

Terkait hal ini polisi memiliki bukti yang kuat beserta pertimbangan dari para ahli. Sehingga  Rizieq memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Tidak ada angin tidak ada hujan karena cuaca cerah. Di tengah perkara yang mendera tiba-tiba Rizieq umroh. Umroh pun tidak tanggung-tanggung, melampaui waktu normal. Berbulan-bulan di Arab, tidak pulang-pulang persis Bang Toyib. Bahkan ada yang mewacanakan sebaiknya Rizieq diberi penghargaan MURI sebagai orang Indonesia dengan umroh terlama.

Setelah Rizieq umroh di susul dengan Egi Sudjana. Egi juga sama dengan Rizieq pergi ke tanah suci meninggalkan perkara. Namanya disebut-sebut sebagaia pengurus Saracen, perusahaan penyedia jasa hate speech. Saat jadi pembicaraan masyarakat dan sering masuk TV Egi mendadak umroh.

Teranyar yang akan berangkat umroh adalah Jonru Ginting. Jonru dilaporkan oleh Muannas Alaidid dan Muhammad Zakir Rasyidin ke polisi atas postingannya yang berkonten SARA, hate speech dan berpotensi memecah belah bangsa. Jonru rencananya akan berangkat ke tanah suci bulan Oktober mendatang. Ada perusahaan penyedia jasa pemberangkatan umroh menghadiahkan umroh gratis kepada Jonru.

Beruntungnya Jonru. Disaat ribuan jamaah First Travel gagal umroh, Jonru dapat gratis.

Di dunia lain ada Buni Yani sedang berjuang menegakkan keadilan di persidangan. Pahlawan Sosmed telah beberapa kali mengikuti persidangan atas dugaan pelanggaran UU ITE. Bahkan Buni Yani sempat emosi. Saat itu pengacara Buni menghadirkan Ramli sebagai saksi. JPU kemudian mencecer Ramli dengan pertanyaan seputar beredarnya video pidato Ahok berdurasi panjang dan pendek.

Merasa dipojokkan Buni Yani langsung menyambar pertanyaan JPU dengan menyatakan keberatan. Buni Yani juga merasa dituduh oleh JPU. Emosi Buni Yani kemudian kian membuncah. Dia sempat mengatakan ingin disumpah dengan Alquran dan siap dilaknat Allah sambil memukul meja dengan berkas yang dia pegang.

Mungkin Buni Yani lelah. Sekian lama berjuang menegakkan keadilan dan kebenaran di negeri sendiri sampai sekarang belum istirahat. Apalagi dengan ancaman hukuman tidak main-main, 6 tahun. Tiga kali lipat masa hukuman Ahok. Sepertinya Buni Yani butuh refreshing. Gak umroh juga om Buni?

Sekian!

Share.

About Author

Traveler | Creative Writer | Reader | Coffee Lover | WA : 082377752229 | BBM : D5E8650C | Email : ferypadli1@gmail.com

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage