[Analisa Netral] Cewek Seksi VS Mata Keranjang, Siapa yang Salah?

[Analisa Netral] Cewek Seksi VS Mata Keranjang, Siapa yang Salah?

27

Gadis Wanita Igo Cantik Hotpants Jearsy Bola Piala Dunia Kaki Mulus Jenjang

Hot Pants atau segala jenis pakaian yang berbau seksi atau terbuka, bisa dikatakan fenomena menjadi kontroversi Indonesia, pro dan kontra terjadi, yang kontra selalu menyalahkan keberadaan pakaian-pakaian mini ini dan merasa yang mengakibatkan banyak kemunculan kejahatan seksual, dengan kata lain pengguna pakaian ini seolah-olah membuka peluang bagi para pria -hidung belang- untuk melakukan kejahatan seksual.

Sedangkan dari pihak pro selalu merasa mereka punya hak untuk menggunakan pakaian apa aja yang mereka mau, dan selalu menyalahkan para pria yang tidak menghargai dan menghormati hak mereka, atau pria yang tidak bisa mengontrol mata -keranjang- mereka, saling menyalahkan antara pro dan kontra terjadi dan hingga saat ini memang belum menemukan titik temu. Fiuhh capek deh…

Kalau tanya siapa yang salah jelas sangat sulit, ujung-ujungnya saling menyalahkan, ini ibarat membahas yang mana duluan antara ayam dan telur.
Walaupun saya berkeyakinan ayam, tapi kenyataannya di luar sana ada yang yakin telor duluan yang ada di bumi ini. Yang pasti mereka mesti dimasak dulu baru bisa dimakan, silakan dipilih mau goreng, rebus atau dadar.

Sama seperti ayam telor, maka soal pakaian seksi ini juga sama, harus dipahami dulu baru bisa menemukan masalahnya sebenarnya ada di mana. Kalau dari pantauan Pakar Perasaan, ini hanya soal kurang mengerti cara pikir (logika) atau perasaan antar kedua pihak.

Sebagai Pakar Perasaan, akan saya uraikan menurut pengamatan, dan diskusi yang pernah saya lakukan dengan ehmm ehmm (baca : pasangan) , dan teman saya yang pro terhadap pakaian mini.

Untuk Cowok Kontra yang Merasa Cewek Ingin Mengoda Cowok dengan Pakaian Mini

Untuk para cowok, kan harusnya paham bahwa cewek itu maunya dimengerti dan dipahami, walaupun ada yang menganggap cewek sulit dimengerti, hoho tapi cobalah pahami cewek, biar tidak terjadi salah paham yang jadinya saling menyalahkan.

Secara umum -tidak semuanya-, cewek itu lebih menggunakan perasaan dibanding menggunakan logika, tapi bukan berarti cewek tidak berlogika ya, tapi cewek itu mendahului perasaan mereka setelah itu mencari logikanya yang cocok untuk perasaannya.

Soal pakaian mini, perasaan yang biasanya digunakan cewek itu perasaan nyaman. Itu sebabnya ada cewek yang tidak suka pakaian mini itu memang karena merasa tidak nyaman saat memakainya, alasan ketidaknyamanan pun bervariasi, dan tidak penting untuk disebutkan di sini, karena memang bukan itu poinnya.

Setelah menemukan perasaan, maka logika apa yang muncul? logika hak dan kewajiban, mereka selalu berpikir mereka punya hak untuk memilih apa yang mereka mau pakai, makanya mereka juga menuntut cowok wajib menghargai hak mereka dalam berpakaian. Hah.. Gitulah cewek memang suka menuntut kepada cowok. Hehe.. Peace

Jadi sederhananya, setelah menemukan rasa nyaman, maka logikanya mereka berasa punya berhak memakai dan yang lain wajib menghormati hak mereka.

Yang buat Celaka, kadang sebagian dari mereka tidak lagi memikirkan apakah mereka akan terlihat kurang menghormati cowok atau apakah itu akan mengoda cowok yang matanya berkeranjang serta tidak bisa menyesuaikan tempat, justru merasa cowok yang harus menghormati mereka, cowoklah yang harus mengontrol keinginan dan nafsu mereka, padahal namanya nafsu sulit dikontrol, nafsu makan aja sulit apalagi nafsu yang “ono”. Haizz…., tapi intinya sebagai cowok memang harus bisa mengontrolnya.

Jadi untuk para cowok, kira-kira itulah perasaan dan logika para cewek saat mereka memakai pakaian yang mungkin agak terbuka, bukan untuk mengoda para cowok, tapi karena memang mereka merasa lebih nyaman, karena memudahkan mereka bergerak dan tidak ribet, dan sebagai orang yang waras memang seharusnya berusaha untuk menghormati hak mereka.

Sebagai tambahan saja, bukankah cowok juga tidak suka kalau ada orang lain yang suka ngatur-ngatur cara berpakaian kamu? jadi cobalah untuk menghormati cara berpakaian wanita juga, karena memang mereka punya hak untuk itu.

Untuk Cewek Pro yang Merasa Cowok Tidak Menghargai Hak Mereka dan Mata Keranjang

Untuk para cewek, cewek itu kadang maunya dimengerti, tapi malah tidak mau mengerti cowok, hohoho tapi kali ini cobalah belajar untuk memahami cowok, supaya tidak terjadi salah paham yang ujung-ujungnya saling menyalahkan, jadi pleaseeeeeee….

Secara umum -tidak semuanya-, terbalik dengan cewek, cowok itu lebih menggunakan logika dibanding perasaan, bukan berarti cowok tidak berperasaan ya, hehehe tapi dia akan berlogika lebih dahulu setelah itu perasaannya menyesuaikan logikanya.

Dalam hal melihat cewek yang berpakaian terbuka, logika yang muncul dalam pikiran mereka adalah logika kesempatan, kesempatan itu tidak boleh disia-siakan, kalau ada kesempatan untuk melihat yang woww kok malah dibiarkan, ya rugi toh ya, yahh minimal dilirik lah walau hanya bentar.

Sedangkan perasaannya apa saat logika itu muncul? Perasaan nafsu, nafsu membuat mereka untuk penasaran, mengerakan mereka untuk melakukan sesuai tingkatan nafsunya, semakin tinggi semakin berbahaya lah tu nafsu, seperti nafsu makan yang mengerakkan orang untuk makan, semakin nafsu ya semakin banyak makan, kadang-kadang piring dan sendoknya pun di embat, hohoo kidding aja.

Yang buat celaka, tidak semua cowok bisa mengendalikan nafsunya, ada juga yang namanya nafsu yang tertahan atau tertunda,terutama di era informasi membuat pornografi begitu mudah didapat, jelas membuat kalau nafsu seks sudah naik ya tingkatannya setingkat dewa dan bagi cowok yang labil pasti sulit untuk mengendalikannya, alhasil ya tau sendiri, anak kecil pun diembat kalau ada kesempatan atau kalau lihat cewek, otaknya sudah ngeles kemana-mana, apalagi kalau ceweknya seksi.

bicara soal cowok melihat cewek, terlepas dari seksi atau ngak, saat ada kesempatan -sepi atau suasana sekitar tidak ada yang melihat-, bagaimana mengendalikan nafsulah yang menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya, tanpa perduli apakah itu akan mengabaikan hak orang lain atau tidak, entah itu hanya melirik atau yang lebih ekstrim, ini semua juga tergantung pada kesempatan dan bagaimana nafsu itu menguasai mereka, yahh sebut ajalah mata keranjang, tidak perlu repot.

Jadi untuk para cewek pengemar yang mini-mini, kira-kira seperti itulah logika dan perasaan cowok saat melihat cewek, terlepas dari mini atau tidak mini pakaiannya, itu sangat bergantung kepada kesempatan dan nafsu, namun logika sederhananya, kalau yang tertutup aja bisa buat yang labil dan yang matanya berkeranjang nafsunya mengebu-gebu, apalagi yang terbuka.

Sebagai tambahan saja, bukankah kita selalu menyimpan harta yang berharaga kita di tempat yang tersembunyi seperti emas atau belian? jadi kalau tubuhmu adalah harta yang berharga bagimu, saya rasa bagaimana kamu menyimpan atau menyembunyikannyalah yang akan menentukan seberapa besar kamu menghargai tubuh kamu.

Ada yang Menarik

Pembaca seword.com terlepas dari pro atau kontra, ada yang menarik dari penjabaran saya di atas, ada benang merah di sana.

Yang pro merasa yang kontra harus bahkan wajib menghormati hak mereka, dan cowok harus mampu menguasai nafsu mereka, sedangkan yang kontra terutama cowok merasa itu kesempatan, dan karena nafsu menguasai membuat mereka kadang mengabaikan hak orang lain, terutama yang labil dan matanya berkeranjang -karena terlalu banyak menonton film porno- sulit dan bahkan tidak mampu mengendalikan nafsunya.

Sederhananya yang pro mewajibkan, tapi ternyata yang Kontra ada yang tidak mampu, jadi gimana mau nemu titik temunya, kalau hanya saling berharap lawannya yang menyesuaikan dan menghormati keinginan dan kemauan mereka, yah ujung-ujungnya ya saling menyalahkan. Haizz puyink juga pala mickey kalau sudah begitu.

Jadi biar tidak puyink, memang dibutuhkan intropeksi dari masing-masing pihak baik pro atau kontra, mengendalikan diri bukan malah saling menyalahkan.

Note : ini hanya opini saya, dan saya juga berharap semuanya aman, nyaman dan bisa saling menghargai, jika ada yang tidak setuju, silakan kirim argumennya lewat komentar, tidak perlu marah-marah atau emosi, karena kita ini orang waras, dan pasti bisa berdiskusi dan beragumen secara waras pula.

Sebagai kesimpulan dari artikel ini

Memang suatu yang mustahil untuk menemukan siapa yang salah antara yang suka berpakaian terbuka dengan yang mata keranjang karena memang cara pikir (logika) dan perasaannya yang berbeda, sehingga memang dibutuhkan kesadaran untuk intropeksi diri dari masing-masing pihak untuk bisa mengendalikan dan menghormati satu sama lain.

Sekian
Syalom dan Salam Persatuan

Baca Artikel Saya Yang Lain Di Seword.com:

Pak Ahok, Saya Itu Bingung tapi Salut dengan Bapak (Bagian 2)

Loe Belum Gaul Kalau Belum ke Fitsa Hats Afung (Apung)

Tim Ahok Harus Mewaspadai Lawannya yang Main Kasar (Takut Jagoannya Kalah)

Tarif Administrasi Kendaraan Naik, Kok Tanggung Cuma Segitu Naiknya?

Agus Kepilih, Agus Bisa Jaga Keamanan Jakarta, Agus Mau Jadi Hansip atau Gubernur Sih?

DNA yang Kemungkinan Akan Diturunkan Pak SBY Ke Agus

More……

Share.

About Author

Simple saja, Pribadi yang berharap Indonesia semakin kreatif, berbudaya, dan bersatu dalam perbedaan. Follow : Twitter : @HangatTeh , Facebook : https://www.facebook.com/profile.php?id=100011025433317

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email [email protected], jika layak nantinya akan diberi akses sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke [email protected]

    Alifurrahman
    BBM: 74B86AE4
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage