Ksatria Itu Ahok, Pengecut Itu Rizieq Shihab dan Si Cengeng Itu Novel Bamukmin

Ksatria Itu Ahok, Pengecut Itu Rizieq Shihab dan Si Cengeng Itu Novel Bamukmin

45

Tendensius nih penulisnya! Pasti Ahokers! Huh!

Hehehe mungkin begitu kaum sebelah kalau membaca judul artikel ini, makanya Om, Tante baca artikelnya sampe habis ya, baca dengan tenang tidak perlu keburu napsu dan emosi jiwa. Selow aja..

Pernahkah pembaca terfikir bahwa judul diatas itu benar adanya? Kalau menurut saya yang rasional sih ya memang seperti itu.. tapi kalau menurut orang yang titik-titik ya beda.. bagaimanapun juga “Ahok penista agama!” titik. Case closed no more argue. Berani beda bakal dikeroyok.

Kadang saya bingung gitu dengan pemikiran orang-orang ini, mereka ini benar-benar mabok agama dan mabok ulama apa gimana? Kalaupun mereka mabok ulama sayangnya bukan ulama “NKRI harga mati” yang mereka jadikan panutan. Bukan ulama yang Nasionalis.

Kalau mengutip pidatonya Ibu Mega pagi tadi, Ideologi mereka ini seperti ideologi tertutup. Totaliter dan absolut. Tidak ada diskusi apalagi demokrasi, ideologi pemaksaan kehendak, yang sangat bertolak belakang dengan Ideologi yang kita anut, Pancasila.

Mereka ini seperti robot yang dikendalikan remote control, jadi kalau pemegang remote memerintahkan mereka jalan ya otomatis mereka jalan, kalau pemegang remotenya memerintahkan mereka terjun bebas atas nama agama mungkin saja mereka juga langsung terjun bebas tanpa mikir A,B,C,D lagi. Kan miris banget ya?

Kenapa saya bilang judul diatas benar adanya? mari kita kupas satu-satu..

Ahok si Ksatria

Bagaimana tidak dibilang Ksatria bila saat statusnya dijadikan sebagai tersangka beliau menerimanya dengan lapang dada, bahkan beliaulah yang meminta pendukungnya untuk menerima status itu dengan ikhlas.

Karna terus terang saja saat menanti kejelasan statusnya itu, kita sebagai orang waras pendukung “Pelayan Masyarakat” yang bersih dan tegas merasa cemas, rasanya tidak rela sekali orang yang sudah berbuat banyak kebaikan untuk rakyat kok malah dijadikan sebagai tersangka, apalagi kasusnya yang dipaksakan itu.

Suami saya yang sedang bekerja diluar rumah pun mengirimkan pesan penyesalan “Ahok dijadikan tersangka”, bahkan tukang air galon langganan kami pun tak mau kalah “Hayyoo.. Ahok jadi tersangka loh..”.

Hmmm.. sudah loh.. Ahok sudah terima dengan lapang dada, kita pun dimintanya menerima juga. Apa mau dikata? Ternyata Pak Ahok lebih tegar daripada para pendukungnya..

Pak Ahok sendiri sebenarnya menginginkan agar kasus ini dibawa ke Pengadilan saja supaya jelas apakah beliau menista agama atau tidak. Bahkan beliau sendiri mendatangi Bareskrim Polri untuk memberi keterangan sebelum dilakukan pemanggilan.

Apa bukan sifat Ksatria itu namanya? Beliau tidak berusaha “lari” dengan alasan sakit misalnya? Alasan yang klasik tapi jitu, sehingga tak heran sering dipakai orang-orang dengan integritas rendah untuk menghindari Peradilan. Beliau malah “merentangkan tangan” silahkan periksa saya untuk mencari kebenaran. Mantep! Sifat yang makin jarang ditemui di Indonesia.

Rizieq Shihab yang pengecut

Terus terang saja menurut saya sih demikian ya.. karna menurut berbagai sumber dari media mainstream, Rizieq Shihab sudah dipanggil kepolisian sebanyak 2 kali atas laporan penistaan agama di kepolisian Jakarta dan penghinaan Pancasila di Kepolisian Bandung. Beritanya bisa dibaca disini dan disini.

Tetapi yang bersangkutan selalu mangkir dengan alasan kalsik tadi SAKIT. Bahkan pihak Kepolisian sudah memberi peringatan akan memanggil paksa Rizieq bila mangkir lagi di tanggal 12 Januari nanti.

Nah itu.. Apa bukan sifat pengecut itu namanya? Saat dipanggil polisi sakit, saat diundang demo sehat dia seperti sedia kala. Garang, koar-koar pake toa.

Sayangnya kaum titik-titik itu kok pada demen sama pemimpin yang sifatnya pengecut begini? Beraninya ramean, keroyokan, giliran dipanggil sendirian jiper dia.. hehe..

Maka tidak heran bila pendukungnya juga memiliki mental yang sama, beraninya ramean, keroyokan, macem bocah SMP yang suka pada tawuran itu.. Sok-sokan dengan gaya selangit kalau diajak duel satu lawan satu pada gak berani datang. Pengen tak pites atu-atu dah.

Novel si cengeng!

Lalu apa pasal saya sematkan cengeng pada Novel Bamukmin? Hahah ini agak lucu saya waktu baca beritanya.Lol!

Jadi pemirsa, si Novel yang bukan Habib ini ngambek karna diejek terus pakai kata-kata baru ciptaannya “Fitsa Hats” wkwkwkwkk.. Katanya dia dan keluarganya merasa “pusing” karna ejekan orang-orang menggunakan kata fenomenal itu.

Bahkan dia sudah melaporkan Ahok kembali ke Polisi lantaran Fitsa Hats ini hehehehe.. Apa bukan cengeng ini namanya? Baru diejek pakai Fitsa Hats saja sudah mau nangis dan curhat di media..

Apa kabar Ahok yang sudah kalian buat sedemikian susah? Namanya rusak dan diidentikan dengan Penista agama karna fitnahan kalian, dikatain kafir padahal beliau bertuhan, dilaporkan terus menerus oleh kubu kalian dengan pasal-pasal yang tidak jelas..

Hebatnya beliau woles saja.. tidak cengeng.. Ibaratnya kalau Novel diejek pakai Fitsa Hats itu seperti ejekan yang selalu kalian lontarkan kepada Ahok bahwa beliau itu kafir. Sudah biasa terdengar ditelinga saking seringnya kalian doyan mengkafirkan orang lain..

Lah ini, baru kena ejek FItsa Hats saja sudah ngambek..

Ternyata ya.. aslinya Rizieq Shihab dan Novel Bamukmin tidak segarang saat demo koar-koar make toa.. sesuatu bangetttt 😀

 

 

Menunggu Taring Polisi untuk mengusut Rizieq Shihab

Sial! Gara-Gara Melatih FPI, Dandim Lebak Dicopot!

FPI Merasa Bangga Dilatih Bela Negara Oleh TNI

Besok! Program Cuci Otak Warga Kepulauan Seribu Atas Bantahan Ahok Menista Agama

Pengeroyokan Barbar Oleh Pendukung Agus Sylvi

Pajak Kendaraan Bermotor Naik! Hoax!

Kasus Ahok dan Rizieq Shihab Si Pencemar Gelar Habib

Pelecehan Pancasila dan Komentar Para Stakeholder

Jangan Tertipu Info HOAX!

Benang Merah Antara Jokowi-Ahok dan Mantan Baperan yang Masih “Birahi” Tinggi

Tentara Australia Melecehkan Pancasila! Pancasila Diplesetkan Menjadi PancaGILA!

Fitnahan Baru; GNPF MUI Sedang Sholat, Kubu Ahok Setel Musik dan Joget Keras-Keras

Jelas Sudah! Ahok memang korban Fitnah yang Keji. Dikriminalisasi Oleh Fitsa Hats!

Panggung Istimewa FPI di Sidang Kasus Ahok

Agus-Sylvi Kebakaran Jenggot Atas Postingan Pataresia Tetty?

Ucapan Terimakasih Warga Kepada Pak Ahok Atas Pembangunan Kalijodo

Share.

About Author

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email redaksi@seword.com, jika layak nantinya akan diberi akses sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat menghubungi:

    Alifurrahman
    BBM: 74B86AE4
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage