Sehari Jelang Dipanggil Paksa Polisi, Rizieq Shihab Mengadu Ke DPR (Takut?)

Sehari Jelang Dipanggil Paksa Polisi, Rizieq Shihab Mengadu Ke DPR (Takut?)

28

Duo F, Fadli Zon dan Fahri Hamzah saat mendukung demo bersama Rizieq Shihab

Ngapain?? Ngadu sama hopeng dulu sebelum dipanggil polisi? Cengeng! atau cemen!? Ente dah sehat Bib? wkwkwk..

Jadi ceritanya pemirsa, besok itu kan si Imam Besar FPI ini dipanggil Polda Jawa Barat buat jadi saksi pasal penghinaan Pancasila, besok itu pemanggilan yang kedua, pemanggilan pertama tanggal 5 Januari kemarin dia tidak datang.

Nah Kepolisian sudah memberi peringatan kalau pemanggilan kedua (Besok, 12 Januari 2017) dia tidak datang lagi maka akan dilakukan pemanggilan paksa.. Nah loh… “diseret” gitu kalo kata orang Betawi mah..

Bentar saya mau tanya dulu ya.. “Bib, ente udah sehat?”

Kok ditanya-tanya? Lah iya.. soalnya waktu pemanggilan pertama kemarin dia tidak datang karna sakit katanyaa.. katanya loh yaa.. tau dah bener apa kagak haha..

Kalau saya perhatikan dia juga sudah lama tidak nongol di televisi koar-koar make toa loh pemirsa, padahal pendukungnya selalu setia nungguin persidangan Ahok tuh.. Trus hari ini tetiba dia datengin gedung DPR, katanya mau bertemu wakil rakyat. Berarti udah sehat kan doi ya?

Baguslah.. jadi besok kan doi bisa dengan gagah berani mendatangi Polda Jabar dengan sukarela tanpa kudu “diseret”. Kagak usah bawa pasukan ente segala ya Bib, disono ente mau dipereksa bukannya mau piknik!

Malu dong sama Ahok, Bib!

Noh si Ahok yang ente bilang si kafir penista agama itu dengan gagah berani datengin Bareskrim buat kasih keterangan sebelum dipanggil. Sendirian! Hebat loh beliau itu, ente contoh si Ahok gih.. biar jadi pejantan sejati, kagak cemen! hohoho..

Baiklah, mari kita membahas kedatangan Rizieq ke gedung DPR hari ini..

Siang tadi si Rizieq (maaf saya tidak berkenan memanggil Habib kepadanya karna menurut saya dia sangat tidak pantas untuk dipanggil dengan gelar tersebut) mendatangi gedung MPR/DPR, tujuannya untuk menemui wakil rakyat (DPR).

Disana dia diterima oleh anggota DPR Fahri Hamzah (maaf Saya pun tidak berkenan menyebut Fahri Hamzah sebagai Pimpinan/Wakil Ketua DPR, karna menurut saya dia tidak pantas untuk jabatan itu dan tidak memberikan manfaat apapun pada masyarakat).

Lalu apa tujuan si Rizieq mendatangi gedung Parlemen itu?

“Gedung Dewan ini adalah tempat wakil rakyat bekerja. Saya sebagai rakyat, kalau ingin sampaikan aspirasi harus datang ke wakil rakyat” begitu katanya.

“Supaya nanti wakil rakyat bisa menggunakan wewenang kontrolnya demi kebaikan dari pada NKRI” lanjutnya

Laahh.. apa gak salah tuh dia? Kalau memang ngaku sebagai rakyat dan mengakui DPR sebagai penampung aspirasi masyarakat, ngapain situ sibuk ngumpulin orang buat demo berjilid kemarin? Ngotot banget supaya Ahok ditangkap, ditahan?

Kalau situ gak suka pidato Ahok ya laporin ke Polisi saja, tunggu prosesnya. Kalau Polisi tidak memproses laporan baru situ boleh ngadu ke DPR, memberikan aspirasi supaya Polisi ngusut Ahok, bukannya malah demo gak kelar-kelar!

Trus maksudnya “supaya anggota dewan menggunakan wewenang kontrolnya demi kebaikan NKRI” tuh apa? Situ mau anggota dewan mengontrol siapa?

Justru kalau menurut orang waras mah seharusnya anggota dewan menggunakan wewenangnya buat mengontrol pergerakan situ dan FPI yang arogan dan suka memaksakan kehendak, demi kedamaian dan keutuhan NKRI! Kok malah kebalik?

“Nanti kalau sudah ketemu bisa berkembang. Pokoknya urusan NKRI, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, penegakan keadilan, penegakan hukum. Pokoknya enggak keluar dari itu” katanya lagi.

Laahhh… makin lucu nih orang! hahaha.. gak salah ya dia mau ngomongin urusan NKRI, kebhinekaan, UUD ’45, penegakan keadilan, penegakan hukum?

Memangnya selama ini yang selalu membuat gaduh NKRI dengan demo, mengumpulkan massa, sweepingin orang, intoleran, siapa?

Memangnya yang selalu berupaya memecah belah persatuan dan kebhinekaan antar suku dan agama kita, yang doyan ngafir-ngafirin orang lain, yang ngerasa paling suci sendiri, yang lain haram dan yakin pasti masuk sorga, siapa?

Memangnya yang suka memaksakan kehendak, menghakimi orang lain, mengolok-olok orang lain, mendiskreditkan orang lain dan menghina agama orang lain, menghina Pancasila, siapa?

Memangnya yang dipanggil Polisi karna kasus yang dilaporkan beberapa orang dan suka mangkir saat akan dimintai keterangan, siapa?

Itu semua gambaran perilaku siapa? Kalau situ nggak ngerasa juga ya baiknya dibelikan cermin yang besar biar ngaca. Lucu. Harusnya kita yang ngadu ke anggota dewan membicarakan urusan tersebut diatas dan perilaku kalian yang minta ampun lucunya. Bukan malah tebalik-balik begini..

Lagipula, apasih sebenarnya perekat antara Rizieq Shihab dan duo F, Fadli Zon dan Fahri Hamzah itu? Sepertinya mereka hopeng sekali.. Waktu demo besar-besaran pun si duo F ini lantang mendukung aksi Rizieq dan pendukungnya, padahal posisi Fadli Zon dan Fahri Hamzah adalah wakil rakyat yang seharusnya netral, Tidak memihak karna semua uang yang mereka peroleh selama menjabat sebagai wakil rakyat berasal dari kita, semua rakyat.

Tapi mereka malah mendukung aksi demo-demoan itu bahkan menjanjikan akan membuka gerbang MPR/DPR agar massa bisa masuk. Otaknya taroh dimana? Atau udah habis dijual direstoran Padang? Kalau tidak ngerti politik dan pemerintahan, besok lusa jangan sok-sokan nyalonin diri lagi. Emangnya gedung MPR/DPR punya nenek moyang lu?!

Sebelumnya, 17 November 2016 yang lalu juga Rizieq Shihab atas nama GNPF MUI juga mendatangi gedung Parlemen, dan salah satunya diterima oleh Fadli Zon.

Selain meminta agar Ahok segera ditahan, dia juga memberi masukan agar DPR menggunakan hak konstitusinya untuk meminta keterangan Pakde Jokowi yang tidak menemui pendemo waktu itu.

“Jadi kami minta DPR untuk melaksanakan fungsi pengawasan untuk menggunakan hak-hak konstitusinya agar mendalami persoalan tersebut” katanya.

Laahh.. lucu lagi deh 😀

Memangnya harus ya Pakde Jokowi nemuin situ waktu demo? Pakde Jokowi mah lagi sibuk kerja kerja kerja.. bukan kayak situ yang kerjaannya demo demo demo… heeuuu..

Trus maksudnya situ minta DPR buat mengawasi dan menggunakan hak-hak konstitusinya itu apa gak salah alamat?

Kalau Pakde Jokowi mah lagi kerja, situ mau demo mah demo aja, gak perlu kepedean bakal ditemui, kalau bosen demo gak ditemui ya kasih aspirasi lewat anggota dewan, beres.

Trus situ suruh DPR ngawasin kasus Ahok? Pan udah dilaporin ke Polisi? Biar saja Polisi yang ngurus, kenapa situ yang napsu banget pengen Ahok ditahan?

Lah kalo situ bilang “dari sejarahnya Penista agama selalu ditahan” seharusnya perkataan itu ditujukan buat situ.. Kalau Ahok mah gak ada pidatonya yang menista agama, kalo situ kan jelas banget ngolok-ngolok Yesus “Kalau lahir bidannya siapa?”.

Harusnya situ yang langsung ditahan sekarang, apalagi situ melecehkan Pancasila. Australia saja langsung di “elu-gue end!” kan sama Pakde Jokowi, situ mau juga?

Trus apa kaitan antara duo F, Fadli Zon dan Fahri Hamzah dengan Rizieq Shihab? Kalau waktu demo jilid 3 duo Fadli dan Fahri tidak jadi ikut demo karna “diancam akan diberangus” oleh Kapolda Irjen Irawan, dan berhasil membuat mereka beberapa waktu menjadi sedikit “jinak”, maka kali ini apalagi “kerjasama” yang sedang kalian rencanakan?

Bukan menggiring opini baru “Rizieq Shihab dikriminalisasi” kan? Wakwawwww… pede banget dah! Emang situ siapa? Gubernur? Ketua KPK? Halah… halah… ngimpi gak abis-abis nih orang..

 

Aa Gym Mah Munafikun Kadang-Kadang…

Ksatria Itu Ahok, Pengecut Itu Rizieq Shihab dan Si Cengeng Itu Novel Bamukmin

Menunggu Taring Polisi untuk mengusut Rizieq Shihab

Sial! Gara-Gara Melatih FPI, Dandim Lebak Dicopot!

FPI Merasa Bangga Dilatih Bela Negara Oleh TNI

Besok! Program Cuci Otak Warga Kepulauan Seribu Atas Bantahan Ahok Menista Agama

Pengeroyokan Barbar Oleh Pendukung Agus Sylvi

Pajak Kendaraan Bermotor Naik! Hoax!

Kasus Ahok dan Rizieq Shihab Si Pencemar Gelar Habib

Pelecehan Pancasila dan Komentar Para Stakeholder

Jangan Tertipu Info HOAX!

Benang Merah Antara Jokowi-Ahok dan Mantan Baperan yang Masih “Birahi” Tinggi

Tentara Australia Melecehkan Pancasila! Pancasila Diplesetkan Menjadi PancaGILA!

Fitnahan Baru; GNPF MUI Sedang Sholat, Kubu Ahok Setel Musik dan Joget Keras-Keras

Jelas Sudah! Ahok memang korban Fitnah yang Keji. Dikriminalisasi Oleh Fitsa Hats!

Panggung Istimewa FPI di Sidang Kasus Ahok

Agus-Sylvi Kebakaran Jenggot Atas Postingan Pataresia Tetty?

Ucapan Terimakasih Warga Kepada Pak Ahok Atas Pembangunan Kalijodo

 

Share.

About Author

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email [email protected], jika layak nantinya akan diberi akses sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat menghubungi:

    Alifurrahman
    BBM: 74B86AE4
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage