HOAX Pajak Kendaraan Bermotor Naik!!

HOAX Pajak Kendaraan Bermotor Naik!!

6

Memang lucu nian orang Indonesia ini. Maunya enak saja tapi tidak mau tau gimana supaya hidup ini bisa sama-sama enak.

Dulu, di zamannya Pak Mantan yang selalu prihatin itu, kita (kecuali di Papua) dimanjakan dengan subsidi bensin, karna bensin murah kita seenaknya saja buang-buang bensin, padahal bensin yang kita bakar setiap hari itu murah karna disubsidi sama Pak Beye yang duitnya boleh ngutang! Bukan duit pribadi dia.

Utangnya siapa yang bayar? ya kita lah! Duitnya dari pajak yang kita bayarkan itu. Pak Beye nya mah udah lepas tangan gak tau menau lagi, udah enak dia santai momong cucu sambil ngorbitin anaknya buat jadi gubernur.

Dulu zamannya peralihan kekuasaan dari si Mantan yang sering prihatin kepada Pakde Jokowi , karna selama ini dimanjakan dengan bensin subsidi yang murah, jadi waktu Pakde Jokowi diawal kekuasaannya langsung mencabut subsidi dan menaikan harga bensin, kita semua kalang kabut macem kena puting beliung.

Saya ingat sekali dulu itu orang-orang pada rela antri beli BBM demi harga lama yang masih disubsidi, karna esok hari harga sudah naik. Antriannya sepanjang ular membuat macet, berita di televisi pun rame sekali mengabarkan antrian panjang dan kemacetan karnanya. Norak sekali memang.

Padahal, bertahun-tahun lamanya harga BBM di Papua sana jauh lebih tinggi dari pada daerah lain, kalau daerah lain antara 8ribuan/liter di Papua 50ribu/liter. Hebatnya saudara kita di Papua sana santai saja tuh.. gak ada yang norak kalang kabut macem kena puting beliung! Saya salut, angkat topi pada saudara-saudara di Papua.

Coba saja di daerah lain dikasih harga BBM 50ribu/liter kayak di Papua, apa gak pada bunuh diri tuh orang ya?? hahahaha… lucunya orang Indonesia.

Melihat orang baik atau tidak itu memang saat dia memegang kekuasaan.

Lihat saja Pak Mantan, dulu kerjaannya mau asal gampang saja, dia tidak mau didemo rakyat jadilah mensubsidi harga bensin. Dia tidak mau rakyat ribut karna BBM naik jadilah rakyat dikasih BLT, Bantuan Langsung Tunai yang entah berapa ratus ribu itu, dia tidak berfikir saat melakuakn hal tersebut, dia sedang mendidik rakyatnya untuk menjadi pengemis. memupuk mental pengemis. Miris..

Pak Mantan tidak siap menghadapi ombak dalam kepemimpinannya, maka tidak heran kalau ia dan keluarganya sibuk melakukan pencitraan, ia tidak memikirkan nasib bangsa jangka panjang. Maka pantas rasanya kalau rakyat berfikir Pak Beye bukan seorang Negarawan. Ia hanya seorang yang pernah bekerja sebagai Presiden RI. Bukan negarawan. Karna menurut saya tidak ada manfaat yang kami dapatkan selama 10 tahun kepemimpinannya, selain banyaknya proyek mangkrak dan hampir semua kader partainya masuk penjara. Tidak ada yang membuat kami bangga pernah memiliki presiden seperti dia. Maaf saya jujur.

Beda jauh dengan Pakde Jokowi, beliau rela mengambil keputusan tidak populer diawal kekuasaannya demi kebaikan bangsa dimasa yang akan datang. Cadas memang orang ini. Josss kalau kata teman penulis saya.

Pakde Jokowi itu, mau didemo berapa kali pun santai saja dia, kerjakan saja yang menurutnya demi kebaikan kita. Ribuan orang demo menggeruduk, ehh.. dia malah lagi asik blusukan entah kemana-mana. Kasian deh lu yang demo!

Hasilnya? Sekarang kita tidak norak lagi dengan harga BBM, mau naik mau turun ya memang harus segitu harganya, santai saja.. bahkan berkat Pakde Jokowi BBM di Papua sudah 10ribu/liter! Kan bikin seneng ya walaupun saya belum pernah ke Papua, ikut merasa senang.

Inilah yang namanya merdeka, sama-sama merdeka, dari sabang sampai merauke, bahkan dibikin satu harga, tidak dibeda-bedakan lagi.

Heboh kenaikan pajak kendaraan bermotor yang seperti puting beliung

Harga BBM sudah biasa naik turun, sekarang rakyat kembali norak dengan Perubahan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak di Kepolisian Republik Indonesia. Baca yang teliti yaaa… BUKAN PAJAK! Ngerti ora Son?

Jadi yang naik itu biaya administrasinya bukan pajaknya!

Dibawah ini rincian kenaikan yang dikenakan:

  • Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB)
  • Biaya administrasi STNK yang dibayar 5 tahun sekali, yang dulunya 50 ribu menjadi 100 ribu untuk roda dua dan tiga, dan yang dulunya 75 ribu menjadi 200 ribu untuk roda empat.

Sedangkan untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tidak mengalami kenaikan. Dibaca baek-baek ya Seworders, supaya pada paham dan tidak salah mengerti.

Sepele banget itu, kenaikan biaya administrasi yang tidak seberapa dibanding harga kendaraan bermotor kamu. Masak beli motor sama mobilnya mampu bayar biaya admin nya yang cuma naik sedikit saja sampe geger berhari-hari di televisi?

Orang-orang mulai menghujat pemerintah, apalagi lawan politiknya Pakde Jokowi, langsung deh nyebarin ocehan “liat noh presiden lu, kerjaannya naik-naikin harga muluk!” beuuhh… padahal mah situ yang ogeb!

Ini macem orang bodoh tapi neriakin orang lain bodoh, gimana tuh ya?

Ditambah lagi dengan kesukaan televisi kita yang pada seneng banget mengangkat berita yang heboh-heboh begini, padahal isi beritanya tidak worth it jika dibandingkan dengan kecemasan warga yang ditimbulkan.

Dan dari situ pula terlihat sekali orang-orang Indonesia ini kagetan, norak banget kalo bahasa saya mah.. Begitu keluar satu berita langsung disebar was wis wus.. tanpa memahami isinya, asal denger “Pajak motor sama mobil naik!” langsung deh jumpalitan kena puting beliung, rame-rame antri di Samsat… hahaha.. apa gak diketawain mulu sama orang asing?

Kita merdeka sudah puluhan tahun tapi pola pikirnya masih pada kayak anak TK. Kan miris banget yak..

Yah.. kayak kata orang-orang waras lainnya.. emang susah ngomong sama orang sumbu pendek, yang paling ngerasa paling pinter padahal kebalikannya.. hahahahaa.. Take a beerrrr

 

 

 

 

Kasus Ahok dan Rizieq Shihab Si Pencemar Gelar Habib

Ketidak Kompakkan Petinggi Negri Dalam Menyikapi Pelecehan Pancasila Oleh Tentara Australia

Sudahkah Anda Nge Share HOAX Hari Ini?

Benang Merah Antara Jokowi-Ahok dan Mantan Baperan yang Birahinya Masih Tinggi

Tentara Australia Melecehkan TNI dan Pancasila Kita. Pancasila di Plesetkan Menjadi PancaGILA

Fitnahan Baru; GNPF MUI Sedang Sholat, Kubu Ahok Setel Musik dan Joget Keras-Keras

Jelas Sudah, Ahok Memang Korban Fitnah yang Keji! Di Kriminalisasi Oleh Fitsa Hets!

Panggung Istimewa FPI di Sidang Kasus Ahok

Agus-Sylvi Kebakaran Jenggot Atas Postingan Pataresia Tetty?

Ucapan Terimakasih Warga Kepada Pak Ahok Atas Pembangunan di Kalijodo

 

Share.

About Author

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email [email protected], jika layak nantinya akan diberi akses sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat menghubungi:

    Alifurrahman
    BBM: 74B86AE4
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage