Hasil Revolusi Mental Jokowi, 4 Menteri Berhasil Memecahkan Rekor

Hasil Revolusi Mental Jokowi, 4 Menteri Berhasil Memecahkan Rekor

16

Revolusi mental yang diusung oleh Jokowi nampaknya mulai terlihat hasilnya. Sejak semula, Jokowi memang telah melakukan gebrakan yang cenderung nekat untuk seseorang yang baru pertama kali menjadi presiden. Jokowi merekrut para menteri untuk jajaran kabinetnya bukan dari partai atau akademisi saja, namun yang utama adalah profesioanalisme. Jokowi mencari sosok-sosok yang profesional untuk mengisi pos menteri dalam jajaran kabinetnya. Siapapun, dengan tingkat pendidikan apapun bisa menjadi menteri asal memang benar-benar sosok yang profesional.

Sosok Susi menjadi bukti shahih bahwa tingkat pendidikan menjadi begitu tidak penting ketika berhadapan dengan sosok profesional. Belia yang hanya tamatan SMP ternyata mampu melebihi ekspektasi. Susi menjalankan amanah sebagai menteri kelautan dengan gilang gemilang. Sosoknya berhasil mengalahkan orang-orang yang memiliki gelar akademis berderet-deret.

Jokowi memang sempat dikritik terkait pemilihan menteri. Namun seperti biasanya, Jokowi tidak terlalu menanggapi. Jokowi membiarkan menteri-menterinya membungkam pengkritiknya dengan kinerja dan prestasi yang luar biasa. Kejelian Jokowi memilih menteri nampaknya tidak dimiliki oleh mayarakat awam sehingga bisanya hanya mengkritik dan nyinyir kepada Jokowi.

Setelah sebelumnya, Jokowi berhasil menorehkan prestasi dimana empat kebijakannya menjadi perhatian warga dunia, kali ini giliran menterinya yang unjuk gigi. Empat menteri Jokowi berhasil memecahkan rekor di bidangnya masing-masing. Diantara nama-nama menteri yang memecahkan rekor, ada menteri yang sudah kita duga, dan ada juga nama menteri yang mungkin tidak pernah kita duga karena kita terlalu menganggap sebelah mata. Berikut nama-nama menteri yang berhasil memecahkan rekor.

 

  1. Sri Mulyani

Hampir tidak ada yang meragukan kehebatan seorang Sri Mulyani. Bank Dunia bahkan sampai merekrut Sri Mulyani sebagai Direktur Pelaksana. Hanya saja, demi mengabdi untuk negeri, Sri Mulyani rela kembali ke Indonesia meskipun resikonya gaji yang diterima jauh lebih kecil.

Tax Amnesty adalah program Sri Mulyani yang cukup menggemparkan. Program Tax Amnesty tahap pertama di Indonesia menjadi salah satu yang tersukses di dunia. Uang tebusan yang didapat pada tahap pertama ini mencapai Rp 96,7 triliun.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia mengatakan para pengusaha muda akan terus berkomitmen dalam mensukseskan program tersebut. Bahlail pun memuji Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiastaedi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati selaku komandan dalam program amnesti pajak ini.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiasteadi mengatakan wajib pajak (WP) yang ikut Tax Amnesty hanya mencapai 2 persen dari total WP. “Di Indonesia total SPT ada sekitar 20 juta wajib pajak (WP), kemudian baru ada 444.392 wajib pajak yang ikut Tax Amnesty, atau 2 persen,” kata Ken.

Untuk itu, dia pun meminta agar 98 persen WP bisa mengikuti program Tax Amnesty di tahap kedua dan ketiga. “Pokoknya 98 persen lainnya harus ikut,” pungkasnya.

  1. Susi Pudjiastuti

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti nampaknya sosok yang sudah diduga. Kehebatan beliau dalam mengamankan ikan di laut Indonesia sudah terkenal hingga mancanegara. Beliau  mengatakan kondisi perikanan di Indonesia di tahun ini masih sangat baik. Menurutnya, dalam dua tahun terakhir terjadi sejarah baru di dunia perikanan Indonesia yaitu peningkatan konsumsi ikan dalam negeri naik signifikan.Dalam sejarah, peningkatan konsumsi ikan dua tahun ini mencatat rekor tertinggi.

Susi menegaskan konsumsi ikan nasional di 2016 meningkat 36 kilogram (Kg) menjadi 43 Kg. Sementara, nilai impor ikan menurun di atas 70 persen dan kuota ikan impor yang dipakai hanya 20 persen.

Selain itu, bukti lainnya adalah stok ikan yang meningkat dari 9,93 juta ton pada 2016 menjadi 12,541 juta ton di 2017. “Jadi ada recovery kenaikan Maximum Sustainable Yield (MSY) kita atau ikan yang boleh ditangkap secara berkelanjutan hampir 100 persen,” tegasnya.

Di sisi lain, nilai tukar nelayan berada di atas 110, meski harga komoditi dan biaya hidup naik. Nilai Tukar Usaha Perikanan (NTUP) juga masih tetap tinggi dan hasil tangkap juga meningkat.

“Nilai tukar usaha perikanan nelayan juga naik. Dari data ini kita tidak punya kekhawatiran karena performance masih sangat baik,” pungkas Susi.

  1. Arcandra Taher (Wakil Menteri ESDM)

Nama Arcandra Taher sudah sangat terkenal di Amerika. Dirinya adalah sosok yang sangat profesional dalam bidang perminyakan dan gas. Hanya saja, karena muncul polemik dwi kewarganegaraan, Presiden Joko Widodo akhirnya memberhentikan beliau. Namun akhirnya Arcandra berhasil kembali ke Indonesia meskipun hanya sebagai wakil menteri ESDM. Jokowi terlihat begitu ngebet ingin agar Arcandra berada di dalam jajaran kabinetnya. Jokowi paham betul bahwa Arcandra bukan orang sembarangan.

Ini merupakan sejarah baru yang ditorehkan oleh Arcandra. Sebab Arcandra belum genap sebulan menjabat sebagai Menteri ESDM. Arcandra masuk lingkaran Kabinet Kerja jilid II pada 27 Juli 2016 menggantikan Sudirman Said. Mensesneg Pratikno menyebut alasan Presiden Jokowi memilih Arcandra karena ahli di bidangnya.

“Arcandra Tahar ini profesional. Ahli di bidang ESDM, dengan riwayat pendidikan mengagumkan. Beliau mempunyai reputasi dan tercatat sebagai profesional kelas dunia. Kita bersyukur Pak Arcandra yang lama di Amerika Serikat, kini kembali ke Indonesia,” katanya di Istana Negara, Rabu (27/7).

Walaupun hanya menjabat selama 20 hari, Arcandra telah mengeluarkan kebijakan strategis. Kebijakan tersebut adalah memperpanjang kembali izin ekspor konsentrat PT Freeport Indonesia hingga 11 Januari 2017.

Arcandra mengabulkan volume ekspor 1,4 juta ton dan akan memberikan Surat Persetujuan Ekspor (SPE) ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) pada 10 Agustus 2016.

Biasanya izin ekspor konsentrat diberikan untuk jangka waktu enam bulan. Namun kali ini izin ekspor konsentrat hanya diberikan lima bulan. Hal itu karena pada 12 Januari 2017 mendatang akan berlaku larangan ekspor konsentrat tembaga.

  1. Puan Maharani

Nama Puan Maharani menjadi sosok yang mungkin tidak pernah diduga. Banyak yang meremehkan kinerja Puan. Tidak sedikit yang menilai bahwa jabatan yang diemban Puan adalah bentuk rasa terima kasih Jokowi kepada Megawati. Sah-sah saja jika ada yang mengatakan hal itu. Namun seperti biasa, Jokowi tak akan menggubris. Jokowi paham, suatu saat Puan akan membuktikan kepada khayalak bahwa dirinya adalah sosok yang profesional.

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendapat pengahargaan dari Musium Rekor Indonesia (Muri). Pendiri Muri Jaya Suprana mengatakan, pemberian penghargaan kepada kedua menteri kabinet kerja tersebut sebagai apresiasi kepada sosok wanita Indonesia.

“Ini alasan perempuan pertama Menko dan beliau Menko termuda sejarah. Dan ini Menteri perempuan pertama untuk kelautan,” kata Jaya.

Menerima penghargaan itu, Menko Puan mengatakan, penghargaan ini harus diapresiasi karena perempuan Indonesia dapat berbuat banyak hal. Bagi Menko Puan, memperoleh penghargaan itu bukanlah untuk menyombongkan diri.

“Buat saya ini apresiasi yang saya harus diapresiasi. Karena banyak hal yang memang bisa dilakukan perempuan Indonesia. Ini jadi tantangan perempuan Indonesia. Ini tidak buat kita bersombong diri,” kata Puan.

Sementara itu, Menteri Susi mengatakan, dirinya tak pantas menerima penghargaan tersebut. Dia menilai, Jaya Suprana merupakan sosok yang paling pintar mengapresiasi semua orang.

“Ini luar biasa, ini saya enggak pantas, Pak Jaya paling bisa apresiasi semua orang. Dan selamat ultah buat Pak Jaya,” kata Susi.

Penghargaan yang diberikan oleh Muri kepada Puan dan Susi tentu tidak sembarangan. Hampir mustahil keduanya akan mendapat penghargaan jika tidak memiliki prestasi.

Jokowi belum genap 3 tahun dalam memimpin Indonesia, namun dirinya telah melakukan berbagai gebrakan serta prestasi yang tidak bisa diraih oleh presiden sebelumnya. Saya yakin, dari tahun ke tahun, Jokowi akn terus melakukan gebrakan yang membuat kita semakin tercengang.

Silahkan baca artikel saya yang lain di: https://seword.com/author/saefudin/

Sumber:

 

 

https://www.merdeka.com/uang/4-menteri-ini-cetak-sejarah-baru-di-kabinet-jokowi-jk.html

Share.

About Author

Bukan Siapa-Siapa email : saefudinachmad1991@gmail.com BBM : D22E6398

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke iklan@seword.com

    Kontribusi ke rekening Mandiri
    13700 13064 080
    PT SEWORD MEDIA UTAMA
    KCP Yogyakarta Diponegoro

    Alifurrahman
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage