Terjawab Sudah Alasan Anies Tolak Reklamasi! Isu SARA Hanya Pengecoh! Tidak Jauh dari Bisnis Para Naga

Terjawab Sudah Alasan Anies Tolak Reklamasi! Isu SARA Hanya Pengecoh! Tidak Jauh dari Bisnis Para Naga

146

Belum dilantik menjadi gubernur, Anies sudah mendapatkan servis yang mantap dari para penguasa dan pengusaha. Sampai seperti itu mental elitis dari Anies Baswedan. Bukanlah hal yang mustahil jika kita berkesimpulan bahwa Anies sebenarnya bukan dimenangkan oleh warga Muslim Jakarta. Melainkan Anies Sandi dimenangkan oleh para naga yang merupakan bos-bos besar, politisi-politisi, dan juga para petinggi di negara ini.

Warga Jakarta yang kebanyakan kaum ekonomi menengah, hanya diberikan “permen pandora” yang merupakan iming-iming bahwa memilih gubernur harus seiman. Jika tidak memilih gubernur Muslim, maka mereka dijanjikan pil pahit, yaitu tidak disolatkan. Ini merupakan perlakuan yang sangat keji dari elit politik dan para pengusaha besar di Indonesia.

Saya tidak rela jika melihat bagaimana elit rakyat memperlakukan rakyatnya serendah itu. Betul-betul mental yang berbeda jauh dari Pak Basuki Tjahaja Purnama yang merasa diri selalu di bawah rakyat.Inikah yang dinamakan dengan “Keberpihakan” yang dikatakan terus menerus oleh Anies Baswedan?

“Saya percaya bahwa alangkah baiknya lebih banyak lagi orang Indonesia yang memiliki rumah. Rumah itu sebuah aset, dan aset memberdayakan si orang itu. Tujuannya baik sekali dan harus kita dukung…..Kalau cost satu unit Rp 160 juta dijual Rp 300 jutaan itu sangat mungkin,” – John Riady, Direktur Lippo Group

Hari yang sama ketika Anies ke Balai Kota dan bertemu dengan Pak Ahok, John Riady mengatakan bahwa rumah dengan DP nol itu merupakan program yang dapat direalisasikan. Namun melihat dari rekam jejak yang dimiliki oleh Lippo, tentu kita harus terus mengawal kebijakannya. Luar biasa. Ternyata Tuhan tidak buta, dan Dia sekarang mulai membongkar satu per satu isu-isu.

Ciri khas dari pebisnis adalah mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan usaha sekecil-kecilnya. Ini prinsip ekonomi yang digunakan oleh para pengusaha, dan pada akhirnya, cenderung untuk mengeksploitasi manusianya.

Lagi-lagi, ini adalah masalah keberpihakan. Keberpihakan Anies sekarang ada pada pengusaha. Setelah Rizieq berhasil dimanfaatkan untuk mendulang kaum bawah, sekarang Anies sepertinya mulai memanfaatkan penguasa tanah Jakarta dan sekitarnya (Tangerang), untuk mencapai satu lagi realisasi programnya.

Tentu banyak orang mengatakan Anies ini cerdas di dalam menggunakan setiap momen yang ada. Namun menurut saya cara-cara jahanam ini akan membawa dampak yang buruk bagi kelanjutan kehidupan dan kemaslahatan hidup warga Jakarta.

Lalu mengapa Anies Sandi menolak mentah-mentah mengenai peraturan reklamasi? Menurut analisis yang logis, selama ini kita melihat bahwa Jakarta Utara merupakan daerah kekuasaan Grup Agung Sedayu. Sugianto Kusuma yang lebih dikenal dengan panggilan Aguan, menguasai sebuah lokasi strategis di utara kota Jakarta. Tidak lain dan tidak bukan adalah teluk Jakarta. Daerah teluk selalu menjadi daerah yang cukup mendatangkan banyak keuntungan dari segi perdagangan, dan pertahanan.

Reklamasi yang merupakan ide dari Pak Soeharto merupakan ide brilian yang bertujuan untuk memajukan ekonomi kota. Mungkin pada saat itu, Pak Harto hanya memikirkan keuntungan sebesar-besarnya untuk tirani Cendana. Namun selama Pak Dhe Jokowi dan Pak Ahok memimpin kota, mereka benar-benar ingin menyelesaikan proyek Pak Harto ini untuk kepentingan warga.

Namun kita tahu bahwa daerah Jakarta Utara merupakan daerah kekuasaan dari salah satu naga Indonesia, Aguan, mendapatkan penolakan dari Anies. Saya sangat mencurigai Anies, yang pastinya betul-betul gagal paham dengan fungsi reklamasi. Bukan hanya gagal paham, kecurigaan yang datang selanjutnya adalah karena kedekatan Anies dengan Bos Lippo, yang diduga sementara merupakan saingan dari naga Indonesia.

Tidak ada yang benar dan yang salah di dunia pengusaha, yang ada hanya siapa yang paling bisa memengaruhi siapa. Inilah yang menjadi persaingan di dunia bisnis. Maka tidak heran jika ada bau-bau busuk politis dan persaingan bisnis antara dua raksasa, di dalam kejelasan dan regulasi tentang lanjut atau tidaknya reklamasi.

Jadi, warga Jakarta yang sudah memilih Anies. Sekarang Anda sudah lebih terbuka bukan? Jangan sampai mata Anda ditutup dengan permen manis berlabel agama, yang sebenarnya hanya menjadi pengecoh dari isu besar yang sebenarnya.

Isu penistaan agama yang diterpa kepada Ahok rasanya hanya merupakan isu yang murah, dan bisa disebar dan memancing banyak orang. Mereka berhasil mengendalikan “tujuh juta laskar”, dengan cara yang murah, efektif, aman, dan terkendali. Namun di balik semua itu, bisnis dan elit politik, yang menerima buah manis tersebut.

Apa isu besar yang sebenarnya? Tentu tidak jauh dari bisnis, dan agama hanya dipakai secara batu loncatan. Sekali lagi ya saya katakan. Bisnis, bukan agama. Kenyataan yang Anda terima begitu pahit. Selamat menikmati permen manis tersebut. Sekarang makanan keras akan segera datang. Selamat menikmati, warga Jakarta.

Betul kan yang saya katakan?

Jika pembaca ingin melihat dan menikmati buah pemikiran saya yang lainnya, silakan klik link berikut: https://seword.com/author/hans-sebastian/

http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170420131018-92-208910/lippo-tertarik-program-bangun-rumah-dp-nol-persen/

https://m.tempo.co/read/news/2017/04/20/090867882/soal-program-dp-0-rupiah-bos-lippo-tertarik-bantu-anies

Share.

About Author

Si awam yang mau berpikir sampai ke awan. Twitter dan Instagram @hysebastian Terbuka untuk diskusi via disqus maupun e-mail. [email protected] Kumpulan tulisan: https://seword.com/author/hans-sebastian/

  • About

    Seword.com adalah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan contoh artikelnya ke email [email protected], jika layak nantinya akan diberi akses sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.

    Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak mendapat Rp 336.360,-

    Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya dapat dikirim ke [email protected]

    Alifurrahman
    BBM: 74B86AE4
    WA: +150 6802 8643

  • Seword Fanspage